Menikahi Wanita Karena Jatuh Cinta

Menikahi Wanita Karena Jatuh Cinta
Kagum atau terpesona


__ADS_3

Mentari pagi bersinar indah seindah pemandangan di depan Karan, melihat sang istri masih berada dalam mimpinya, ia tidak pernah menyangka bahwa saat ini dirinya telah resmi menjadi suami orang dan engga pernah kepikiran buat menikah secepat ini, tanpa berpacaran. karena sudah lama tidak menjalin hubungan membuat Karan merasa bahwa wanita bukanlah segalanya, namun saat bertemu Tara ada perasaan yang berbeda yang membuat Karan mengklaim bahwa Tara miliknya dan Tara adalah perempuan pertama yang mampu mencuri hati serta perhatian Karan. Tara juga mampu bertahan dengan pemikiran Karan yang sedikit posesif dan cemburuan. itulah sebabnya mengapa Karan yakin bahwa pilihannya ini adalah yang terbaik baginya.



" ehm " suara Tara saat terbangun melihat sang suami yang menatapnya tanpa berkedip, membuat wajah Tara memerah mengingat semalam mereka berdua sudah bersatu seutuhnya, begitu nyaman dan indahnya mereka berdua


" morning together my wife " ucap Karan dengan senyuman manisnya saat sang istri membuka kedua mata indah itu


" morning ka.. kenapa tidak membangunkan ku " ucap Tara melihat jam menunjukkan pukul tujuh pagi hari


" karena aku suka memandang istriku saat tidur, kamu begitu indah dan menyilaukan setiap mata memandang " ucap Karan jujur dengan apa yang ada di hati serta pikirannya ini.


" kak jangan membuat ku malu " ucap Tara. dengan wajah yang memerah bak kepiting rebus yang siap dihidangkan.


" jangan panggil kak, panggil aku dengan kata lainnya " ucap Karan. karena panggilan kak itu seperti panggilan seorang adik kepada kakaknya.


" lalu panggil apa dong " ucap Tara. karena belum terbiasa jadi cukup bingung


" sayang..honey atau panggilan yang lebih mesra lainnya " ucap Karan. menuntut sang istri untuk mengganti panggilannya


" aku belum terbiasa kak " ucap Tara jujur


" hemm sepertinya istriku ini harus diajari agar terbiasa yah " ucap Karan. mendekati sang istri dengan ekspresi wajah seperti saat tadi malam, membuat sang istri seketika teringat hal malam tadi


" kak.. apa yang mau kamu lakukan " ucap Tara sedikit mundur melihat pergerakan sang suami, dan Tara ingat bahwa ekspresi seperti itu sama dengan semalam saat keduanya menyatu


" hmm ngapain yah?.. libur gini enaknya kita tidur tiduran yuk " ucap Karan yang melihat istrinya itu cepat ingat, mudah mengerti pergerakan bahasa tubuhnya


" kak aku masih lelah " ucap Tara. jujur saja ini adalah pengalaman pertamanya, setelah melaksanakan kewajiban sebagai seorang istri. sampai Tara bertanya pada sang suami.. kak apakah aku yang pertama untukmu?..tanya Tara saat mereka selesai menjalani kewajiban, dan sang suami menjawab ini adalah pertama kali aku melakukannya, dan aku senang karena bersama dirimu adalah hal pertama yang aku lakukan dan rasakan..


sungguh ucap Tara dalam hati, mengingat mereka melakukannya dengan waktu yang cukup lama dan itu membuat Tara kelelahan menghadapi sang suami yang tidak ada hentinya, apa benar ini adalah yang pertama kalinya, karena stamina sang suami tidak ada habisnya membuat Tara ragu dengan suaminya ini.


" kalo gitu ubah panggilannya, atau kamu mau aku hukum nanti malam " ucap Karan. mengingat semalam dirinya berkata jujur bahwa ia cukup cemburu jika sang istri bekerja dengan lawan jenis. dan Karan meminta esok pagi Tara sudah mengubah panggilannya atau sang istri mau dihukum, dan hukumannya seperti saat mereka melakukan hal intim, itulah yang Karan jelaskan tadi malam.


" hubby tolong lepas yah, aku mau mandi " ucap Tara. agar suami tidak menghukum nya malam ini, jujur Tara butuh waktu untuk mengistirahatkan tubuhnya selain lelah dirinya juga kurang tidur karena memang hari hari menuju pernikahan itu cukup melelahkan dan sampai saat ini belum beristirahat dengan cukup.

__ADS_1


" mandi bersama yah " ucap Karan melepaskan pelukan dari sang istri


" aku mau mandi, bukan renang " ucap Tara. berdiri dan saat melangkahkan kaki


" Aauch " ucap Tara lagi sedikit meringis menahan sakit di area tubuhnya ini.


" maaf karena aku kamu tersakiti, aku tidak bisa menahan diri saat di dekatmu " ucap Karan. mendekati sang istri dan menggendongnya seperti bayi, dengan replek sang istri mengalungkan tangannya pada suami. dan keduanya hanya diam saling memandang sampai mereka masuk kedalam kamar mandi.


akhirnya mereka mandi bersama juga, suatu kebahagiaan bagi Karan bisa mandiri bersama walau harus menahan diri karena istrinya itu selalu indah dan bercahaya bagi Karan, namun ia tahu saat ini istrinya sedang kelelahan. jadi benar benar hanya mandi bersama, demi sang istri Karan menahan diri dengan sabar.


Satu jam kemudian mereka berdua keluar dan Tara sudah bisa berjalan normal. walau perlahan lahan tapi sudah sedikit membaik. sekarang jam menunjukkan pukul sembilan pagi hari, mereka sarapan hanya di dalam kamar saja dikarenakan sang istri ingin segera beristirahat jadi Karan membawakan makanan untuk mereka berdua. sungguh romantis bukan.



buah buahan untuk penutup hidangan dan selanjutnya sarapan pagi yang Karan bawa untuk mereka berdua, di dalam kamar ini ada meja kecil untuk berdua serta mini kitchen set untuk memasak.





" yes honey.. i do for you, biar cepat pulih kamu harus makan makanan yang bergizi agar kita bisa honeymoon " ucap Karan dengan senyum manisnya ternyata ada udang dibalik bakwan hihihi.


" huuhf.. aku kira biar sehat ternyata itu tujuannya " ucap Tara sedikit masam karena kata kata suaminya itu


" tentu biar sehat dong honey..kalo sehat kan kita bisa jalan jalan " ucap Karan membawa istrinya kepangkuan. entah kenapa dirinya ingin dekat selalu bahkan sarapan pun harus dipangkuan nya, selagi masih libur bekerja jadi inilah we time nya


" iyah makasih buat masakannya hubby " ucap Tara. sambil menyuapi sang suami, seperti anak kecil. manja menggemaskan


" sama sama honey " ucap Karan. pada sang istri yang setia mengikuti kemauan nya serta memanjakannya dari hal hal kecil sampai kebutuhan lahir batin nya.


...........


waktu berlalu dengan cepat. ini adalah hari pertama bersama setelah pernikahan rasanya begitu menyenangkan bisa selalu bersama orang tercinta, menghabiskan waktu. seperti tidur bersama makan bersama, kemana mana ada yang menemani, ada yang memanjakan dan di perhatiin itulah yang lebih penting.

__ADS_1


" kamu masih baca hubby " ucap Tara saat keluar dari kamar ganti setelah selesai mandi. melihat suaminya masih fokus baca buku sejak tadi. sampai skrng



" Iyah.. kamu mau kemana " ucap Karan mengalihkan perhatian nya pada sang istri, yang saat ini berada di meja riasnya membuat aku penasaran dan terpesona



" engga kemana mana.. mau tidur " ucap Tara. saat dirasa sang suami menatapnya seperti orang baru pertama kali bertemu dengan seorang wanita cantik hihi. entah itu kagum melihat ku atau terpesona.



" apa seorang wanita saat ingin tidur harus merias wajah " ucap Karan. saat istrinya itu duduk di meja riasnya, terlihat begitu sibuk dengan alat makeup nya


" engga.. aku hanya merawat kulit agar tetap sehat dan segar " ucap Tara. saat selesai dengan alat makeup nya dan melihat ke arah dimana suaminya berada, tanpa sadar aku tersenyum padanya.



" Ohh.. kamu begitu indah dan manis, membuat ku selalu runtuh menjaga diri " ucap Karan. melihat istrinya tersenyum saja sudah membuatnya lupa diri.


" lalu aku harus seperti apa..agar kamu tidak runtuh menjaga diri " ucap Tara. melihat sang suami sudah berselera


" kamu harus merawat disaat aku runtuh " ucap Karan. mulai bergerak mendekati sang istri yang masih terduduk disana.


duh gawat..aku harus apa, ini salah ku dan juga kewajiban. tidak boleh menolak yah " ucap Tara bertanya pada diri sendiri.


🍁🍁🍁🍁🍁


**Happy reading everyone 🤗


Stay safe and healthy everybody 😇


Jangan lupa like, jempolnya dan juga vote nya di setiap episodenya 😊 terimakasih


Hayoung haseo 🤗😊🙏🙏

__ADS_1


love you three thousand ♥️♥️♥️


TERIMAKASIH 🌷🌷🌷**


__ADS_2