Menikahi Wanita Karena Jatuh Cinta

Menikahi Wanita Karena Jatuh Cinta
(Season 2) Chapter 7


__ADS_3

Happy reading everyone stay safe and healthy


"haah.. kamu serius sayang, sepertinya kali ini serius..lebih serius dari sebelumnya sayang" ucap Stella merasa ini lebih serius dari yang kejadian beberapa bulan yang lalu..


Oleh karena itu Tara memutuskan untuk menghadiri jumpa fans dan memberikan penjelasan pada para fans nya itu lalu ia pun mempromosikan film filmnya dengan kakaknya dan selesai gosip tentang suami berlanjut gosip tentang sang istri yang dikatakan berselingkuh..



Dan media pun menjadi ramai kembali setelah gosip tentang suaminya redah kini malah ia yang menjadi gosip hangat di sosial media berbagai macam isu dan gosip tertuju pada Tara dikatakan selingkuh karena suami sibuk bekerja, ada yang bilang bosan dan juga lainnya


"Yah serius lah sayang kamu engga baca berita tentang temen kamu bulan yang lalu" tanya Rio bagaimana bisa istrinya tidak tahu apa apa


"yah aku engga tahu apa yang terjadi, seperti saat itu sangat sibuk dengan usaha ku dan Tara juga sempat menghubungi tapi karena tahu aku sibuk oleh karena itu dia engga jadi curhat deh" ucap Stella merasa sedikit bersalah pada Tara


"itu sudah berlalu sayang..sekarang kita doa kan saja agar mereka sehat selalu dan bahagia, gimana kamu masih mual mual engga" ucap Rio menayangkan perasaan istri yang hamil


"iyah nanti aku mau deh.. emm udah engga mual sih, tapi kenapa aku jadi malas malasan yah sayang hem..rasanya aneh saat aku hamil" ucap Stella merasa malas apa karena hamil


"emm mungkin itu bawaan bayi sayang engga apa apa yang penting kamu dan sehat bayi kita sehat selalu, oh iya kamu kalo mau keluar rumah minta di antar sama supir aja yah" ucap Rio yang merasa khawatir karena anak pertama


"oke.. siap pap..tidur yuk udah ngantuk nih" ucap Stella lalu memeluk suaminya kembali


__ADS_1


Dan keduanya pun tertidur dengan posisi Rio memeluk sang istri, saat ini usia kehamilannya sudah tiga bulan karena Rio dan Stella sudah mantap memutuskan untuk tidak mencegah kehamilan atau menunda memiliki momongan, mungkin mereka berdua sudah merasa bahwa ini adalah saat yang tepat untuk segera punya anak setelah usia pernikahan lebih dari dua tahun dan keuangan mereka sudah stabil kembali.


*****


"esok pagi aku akan pergi ke bandung bersama Kataj, aku mau tinggal disana satu minggu dan kamu bisa kan mengurus diri sendiri" ucap Tara tidak ada panggilan sayang ataupun nama


Kali ini Tara benar benar marah pada suaminya sampai ia menghiraukan Karan sudah beberapa hari dari kejadian malam terburuk bagi istrinya karena itu pertama kalinya Tara di perlakukan seperti wanita malam, mau tidak mau ia harus memberi sang suami pelajaran agar tidak lagi bersikap semaunya, walaupun ia seorang istri bukan berarti Karan bisa memperlakukan Tara semaunya karena tanpa seijin nya tidak ada satu pun dari pria yang berhak menyentuhnya apalagi sampai memaksanya dan menyakitinya


"kenapa.. kamu belum bisa memaafkan aku, sayang aku mohon maafkan aku.. aku sungguh sungguh menyesal tolong ampuni aku sayang" ucap dengan nada lemahnya..


"kamu boleh memeluk ku kamu boleh memaki ku atau apapun bisa kamu lakukan, tapi aku mohon tolong maafkan aku.. aku menyesalinya dan aku akan berjanji apapun yang kamu bilang dan inginkan aku akan memenuhinya bahkan jika itu harus merubah diri aku akan berusaha"


ucap Karan terhenti karena sang istri menyela


"jika itu memang keputusannya aku tidak bisa menolak keinginan mu, boleh aku mengantar" ucap Karan, ia berharap sang istri mau


"tidak aku akan di antar supir dan kamu bisa mengurus yang disini kan.. agar tidak khawatir nantinya ada yang melaporkan tentang disini, karena aku ingin tenang dan damai disana" ucap Tara. sebenarnya ia sudah tidak tahan berada satu ruangan dengan suaminya ini


Setelah kejadian malam buruk itu sang suami Karan hanya mengatakan maaf dan maaf ia tidak bertanya tentang perasaan istrinya seperti apa waktu itu dan Karan tidak bertanya apa yang bisa ia lakukan agar ia bisa di maafkan atas perbuatannya itu, namun sampai saat ini sang suami tidak menyadarinya bahwa yang Tara butuhkan adalah dirinya yang dulu bukan janji janjinya atau perkataan maaf saja, sakit hatinya sungguh merasa hancur saat ini dirinya.


"baiklah jika itu keinginan mu dan membuatmu merasa lebih baik, maka jangan khawatirkan yang ada disini..aku akan mengurus semuanya" ucap Karan tidak lagi bersikap memaksa


Mungkin saat ini istrinya butuh waktu untuk berpikir sendiri tanpa adanya ia di dekat sang istri walaupun sulit namun ia akan belajar menghargai keputusan istrinya agar ia pun bisa belajar dari kejadian ini dan berusaha untuk melawan egonya serta sifatnya yang buruk ini.

__ADS_1


"terimakasih sudah menerima keinginan ku, tidurlah esok kamu harus berkerja" ucap Tara lalu ia segera memunggungi suaminya


Seperti inilah konsekuensinya yang Karan dapat sejak kejadian malam itu di acuhkan istrinya dan bahkan istrinya tidak sudi melihatnya atau hanya bersapa, Karan merasakan rasa kecewa sang istri yang dalam padanya sampai ia bisa merasa bahwa istrinya tak ingin berada dalam ruangan yang sama hal itu terlihat dari cara sang istri yang enggan menerima keberadaannya, Karan pun tidak bisa berbuat apapun karena inilah konsekuensi dari perbuatan dan ia berjanji ini akan menjadi yang pertama dan terakhir ia memaksa, menyakiti hati seorang istri sampai sang istri seperti ini.


"baiklah semoga kamu bermimpi indah sayang" ucap Karan berharap bahwa istrinya tidak jadi pergi lalu berubah pikiran dan memaafkannya.


Tara pun tidak menjawab perkataan suaminya itu, karena ia sendiri belum bisa memaafkan dan menerima semua kejadian malam itu, sebenarnya ia sangat membutuhkan suaminya namun ia sadar suaminya bukan tipe laki laki yang mudah memahami perasaan dan mereka menikah pun bukan dasarnya dari suka sama suka namun karena sudah terlanjur menerima.


Satu jam sudah Tara berusaha menajamkan matanya tapi yang ada ia malah meneteskan air matanya lagi, entah kenapa ia benar benar merasa lemah saat ini ia hanya butuh waktu untuk berpikir seperti biasanya yang ia lakukan adalah menjauhi seseorang yang membuat sakit hati secara perlahan ia akan belajar memaafkan serta menerima semuanya dengan lapang dada, berharap semoga esok akan lebih indah dari sebelumnya dan seolah yang terjadi saat ini adalah mimpi buruknya, bukan nyata.


Kenapa kamu bisa seperti ini hubby, apa selama ini kamu tidak benar benar mencintai ku, apa yang lebih kamu cintai aku atau fisikku" ucap Tara saat berbalik menghadap suaminya


Saat ini sebenarnya ia sangat membutuhkan suaminya dan kata kata yang dapat membuat dirinya merasa yakin dan percaya bahwa suami mencintainya, tentu bukan hanya fisiknya tapi karena ia adalah istrinya Tara wanita yang sangat ia cintai, hanya kata kata seperti itulah yang ingin Tara dengar lalu Karan pun memeluk dirinya dengan penuh cinta dan penyesalannya.


BERSAMBUNG......


Jangan lupa untuk menekan tombol like vote dan komentar nya karena satu dukungan kalian sangat berarti bagi author 😊💝 Terimakasih


Hayoung haseo everyone stay safe and healthy always dear pembaca setia 🤗😊😙💝💝


......Happy birthday to me 😊🎂🎉🎊💐......


Semoga cerita ini berjalan dengan baik amin.. semoga pembacanya banyak.. amin 📚💝 semoga ada yang vote like dan komen.. amin semoga cerita lainya berjalan dengan baik amin

__ADS_1


__ADS_2