
Happy reading everyone 🤗📒🥛
"baiklah aku mengerti.. oh iya nanti minggu depan aku dapat liburan gratis dari perusahaan, kita mau libur kemana sayang..aku mau kamu yang memilihnya"
ucap Ryan yang mengingat bahwa dirinya punya liburan minggu depan setelah Rio.
Karena repot dengan pekerjaannya sehingga banyak hal yang Ryan lupa, bukan hanya anak dan istrinya tapi dirinya pun lupa dengan tiket liburannya itu.
"emm gimana kalau kita pulang ke rumah papa mama, gimana kamu setuju. karena kita sudah lama tidak berkunjung juga sejak aku hamil, lahiran sampai baby mau berusia satu tahun kita belum kesana"
ucap sang istri, Nisa mengingat bahwa dirinya belum mendatangi rumah orang tuanya, dan juga kangen dengan keluarga.
Setelah lulus kuliah Nisa langsung melamar pekerjaan di Indonesia karena dirinya kuliah di Indonesia oleh karena itu Nisa mencoba keberuntungannya dan tak disangka ternyata dirinya diterima oleh perusahaan itu, belum satu tahun bekerja Nisa memutuskan untuk resign dan menikah, sungguh suatu keberuntungan karena bekerja disanalah dirinya bertemu dengan Ryan lalu menjalin hubungan dengan serius dan tidak lama berpacaran Ryan melamarnya lalu memutuskan menikah dengan laki-laki pilihannya sendiri. rasa bersyukur selalu terucap di setiap doanya karena Nisa merasa hidupnya sempurna, bekerja setelah lulus dan menikah dengan pria baik yang kini telah menjadi suaminya, menjadi seorang ibu dari bayi gantengnya ini, sungguh nikmat manakah yang tidak disyukurinya.
"wah ide bagus itu sayang jadi lebih hemat dan uangnya bisa buat keperluan jagoan ayah kan lumayan sayang"
ucap Ryan yang berpikir ada baiknya, karena bisa liburan namun tidak keluar uang malah bisa mengumpulkan uang.
"Iyah dong siapa dulu istrinya, sekarang sudah waktunya untuk ayah berangkat kerja yah ayo semangat kerjanya yah"
ucap Nisa mengingatkan suaminya untuk segera pergi ke kantor agar tidak ada potongan gaji karena terlambat datang.
"Iyah juga sayang kamu benar, kalau aku terlambat terus menerus aku bisa dapat potongan yang cukup lumayan buat beli keperluan baby dan rumah juga, yaudah aku berangkat dulu yah sayang.. makasih udah ingatkan aku dan merawat aku 😙"
ucap Ryan mencium kening wajah dan bibir, lalu sang istri mencium tangannya.
Sungguh rasa syukur Alhamdulillah selalu terucap dalam hatinya karena hidupnya merasa beruntung dan bersyukur bisa bertemu dengan seorang wanita yang kini telah menjadi istri sekaligus ibu dari anaknya, nikmatilah hidup yang Allah berikan kepada setiap hambanya yang selalu sabar dan tekun dalam menjalani.
•
"honey beneran nih kamu engga apa-apa aku tinggal beberapa hari ini karena aku harus pergi dinas keluar kota untuk menggantikan papa karena papa sibuk"
ucap Farhan melalui panggilan videonya.
"Iyah engga apa-apa nanti kalau aku bosan aku akan main ke rumah ka Tara, mau menjenguk calon keponakan juga"
ucap Stevie yakin karena dirinya juga harus belajar menjaga jarak dan waktu.
Karena setelah kaka iparnya melahirkan dirinya akan segera menikah dengan Farhan dan pernikahan mereka akan di adakan di dua tempat yaitu Indonesia dan India sedikit repot memang, namun ini adalah keinginan calon mertuanya jadi Stevie dan Farhan hanya bisa mengikuti jika memang ini yang terbaik untuknya.
"mau aku kasih tahu kak Karan dulu atau ka Tara, agar mereka tahu" ucap Farhan
__ADS_1
"engga sayang..nanti biar aku saja yang menelpon ka Tara saat aku benar benar bosan dan butuh teman ngobrol, kamu fokus aja sama pekerjaan karena kita akan sibuk mempersiapkan segalanya, ingat kita punya waktu selama 4 bulan untuk menyelesaikan pekerjaan kamu"
ucap Stevie yang menginginkan kembali karena dua bulan sebelum pernikahan keduanya sudah harus berada disana.
"baiklah aku akan giat bekerja dan berusaha keras untuk menyelesaikannya sebelum waktunya tiba, do'akan aku yah honey agar aku bisa segera kembali"
ucap Farhan karena setelah dinas ke satu kota selesai dua minggu kedepan dirinya akan pergi lagi dinas di kota lainnya juga.
Karena setelah menikah sang papa akan segera pensiun lalu Farhan lah yang akan menggantikannya sebagai direktur utama, saat ini Farhan tengah menjalani pelatihan dinas di berbagai kota besar yang harus ditangani olehnya, karena diharuskan bagi calon direktur untuk terjun ke lapangan dan mengetahui berbagai hal agar menambah wawasan.
"iyah semangat sayang kamu pasti bisa" ucap Stevie memberikan semangatnya.
"seandainya saja kita sudah menikah pasti kamu akan ikut bersamaku kemana pun aku pergi, jadi tidak harus berjauhan"
ucap Farhan belum rela menyudahi video call nya ini, benar benar tidak bisa jauh.
"sudah sudah ayo segera bersiap siap, jika aku tidak menutup teleponnya maka kamu tidak akan berhenti berbicara yah"
ucap Stevie lama menjalin hubungan membuatnya tahu Farhan dengan baik.
"iihh kejamnya kamu..yaudah kamu cium aku dulu yah biar aku semangat kerjanya" ucap Farhan mulai ngaur bicaranya.
"gimana caranya.. kamu ini ada ada aja deh, sudah sana kissnya nanti aja kalau kita sudah resmi menikah yah yang 😊"
"huuhf.. kalo itu tidak perlu dibicarakan pasti aku akan mencium selalu, bahkan akan selalu menempel padamu honey 😁"
ucap Farhan benar benar mengulur waktu.
"hemm.. yaudah aku mau mengabari ka Tara dulu yah, bye bye sayang semangat"
ucap Stevie lalu mengakhiri panggilannya.
huuhf honey mengapa kamu akhiri telpon nya aku kan jadi harus berangkat cepat" ucap Farhan merasa tidak rela diakhiri panggilan video call nya.
haha.. pasti saat ini dirinya kesal 🙂" ucap Stevie menertawakan Farhan, sebelum menjadi istrinya sepertinya aku akan hapal dengan mu sayang.. lirihnya.
•
"sayang ayo kita berangkat" ucap sang suami, entah mengapa Karan benar benar tidak ingin melewatkan sedikitpun tanpa kehadiran sang istri tercintanya itu.
"hubby hari ini aku engga engga ikut yah mau istirahat di rumah aja aku lagi males" ucap sang istri, walaupun tidak setiap hari ikut bersama suaminya tapi tetap saja ada saatnya Tara bad mood dan malas.
"emm.. baiklah jika kamu merasa seperti itu aku tidak akan memaksa, tapi beritahu aku jika ada sesuatu atau apapun yang kamu inginkan katakan saja yah sayang"
__ADS_1
ucap sang suami walau sedikit merasa tidak rela berjauhan dari sang istri tapi dirinya tidak boleh memaksakan kehendaknya apalagi sampai egois.
"Iyah hubby.. aku tahu dan mengerti, hati hati dijalan Daddynya Kataj 😚 semangat" ucap sang istri, karena sudah berbicara dengan suaminya tentang nama bayinya.
Setelah mengetahui jenis kelamin bayinya adalah laki laki Karan benar benar senang mengetahui bahwa calon anaknya boy, dirinya tak henti mengecup sang istri dimana pun ia merasa senang dan bahagia saat itulah Karan tidak rela berjauhan dari istrinya walaupun hanya satu jam, entahlah ia sendiri tidak tahu.
"emm.. makasih mommy nya Kataj cup cup cup cup, tunggu Daddy pulang yah.. jangan nakal dan jangan buat mommy kesulitan yah boy, Daddy sayang kalian"
ucap sang suami, setelah puas menciumi sang istri Karan pun langsung berangkat.
hmm.. nak nanti jika sudah lahir dan besar jangan seperti Daddy yah, yang manjanya kelewat batas, dan posesifnya"
ucap Tara sendiri lalu mengelus elus perutnya mengajak bicara baby nya.
Bersambung...
Ayoo siapa yang setuju kalau up 2x sehari silahkan komentar sebanyak mungkin dan sebagai tanda kalian setuju hehe Jangan lupa untuk memberikan voting nya yah 😊
.
.
.
.
.
💐💐💐
.
.
.
.
.
Hayoung haseo everyone 🤗
Stay safe and healthy always 😇
__ADS_1
Terimakasih sudah membaca cerita ini JANGAN lupa berikan vote, komen, like dan share cerita Author lainnya 😊♥️🙏