Menikahi Wanita Karena Jatuh Cinta

Menikahi Wanita Karena Jatuh Cinta
Chapter 30


__ADS_3

Happy reading everyone 🤗📒🥛


" eh.. enggak usah ka..kan aku ada supir, naik mobil aku aja, anyway.. sejak kapan ka tar pakai super juga" ucapnya. yang kaget juga karena minggu lalu tidak ada.


"ceritanya panjang.. intinya hampir satu mingguan aku dikasih driver, tidak boleh kemana mana sendiri..aku merasa dimata matai Nad, apa kamu juga sama"


ucapnya yang penasaran, karena tidak tahu banyak hal tentang Nadia.


" yah benar sekali.. bahkan aku lebih parah karena suamiku tidak mengizinkan aku melakukan aktivitas apapun huh"


ucapnya, yang merasa bahwa suaminya itu keterlaluan sekali, apa diluar sana wanita yang punya suami crazy rich banyak yang seperti ini.


Di perjalanan menuju rumah sakit, Tara hanya bilang bahwa dirinya akan keluar bersama adik angkatnya ini, jadi tidak lama ia akan langsung pulang dan sang suami pun percaya karena istrinya pergi bersama istri dari rekan bisnisnya jadi sudah pasti aman.



"selamat ibu Tara atas kehamilannya, kandungan anda saat ini berusia dua minggu dan anda harus periksa lagi dalam dua minggu kedepan, selamat ibu"


ucap sang dokter kandungan perempuan yang bernama Dr Yiran.


"terimakasih dok, nanti setelah dua minggu saya akan check lagi bersama suami saya, sekali lagi terimakasih dok"


ucap Tara, sangat bahagia dan senang karena dirinya tidak menyangka akan menjadi ibu secepat ini.


" sama sama ibu Tara, jangan lupa untuk meminum vitaminnya yah ibu" ucap sang dokter lagi, mengingatkan pasiennya.


" baik dokter.. terimakasih, mari dokter" ucap Tara, berterima kasih lagi dan pamit.



" aku sungguh tidak menyangka bahwa aku hamil dan sebentar lagi aku akan jadi seorang ibu, seperti apa anakku nanti"


ucapnya saat berada di dalam mobil.


"yah seperti ayah dan ibunya lah, tapi Kaka benar tidak tahu akan hamil" ucap Nadia, yang sedari tadi menemani.


" aku beneran tidak tahu kalau aku akan hamil secepat ini, dan usia kandunganku dua minggu, berarti.." ucapnya, yang tidak bisa melanjutkan kata-katanya.


" berarti apa ka.. usia pernikahan kaka berapa lama saat ini" ucap Nadia yang ikut penasaran juga, karena ia pun setelah menikah tidak lama kemudian hamil.


" uuhm.. satu bulan dua minggu" ucapnya yang tidak bisa bilang lebih.


" whahaha.. jangan sungkan ka tar aku paham dan mengerti, maksudnya..karena kita sama hehehe" ucap Nadia yang tahu apa yang ada di dalam pikiran kakanya.


" berapa usia suami kamu Nad " tanya Tara, yang cukup penasaran.. dalamnya hatinya berbicara, apa usia pria di 35 an lagi produktif produktifitasnya.


" 35 tahun ka.. aku juga berpikir yang sama dengan kaka " ucapnya, mengerti apa yang ada di pikiran karena sama.


" wah wah.. ternyata kita punya suami yang super energik yah, aku sedikit penasaran dan ingin tahu bagaimana rasanya jadi wanita hamil, apa lelah"


ucap Tara, yang bermaksud lainnya, karena ia, ingin tahu dan belajar.


"ehm.. yah lebih lelah dan mudah capek, kadang mudah emosi dan manja, tapi sejauh ini aku menikmatinya karena suami aku pengertian dan sabar ka"


ucapnya, senang juga karena menikah dengan lelaki yang bertanggung jawab atas seluruh hidupnya, walau berat menerima masa lalunya yang kelam itu.


" lebih lelah dan mudah capek..yah, tapi syukurlah.. aku senang jika kamu bahagia bersama suami kamu, semoga kita selalu seperti ini selamanya.. aminn"


ucapnya, mengingat bahwa dirinya sama seperti Nadia, menikah dadakan tanpa proses pacaran atau pengenalan lama.


" amin allahuma aminn.. oh iya ka jika nanti anak kita berjodoh bagaimana " ucap Nadia, ia sudah berpikiran kesana.


" yah bagus dong, berarti kita tidak harus menjodohkan atau mengatur mereka " ucapnya, karena menurutnya itu alami.


" Kaka setuju jika nanti mereka bersama " ucap Nadia, yang antusias dengan itu.


" kenapa tidak, kita kan tidak memaksa mereka dan lagian jodoh sudah ada yang mengatur seperti kamu, aku.. kita sama sama menikah dengan pria yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya "


ucap Tara, karena memang jodoh rejeki, suka duka dan maut sudah ditentukan.


" iyah ka tar.. syukurlah aku jadi lega karena hubungan kita tidak berakhir " ucapnya, karena takut hubungannya renggang di masa depan nanti.

__ADS_1


" kamu sudah menjadi adikku, maka tidak ada kata mantan adik, atau saudara, kita akan tetap terjalin dan terhubung selalu "


ucap Tara, yang memastikan bahwa..


sebuah hubungan bukan hanya dibangun oleh darah atau ikatan, namun sebuah hubungan juga bisa terjadi karena cinta dan kasih sayang, perduli satu sama lain serta komunikasi yang baik, maka itulah yang disebut sebuah hubungan.


"alhamdulillah.. sungguh aku sangat beruntung bisa bertemu dan menjadi bagian dari hidup kaka, pasti kak Karan sangat bahagia dan senang memiliki mu"


ucap Nadia, merasa senang dan bahagia.


" semoga saja, karena aku belum melihat hal itu terpancar dari wajahnya, ehm kita makan siang bersama di rumah yah" ucap Tara, yang ingin mengajaknya.


" oke.. aku kasih tahu suamiku dulu ka " ucapnya, langsung menghubungi suami.


Triingg.. triingg.. handphone berbunyi


my love:


hallo.. yah sayang, ada apa nih"


my husband:


ehm.. pah aku mu makan siang bersama di rumah ka Tara, kamu mau ikut lunch"


my love:


aku.. euhm gimana yah"


my husband:


ehm apa.. bisakah kamu menemani aku, aku merasa tidak punya sua.."


my love:


oke sayang..aku kesana sedikit lagi pekerjaan ku selesai, oke my love 😘"


my husband:


my love:


iyah siap ibu negara, saya akan berusaha tetap waktu.. insyaallah aminn 😊"


my husband:


baiklah.. dah"


" kalian kalo telponan seperti ini yah " ucap Tara, yang mendengarkan nya.


" Iyah ka lucu yah.. aku juga ngemes tingkah konyolnya ada ada aja, eh anyway tadi aku engga izin Kaka.. ajak suamiku "


ucap Nadia lupa bertanya, pantas saja tadi suaminya kebingungan tadi.


" engga apa-apa, boleh kok.. biar ramai dan seru juga, kalo ada anak anak pasti makin seru dan ramai jadi engga sabar "


ucap Tara, yang memang suka anak anak.


" masih lama ka.. baru dua minggu, apa kamu masak sendiri, atau bibik ka " ucap Nadia, karena rasa ingin tahunya besar, padahal nanti sampai rumah juga tahu.


" aku kadang di bantu, tapi aku lebih sering masak sendiri sih karena suamiku suka memasak buatan aku " ucapnya.


" wah benar benar istri idaman, pasti kak Karan sangat mencintai mu ka " ucap Nadia, ia merasa sebagai perempuan aja suka, apalagi kak Karan suaminya..pasti.


" kamu berlebihan, karena itu memang tugas seorang perempuan, jadi harus banyak memiliki keahlian, kemampuan serta keterampilan, jika kita belum bisa tidak apa-apa.. kita masih bisa belajar "


ucapnya, menjelaskan bahwa wanita itu mahkluk yang spesial dan luar biasa, jadi hargailah diri masing-masing karena kita tidak tahu, apa yang kita bisa jika kita sendiri tidak ingin belajar banyak hal.


" masyaallah.. sungguh aku sangat senang, beruntung dan makin cinta deh " ucap Nadia, mengutarakan syukurnya.



Selama di perjalanan kedua wanita ini mengobrol banyak hal, mengetahui diri masing-masing, membuat diri terbuka satu sama lain, agar lebih erat sebuah hubungan harus ada komunikasi terbuka.

__ADS_1


Dilain tempat Nicolas sedang bersiap siap menuju rumah Karan, sebenarnya ada rasa tidak enak hati, jika bukan diundang langsung dari pemilik rumah, tapi dirinya tidak bisa menolak ajakan sang istri karena memang Nicolas tidak pernah bisa menolak keinginan istrinya sejak hari pertama dirinya menikah.



teriknya matahari siang membuat Nicolas tidak mudah melihat oleh karena itu ia sering memakai kacamata hitam saat berada di luar ruangan, agar terlindung dari sinar matahari yang dapat menyakiti bola matanya, terhindar dari kerusakan.


Di tempat lain Tara dan Nadia baru saja sampai di rumah, sang kaka angkatnya tidak mengijinkannya untuk membantu hanya boleh melihatnya saja dari dekat.


" ka kamu kok mirip suamiku sih.. larang larang aku buat bantuin masak " ucapnya merengek minta diizinkan membantu.


" tidak boleh.. karena kamu sudah besar " ucapnya, sambil mengelus perutnya sendiri..karena kehamilannya membesar.


" boleh lah ka sekali aja, ini kan pertama kali aku hamil masa engga ngapa ngapain gitu.. nanti aku engga kuat ngeden ka " ucapnya lagi.


" Iyah juga yah.. nanti aku juga engga kuat lagi, dan usiaku lebih tua lima tahun dari mu.. jika kamu yang masih muda tidak kuat bagaimana denganku yang jauh "


ucap Tara, saat ingat bahwa ia juga tidak lagi remaja.. berarti harus giat olahraga.


" yaudah kalo gitu kamu bantu potong sayuran aja dan beberapa bahan bumbu " ucapnya lagi, memberi izin Nadia.


Setengah jam sudah adik kaka ini berkutat di dapur untuk membuat makanan, Tara tidak mau dibantu oleh art mana saja padahal art di rumah banyak tapi dirinya mau mengerjakan sendiri, Tara hanya butuh bantuan art saat membersihkan dapur dan peralatan makan serta peralatan makan, karena ia juga punya alergi terhadap sabun pembersih piring atau sejenisnya oleh karena itu ia jarang mencuci peralatan dapur dan lainnya, terkecuali pakai ia dan sang suami itu wajib dirinya yang membersihkan karena itu privacy baginya.


Pipp.. piip.. bunyi klakson mobil Nicolas


Scurity pun langsung membuka gerbang karena pemilik rumah ini sudah memberi tahu bahwa rekan bisnis akan datang jadi tolong di bukakan pintu gerbangnya. dan pak scurity pun langsung mengerti dan menunggu rekan bosnya datang.


Sebelum sampai di rumah sang istri Tara sudah memberitahu bahwa rekan bisnis nya akan ikut makan siang bersama, dan sang suami Karan langsung mengerti dan paham apa yang harus dirinya lakukan.



" selamat siang pak Nico, apa kabar " ucap Karan, yang menyambut rekannya.



" siang pak Karan, seperti yang anda lihat saya sangat sehat dan baik, maaf jika saya dan istri merepotkan anda " ucap Nicolas yang merasa tidak enak.


" ah pak Nico bisa saja.. saya dan istri tidak pernah merasa direpotkan dan terutama kami sudah menganggap Nadia sebagai keluarga jadi sering seringlah main ke rumah saya pak "


ucap Karan, ia akan berbicara formal saat saat ada pekerja atau bawahan mereka.


.


.


.


.


.


💐💐💐


.


.


.


.


.


Hayoung haseo everyone 🤗


Stay safe and healthy always 😇


Terimakasih atas perhatiannya 🙏


Jangan lupa untuk mendukung Cerita ini dengan like vote dan share cerita ini 😊


...Jazakallahu Khairan 😊...

__ADS_1


bismillah allahuma yassir wala tua'ssir 😇


__ADS_2