Menikahi Musuhku (The Mafia)

Menikahi Musuhku (The Mafia)
Bab 7.


__ADS_3

Andre memarkirkan motornya didepan mansion. Dia bergegas turun dari motor lalu sedikit berlari kecil menuju ruang bawah tanah karena tadi sebelum berangkat Louis berjanji akan menunggu Andre di ruang bawah tanah. Sesampainya di ruang bawah tanah, Andre mendapati Louis sedang mondar-mandir diruangan itu, gelisah.


"Louis..."panggil Andre.


"Kau sudah pulang? Bagaimana tanggapan Roy tentang lamaran itu?" tanya Louis penasaran dia menarik tangan Andre menuntun pria tua itu duduk di sofa bersamanya.


"Maafkan aku, Louis. Aku tidak bertemu dengan Roy tapi dengan istrinya." ucap Andre ragu-ragu.


"Lalu..." Perasaan yang tadi menggebu-gebu akhirnya perlahan hilang. Louis mulai tidak percaya diri ketika melihat wajah Andre terus menunduk.


"Menurut istrinya Roy, Leoni sudah bertunangan dengan putra dari Kelompok white lion yang bernama Rey. Jadi, lamaranmu dia tolak," ucap Andre jujur.


"Oh...dia sudah bertunangan? Baiklah aku tau cara yang tepat." Louis berdiri dari sofa dia mengacak pinggangnya. Bibir bagian bawahnya di gigit untung saja tidak putus.


"Sebentar..." Louis meletakkan jarinya di kening dia memikirkan sesuatu yang dia lupa.


"Apa?" sahut Andre.

__ADS_1


"Jadi Leoni dekat dengan Rey." Louis menunjuk dua jari telunjuk berdekatan sebagai tanda Leoni dan Rey berciuman.


"Ya, Greysia mengatakan seperti itu." sahut Andre.


Louis tersenyum dia mulai mengeluarkan ponselnya lalu menggesr layar benda pipih itu, tangannya mulai menempelkan bendah pipih itu di telinga kirinya.


"Maksudmu? Apa yang mau kau lakukan Louis jangan konyol kau, gadis itu sudah bertunangan dan kau juga sudah memiliki Amelia lalu kenapa kau mesti menikah? Menurutku Amelia tidak jelek dia memiliki kulit putih bersih nan halus, wajahnya cantik surainya panjang pirang lalu mengapa kau mesti mencari wanita lain? Kepuasan ha**srat? Kau juga memiliki banyak selingkuhan diluar sana untuk memu**askan dirimu, Louis!" Pria tua itu tidak terima jika Louis merusak pertunangan Leoni dan Rey.


Namun, ocehan Andre sama sekali tidak ditanggapi Louis. Mafia itu menempelkan jari telunjuk di bibirnya meminta Andre tutup mulut. Andre mengangkat bahunya pasrah, membiarkan Louis bertindak sesuka hatinya.


Andre penasaran mendengar jawaban dari Louis namun dia tidak bisa menyela percakapan Louis dan si penerima panggilan.


"Hahaha...baik-baik aku menunggu kabar dari kau besok pagi." Louis tertawa lagi lalu usai mengatakan itu panggilan pun berakhir.


Mafia berusia dua puluh sembilan tahun itu memasukan lagi ponselnya ke dalam kantong celananya. Lalu ia tersenyum membuat Andre mengernyitkan kening.


"Louis...kau sehat, 'kan?" tanya Andre.

__ADS_1


"Hmmm....sehat kata siapa aku sakit? "Louis mendudukkan pantatnya di sofa


"Lalu...mengapa kau tersenyum sendiri?" Andre menatap dalam Louis.


"Kita lihat saja. Tadi katamu dia sudah memiliki tunangan, bukan?" ulang Louis lagi.


"Ya." Andre mengangguk Karena itu faktanya yang ia dengar dari mulut Greysia.


"Aku tidak menyerah begitu saja Andre. Karena, yang aku tau dia dan Rey sudah putus. Pertunangan mereka sudah dibatalkan oleh ketua White lion dikarenakan Felix tidak menyukai Wiliam yang suka mabok sejak istri pertamanya meninggal. Felix juga tidak merasa beruntung putranya menikahi Leoni karena Wiliam sendiri bersumpah tidak memiliki seorang anak perempuan," jelas Louis.


Andre yang baru mengetahui kebenaran dari Louis, kaget sampai membuka mulutnya lebar, dia tidak percaya seorang ayah tega bersumpah kejam itu kepada Putrinya sendiri.


"Lalu...apa rencanamu selanjutnya?" Andre sudah tahu Louis pasti akan berusaha sampai mendapatkan apa yang dia inginkan.


"Sekarang kau tahukan kalau wanita itu arogan itu karena ayahnya. Dan jika aku terus melawan dia dengan saling serang terus seperti ini sama saja aku perang melawan wanita aku tidak menyukai hal itu. Karena, wanita bukan lawanku yang sepadan. Sekarang apa pendapatmu tentang leluconmu itu, Andre?" Louis menaikkan satu alis matanya.


"Kurasa kau akan melakukan apa yang akan kau lakukan," Andre mendesah, " Tapi pertimbangkanlah apakah kau menginginkan makhluk cacat sebagai istrimu sebelum bertindak buru-buru," sambung Andre lagi.

__ADS_1


__ADS_2