
Happy reading everyone 🤗📒💐
dan aku tidak suka mendengar atau melihat sikap kamu yang seperti ini lagi, bila aku mendengar dan melihat kamu seperti ini terhadap siapapun..kamu pasti tahu siapa yang akan rugi jika itu terjadi"
ucap sang istri lagi kali ini menerangkan dengan jelas agar sikap suami berubah.
iyah maaf maaf..maaf sayang aku tidak lagi seperti ini pada Stevie, tapi aku tidak bisa mengatasi dirinya saat diluar rumah"
ucap sang suami, yah ini lebih baik dari pada nanti aku kena denda kan.. lirihnya.
hemm..apa bedanya di rumah dan diluar sama saja kamu harus belajar karena aku tidak suka lihat suamiku kasar dan tidak berperasaan, entah itu dimana pun yah"
ucap sang istri, lebih baik dikatakan karena aku tidak suka sifatnya.. lirihnya
sayang kamu tidak perlu khawatir karena aku bukan suami yang seperti itu kan, jadi sejak bertemu kamu..hobi ku tuh belajar dan belajar selalu, karena aku mau jadi yang terbaik buat kamu dan anak kita"
ucap sang suami penuh dengan ketulusan dan jujur inilah yang sebenarnya terjadi
emm.. i love you hubbyy 😊 thanks you my love, congrats you winner my heart" ucap sang istri, yeah i believe that..cause i look at your heart in home.. lirihnya dihati
give me your forever my wife is my world, my love is my life. you everything i need" ucap sang suami, because you i am alive
"kak sudah jadi nih rujak petis nya.. ayo kita coba kak, eh ka Tar belum.. um maaf kak aku bawa ke ruang tengah yah"
ucap Stevie..lalu ia pun kembali ke dapur untuk mengambil rujak petis, siap makan.
ternyata mereka benar benar pasangan yang menikah karena jatuh cinta, sweet banget ka Tara sama kak Karan, apa aku juga bisa seperti itu dengan Farhan,, ucapnya bertanya pada diri sendiri.
hubby sudah dulu yah.. aku meninggalkan nya sendiri di dapur, ternyata kita sudah lebih dari lima belas menit.. nanti kita bahas lagi saat dirumah tapi engga janji"
ucap sang istri, sudah lebih dari lima belas menit berlalu..tidak terasa yah
hem.. kiss dulu dong sayang, padahal aku masih kangen nih hm yaudah sana" ucap sang suami, setelah itu Karan menunggu istrinya lebih dulu untuk menutup telepon.
maaf yah Stevie kaka suka lupa kalau lagi berbicara di telepon 😊, makasih kamu sudah mau bantuin bikin, makasih juga buat buah dan rujuk nya kamu hebat yah"
ucap Tara, mengakui bahwa calon iparnya ini sungguh terampil dan pengertian juga
"iihh ka Tara ini berlebihan deh.. aku hanya bantu bagian meneruskan saja yang banyak bergerak kan kaka..padahal lagi hamil gini masih aja lincah hebatnya"
__ADS_1
ucap Stevie, ia memang mengagumi sosok wanita yang akan menjadi kaka iparnya ini, benar benar wanita hebat, lirihnya?.. apa aku bisa seperti kamu Tara.
"em.. tetap saja kamu ikut serta dalam pembuatan nya 😊, ayo kita coba makan rujak buatan kita sendiri, sepertinya enak"
ucap Tara, melihat buah hasil buatan tangan mereka sendiri, bukan beli hasil buatan tangan pedagang di luar sana.
"wah cantiknya susunan kamu sama seperti yang buat 😊, karena kita sudah banyak membuat mungkin ini tidak akan habis oleh kita berdua, gimana kita bagi bagi setengahnya agar tidak mubazir"
ucap Tara, memang tidak mungkin jika hanya makan berdua akan habis juga
"boleh ka.. karena ini terlalu banyak biar aku yang kasih ke bibik dan mamang aja" ucap Stevie, melihat kaka iparnya sudah mulai membesar perutnya..mungkin akan sedikit tidak nyaman jika bergerak gerak.
"em.. baiklah aku serahkan hal ini sama kamu, kaka tinggal ke atas dulu yah" ucap Tara, karena belum berganti pakaian saat suaminya pergi bekerja jadi tidak nyaman mengunakan piyama disiang hari.
"oh gitu yaudah aku tunggu kaka di bawah kalau butuh apa apa panggil aku yah ka" ucap Stevie, senang punya calon kaka ipar seperti ka Tara, baik cantik & lembut.
Lalu Stevie pun membagikan rujak buah ini satu persatu pada art dan pekerja di rumah kaka iparnya ini, karena sudah ia bungkus dengan tempat membuatnya mudah membagi bagi, agar semua bisa merasakan cemilan ibu hamil up's hahaha
Di atas di dalam kamarnya Tara segera berganti pakaian lalu membereskan tempat tidur yang masih berantakan selimutnya, karena Tara tidak mengijinkan siapa pun masuk ke dalam kamarnya di pagi hari sebelum ia selesai merapikan kamarnya, karena menurutnya ini adalah tempat bersama suami jadi terlalu intim untuk dimasuki orang lain, jadi Tara hanya meminta art atau bibik untuk menyapu dan mengepel lantai serta membersihkan debu-debu yang ada di atas meja & lemari
"maaf yah sayang kaka terlalu lama di atas mungkin kamu bosan menunggu" ucap Tara, walaupun tidak enak hati tapi setidaknya dirinya mengatakan maaf.
"iihh gemesnya aku sama ka Tar.. kenapa minta maaf akunya aja enjoy disini, disini ramai dan seru kalau dirumah kan aku hanya sendiri saja tidak ada orang lain"
ucap Stevie, melihat kakanya seperti ini ingin sekali rasanya ia mencubit pipinya.
"yah takut kamu kelamaan nunggu jadi kesal deh sama kaka, tapi hehe ternyata engga.. yaudah ayo kita makan rujaknya"
ucap Tara, lalu keduanya pun melanjutkan memakan rujak buah sambil menonton televisi atau drama favorit mereka berdua
Tidak terasa waktu berlalu dengan cepat sekarang waktu sudah menunjukkan pukul satu siang, dan Tara pun mengajak adik iparnya untuk makan siang bersama, setelah selesai makan siang, Tara mengajak Stevie ke ruang tamu..mungkin saja nanti keduanya mengantuk, tertidur diruang tengah karena biasanya ia pun seperti itu, jadi tidak nyaman jika mereka berdua tertidur di ruang tamu karena banyak orang yang akan keluar masuk jadi tidak pantas saja untuk dilihat oleh yang lainnya, dan di rumah ini banyak kamar yang kosong.. itu jauh lebih baik.
"kenapa kaka mengajak aku ke kamar, apa ini kamar tidur kah kak" tanya Stevie yang memang sudah sedikit mengantuk
"iyah ini kamar tidur yang tidak di pakai karena banyak kamar kosong jadi dibuat untuk kamar tidur tamu dan kebetulan kamu adalah tamu spesial pertamanya"
__ADS_1
ucap Tara, senang melihat adik iparnya nyaman di rumahnya jadi ada temannya.
"wah mimpi apa yah aku semalam bisa jadi tamu pertama yang spesial ini haha, terimakasih ka Tara, kamu memang yang terbaik yang tidak pernah aku lihat diluar sana, karena hanya ka Tara yang punya"
ucap Stevie lalu dirinya langsung memberi hadiah mencium kedua pipi kaka iparnya lalu memeluknya erat, rasa seperti memeluk keluarganya sendiri.
Bersambung...
Ayoo siapa yang setuju kalau up 2x sehari silahkan komentar sebanyak mungkin dan sebagai tanda kalian setuju hehe Jangan lupa untuk memberikan voting nya yah 😊
.
.
.
.
.
💐💐💐
.
.
.
.
.
Hayoung haseo everyone 🤗
Stay safe and healthy always 😇
Terimakasih sudah membaca cerita ini JANGAN lupa berikan vote, komen, like dan share cerita Author lainnya 😊♥️🙏
__ADS_1