Menikahi Wanita Karena Jatuh Cinta

Menikahi Wanita Karena Jatuh Cinta
Chapter 49


__ADS_3

Happy reading everyone 🤗📒💐


"yah karena aku memang tidak ingin membuat kamu menungguku dan aku tidak mau kamu meragukan diriku ini"


ucap Farhan, karena memang tidak suka di gantung atau menunggu kejelasannya.


"aku tidak meragukan mu sama sekali tidak pernah ragu, aku hanya menunggu waktu yang tepat, tolong mengertilah"


ucap Stevie, karena tidak bisa memberi tahu apa yang sebenarnya, hanya ini yang bisa Stevie berikan pada tunangannya ini.


"huuhf baiklah.. maafkan aku honey, aku tidak bermaksud memaksa dirimu..aku hanya tidak bisa sedikit lebih bersabar"


ucap Farhan, karena tidak mungkin juga dirinya memaksa kekasihnya selalu.


"terimakasih sayang 😙" ucap Stevie, lalu dirinya mencium wajah tunangannya ini.


"your welcome honey, and tell me when you ready marry me 😊😚" ucap Farhan, dirinya pun mencium wajah kekasihnya.


"ayo kita sarapan dulu, kamu kan harus pergi bekerja.. nanti engga enak kalo datang terlalu kesiangan, kamu harus berikan contoh yang baik sebagai atasan"


ucap Stevie, yang merasa tidak enak.. karena dirinya Farhan sering terlambat.


"yah aku harus memberi contoh yang baik oleh karena itu yang aku lakukan saat ini adalah baik, yaitu memperjuangkan cinta"


ucap Farhan, merasa senang karena apa yang dirinya lakukan ini untuk kekasihnya.


Dan mereka berdua pun sarapan bersama setelah selesai dengan sarapannya, Farhan pun berniat mengantarkan Stevie pulang terlebih dahulu.. Stevie menolak untuk diantar tetap Farhan memaksa dan berkata jika tidak ke rumah berarti Stevie harus menemaninya di kantor papanya itu, karena tidak ada pilihan lain mau tidak mau Stevie pun setuju untuk diantar pulang ke rumah yang diberikan oleh tunangannya itu, karena dirinya belum lama tinggal di negara Farhan jadi kurang tahu posisi rumah yang nyaman dan siap untuk dihuni, dan Farhan bilang bahwa dirinya akan memenuhi kebutuhan Stevie karena ia adalah tunangannya dan tidak lama lagi mereka akan menikah jadi itu semua wajar dan fine fine saja baginya.



Di lain tempat pasangan muda dan belum lama bertunangan juga tengah sibuk dengan pekerjaan dan kekasihnya yang mudah bad mood


"babie kamu sudah siap" ucap Lewis pada kekasihnya Jiyaa, karena dirinya sudah selesai dan siap lebih dulu.


"sudah ayo sayang, kamu benaran mau antar aku ke kampus dulu.. apa engga takut kesiangan berangkat kerjanya"


ucap Jiyaa, karena merasa khawatir dengan tunangannya ini, takutnya di tegur dari atasan belum lagi potongan gaji.


"jangan khawatir karena kemarin aku sudah lembur dan menyelesaikan semua pekerjaan kantor, lagian engga ada yang menegurku babie karena pemiliknya masih honeymoon di negara istrinya itu"


ucap Lewis, dengan mudahnya mengatakan boss sekaligus temannya.


"wah kamu berani bilang di belakangnya saja yah, kalau kak Karan tahu pasti kamu menyesal bilang seperti tadi, ayo pergi"

__ADS_1


ucap Jiyaa, walaupun tahu tunangannya seperti ini.. jika bicara sedikit ngasal aja. tapi dirinya tetap menerima apa adanya.


"engga serius babie tapi aku hanya bilang yang sebenarnya terjadi, jadi tidak salah sepenuhnya juga kan.. ayo kita berangkat"


ucap Lewis, karena itu kenyataan dan bos nya juga tidak tahu kalo dibicarakannya.


Lalu keduanya pun masuk ke dalam mobil menuju tempat kampus Jiyaa lebih dulu barulah Lewis menuju ke kantor tempat dirinya bekerja, kebutulan perusahaannya itu adalah milik temannya sendiri sangat lebih mudah untuk bergerak bebas, dan sungguh sebuah keberuntungan sudah bekerja di tempat temannya kini dirinya bertunangan dengan adik sepupunya juga


***


"jangan lupa telpon aku jika perlu sesuatu atau apapun itu, jangan pergi jauh jauh jika belum tahu tempat dan tujuannya ya"


ucap Farhan yang sudah sampai di rumah kekasihnya yang dirinya belikan untuknya.


"iyah aku tahu dan mengerti, sudah sana pergi nanti kamu kesiangan benaran" ucap Stevie, sudah berapa kali Farhan selalu berkata begitu dan mengingatkan.


"baiklah emm.. sepertinya ada yang kurang honey ini.. ini dan ini belum" ucap Farhan, memberi isyarat dengan menyentuh kedua pipi dan keningnya itu.


"hmm.. sini cup.. cup.. cup.. sudah sana" ucap Stevie yang sudah mencium Farhan.


"yang ini belum honey" ucap Farhan menyentuh bibirnya sendiri, inilah yang dirinya suka dari tunangannya itu, padahal awalnya Farhan hanya bercanda tapi ternyata malah ditanggapi serius jadi kebiasaan deh jika mau pergi minta cium.


"sudah sana pergi.. yang itu belum saatnya sayang, jika tidak pergi juga aku tidak akan kasih lagi lain waktu yah"


"jangan dong kan nanti aku engga semangat kerjanya, karena engga dapat support, yaudah aku berangkat ya honey"


ucap Farhan, walaupun tidak dapat yang di bibir tidak apa-apa yang penting dapat.


Di perjalanan menuju kantor sang papa Farhan selalu mengingat ingat kejadian kejadian manis antara dirinya dan Stevie. tidak terasa waktu berlalu dengan cepat seiring berjalannya waktu mereka berdua sudah menuju pernikahan, mengingat menjalin hubungan jarak jauh dan cukup lama membuat sang kekasih untuk menerima lamarannya waktu itu, lucu dan manjanya Stevie saat pertama kali datang ke negara ini, manis dan menggemaskan saat mereka berada di negara Stevie saat pacaran dulu mereka bergantian pergi ke negara masing-masing namun saat Farhan melamarnya dan mengatakan bahwa dirinya tidak bisa tinggal di negara Stevie karena prioritas pekerjaan dan berbagai lainnya tidak mudah untuk di tinggalkan begitu saja.. setelah bilang yang sebenarnya akhirnya Stevie pun setuju dan meninggalkan tempat kelahirannya itu walaupun sempat drama dengan beberapa anggota keluarganya tapi Farhan menyakinkan bahwa dirinya tidaklah sama seperti pria lainnya yang mudah meninggalkan setelah mendapati.


Berbagi janji dibuat oleh Farhan dan akhirnya Farhan pun mendapatkan restu dari orang tua Stevie namun dirinya harus melalui semua prosedur dan proses sesuai adat istiadat di India selama masa bertunangan sampai menuju hari pernikahan dan resepsi pernikahan, Stevie mengatakan pada keluarganya saat dirinya berpindah keyakinan dan hal ini yang membuat keluarganya tidak mengizinkannya untuk menikah dengan cepat karena putri tidak mengatakan bahwa keyakinan mereka berdua berbeda, namun sang putri tetap pada pendiriannya dan mengatakan bahwa dirinya merasa yakin dengan Farhan, lalu terjadilah kesepakatan diantara putri dan papanya, sebenarnya bagi seorang ibu tentunya mama Stevie merestui siapa pun pilihan sang putri namun berbeda dengan suaminya papa Stevie memberikan syarat pada putrinya itu, selama masa bertunangan cobalah untuk menjaga jarak dan menunggu waktu dua tahun untuk melanjutkan ke jenjang pernikahan, tanpa sepengetahuan Farhan dan tidak boleh memberitahu Farhan karena papanya ingin tahu dan melihat sebesar apa dan sedalam apa rasa cintanya pada putri semata wayangnya ini, dan kini mereka sudah bertunangan selama satu tahun.


Waktu tersisa satu tahun lagi, selama melewati satu tahun itu, penuh dengan drama air mata, kekecewaan dan keraguan satu sama lain yang membuat Farhan dan Stevie harus mengalami berbagai pemikiran buruk tentang Farhan dan Farhan juga sebaliknya begitu tapi karena cinta keduanya kuat hingga mengalahkan semua pemikiran buruk dan prasangka buruk tentang pasangannya.





Dan pada akhirnya semua sudah dilalui dengan hati yang senang karena berhasil melewati dan menghadapi tantangan itu.


__ADS_1


"babie kamu pulang jam berapa" ucap Lewis yang menelponnya saat bekerja.


"sebentar lagi.. mungkin jam empat sore" ucap Jiyaa, seperti dirinya mau jemput.


"tunggu aku yah babie nanti aku jemput" ucap Lewis, karena pekerjaannya akan segera selesai terlebih dulu sebelum yang lainnya selesai, karena lagi semangatnya.



"engga usah sayang nanti aku naik taksi aja, mending kamu istirahat deh.. kasian tuh diri kamu kerja terus kapan break nya"


ucap Jiyaa, yang sudah tahu kalau selama beberapa hari ini tunangannya itu lembur.



.


.


.


.


.


💐💐💐


.


.


.


.


.


Hayoung haseo everyone 🤗


Stay safe and healthy always 😇


Terimakasih sudah membaca cerita ini


Jangan lupa untuk terus mendukung author dengan cara tekan tombol like 👍 vote comen dan share cerita Author, 🙏 karena dukungan kalian sangat berarti 😊

__ADS_1


__ADS_2