
Happy reading everyone stay safe and health
"what.." ucap Tara kaget mendengarnya ucapan suaminya sendiri, oh my god
"kenapa sayang hum.. aku bercanda kamu terlalu serius kalau terhubung sama kamu apa pun akan aku lakukan bahkan aku akan kasih hidupku dan duniaku untuk kamu" ucap sang suami menaruh istrinya dengan lembutnya
Melihat perlakuan sang suami yang seperti ini tentu saja Tara tahu bahwa suaminya benar benar mencintainya seperti apapun gosip yang beredar Tara akan tetap mempercayai suaminya karena tidak ada alasan untuk tidak percaya dengan suaminya sendiri.. trust love.
"apa yang ķamu lakukan hubby" tanya sang istri, melihat sang suami melepaskan sandal lalu melepaskan pakaian yang dikenakannya
"membantu mu untuk mandi" ucap sang suami
"tidak perlu hubby" balas sang istri melihat tatapan sang suami yang penuh dengan cinta
"kamu tidak bisa membuat aku berhenti, kamu tahu apa yang akan kita lakukan kita akan mandi bersama sayang" ucap sang suami lalu mengangkat istrinya kembali
Membawa sang istri ke kamar mandi lalu mengunci pintu rapat rapat agar tidak ada yang mengetahui saat keduanya sedang bersama di dalam kamar mandi, Karan tidak jadi membawa sang istri berlayar karena waktu yang pas dan lagi anak anak dirumah.
"aku bisa hubby.. apa yang kamu lakukan" tanya sang istri, Tara tidak bisa berbuat apa apa lagi jika suaminya tidak bisa berhenti
"kamu tahu mengapa kita disini.." ucap sang suami lalu mulai menyalakan air shower nya
"hubby aku bisa melakukannya boleh aku.." ucap sang istri, Tara tidak bisa melanjutkan kata katanya karena retsleting nya dibuka
Jika sudah seperti ini Tara tidak bisa berbuat apapun dirinya tidak akan bisa menghentikan apa yang akan suaminya itu lakukan maka tak ada seorang pun yang bisa menghentikannya
"nenek papa dan mama belum kembali" tanya Kataj pada neneknya
Sudah beberapa jam yang lalu setelah anak menantunya pulang dan mengatakan akan membantu istrinya terlebih dahulu namun kini belum terlihat juga anak menantunya itu apa mereka berdua ketiduran atau mereka lupa dengan anak anaknya.. itu tidak mungkin kan.
"em papa dan mama sudah kembali sayang tapi tadi papa bilang mau merawat mama" ucapnya mengatakan yang sebenarnya pada cucu pertamanya dari anak pertamanya
"em baiklah nenek aku akan ke atas untuk melihat apakah mama baik baik saja" ucap Kataj lalu meninggalkan neneknya sendiri
__ADS_1
Mama sakit apa sampai papa yang merawat mengapa aku tidak diberitahu apa sakitnya cukup serius.. tidak tidak mama harus sehat selalu dan aku tidak ingin melihat mama sakit
Sambil terus berjalan Kataj selalu bertanya tanya pada dirinya sendiri karena khawatir akan terjadi sesuatu pada mamanya oleh karena itu dirinya tidak akan bisa memaafkan kelengahan dalam misi menjaga mamanya.
Tok... tok... tok...
"mama are you okey" tanya Kataj sesampai di depan pintu kamar orang tuanya sambil terus mengetuk ngetuk pintu kamarnya
"papa tolong buka pintunya aku mau melihat mama pah.. mama kenapa kata nenek papa sedang merawat mama..apa yang terjadi pah" ucapnya lagi semakin panik dan khawatir takut pemikiran buruknya menjadi kenyataan
Tok... tok... tok...
"mama papa.. are you okey" ucapnya lagi benar benar khawatir karena tak ada balasan
Setelah beberapa kali mendengar suara anaknya barulah Tara yakin bahwa sedari tadi putranya yang memanggil manggil namanya dan ternyata benar itu adalah Kataj putranya
"hubby tolong kamu buka pintunya ada putra mu yang sedari tadi memanggil kita berdua" ucap sang istri, Tara tidak salah mendengar jika itu benar suara putranya yang memanggil
"hum.. tapi ini tanggung sayang.." ucap sang suami tidak rela mengakhiri momen ini
"hem baiklah tapi nanti kita mulai lagi yah" ucap sang suami meminta persetujuan agar bisa menyelesaikan ritual seperti tadi itu.
"Iyah sana temui putra mu terlebih dulu..sana" ucap Tara sedikit mengusir suaminya karena takut putranya khawatir dan kelamaan dipintu
"baiklah muahh aku suka kamu dan aku cinta kamu.. kamu memang yang terbaik cup cup" ucap sang suami lalu segera mendatangi putranya yang sudah lama menunggunya
"papa lama sekali buka pintunya dan mama dimana pah.. apa yang terjadi sama mama kata nenek papa sedang merawat mama, pah mama sakit apa pah" tanya sang putra terus berurutan tanpa ada jeda untuk papanya
"hey boy calm down.. your mother is fine" ucap papa berusaha menenangkan anaknya
Sang papa tahu kalau putranya ini sangat menyayangi mamanya, sudah pasti putranya khawatir dan takut sesuatu terjadi.. anak itu sungguh sungguh mencintainya sangat besar.
"aku mau melihat mama pah" ucap sang putra lalu masuk begitu saja melewatinya
__ADS_1
"yaa ampun anak itu lebih lebay dari papanya" ucapnya sendiri lalu menyusul putranya
"mama.. mama.. mama dimana pah" tanya Kataj pada papanya dengan ekspresi takutnya
"haduh kamu ini mikirnya berlebihan boy tidak ada yang terjadi apapun sama mama, mama masih di dalam kamar mandi boy" ucap Karan pada putranya yang tidak sabaran
"ada apa sayang.. maaf mama tadi ada di dalam jadi belum bisa menemui kamu" ucap Tara pada suami dan putranya
"syukurlah mama baik baik saja, aku sangat takut terjadi sesuatu sama mama" balas sang putra senang melihat mamanya sehat
"kamu sama persis seperti papa sayang selalu khawatir tentang mama 😙 terimakasih sudah mengkhawatirkan mama, mama baik baik saja jangan khawatir.. sudah makan"
tanya sang mama, Tara senang mengetahui bahwa dirinya memiliki keluarga yang penuh dengan cinta dan mencintai dengan tulus.
"belum mama.. em boleh aku makan bersama mama, em maksudnya kita makan dibawah mah bersama sama mah" ucap sang putra
"em baiklah kalau begitu kamu sama papa turun lebih dulu yah mama mau ganti pakaian setelah selesai mama langsung turun yah" ucap sang mama, padahal dirinya merasa lelah tapi tidak ingin mengecewakan putranya
"okey mama.. pah ayo kita turun kebawah" ucap sang putra lalu menarik tangan papanya
"mah jangan lama lama yah" ucap sang putra lagi mengingatkan mamanya
"iyah.. sana kasihan nenek sendiri dari tadi kalian berdua disini.. cup.. cup.." ucap Tara pada suami dan putranya lalu memberikan sebuah kecupan dipipi suami dan putranya
"okey mama" ucap sang putra lalu berjalan sendiri meninggalkan papanya sambil memegangi wajahnya yang tadi dicium mama
"waaoow.. perfect sayang kamu lebih banyak menciumnya tadi dan aku hanya satu" protes sang suami merasa istrinya tak adil padanya
"sudah sana.. aku mau siap siap kasihan tuh mama dari tadi jagain Kalin terus gantiin dih sama kamu.. udah sana.. hubby.." ucap sang istri, Tara segera mengeluarkan suaminya
"haah jika tadi putraku tidak datang aku pasti dapat banyak hum.. anak itu selalu saja ada yang dia lakukan.. bagaimana ini" ucap Karan setelah berada diluar kamarnya sendiri.
__ADS_1
Terimakasih sudah membaca cerita ini semoga suka dan jangan lupa berikan ❤ vote like serta dukungannya untuk karya Author 😊