
Happy reading everyone stay safe and health
"tapi kamu benar benar sibuk pah sampai anak kita sendiri lebih sering mengobrol dan curhat sama pamannya dan para petugas keamanan karena papanya yang sibuk membuat putra merasa papanya tak perduli"
ucap Nadia, diam diam Nadia merasakan ada sesuatu yang aneh dan berlebihan.
"sayang aku minta maaf aku tahu aku salah tolong maafkan aku sayang aku berjanji tidak akan mengulanginya lagi i suer sayang" ucap Nicolas kali ini dia tidak hanya ingin berkata tapi akan membuktikannya perkataannya.
"hum baiklah kali ini aku akan bersabar dan memaafkan kamu pah tapi lain waktu kamu seperti ini lagi maka kamu tanggung sendiri resikonya yah" ucap Nadia segera pergi ke kamar mandi.
"terimakasih sayang aku tidak akan lupakan ini terimakasih karena kamu akan memberi anak kedua semoga yang ini perempuan dan mirip seperti kamu cantik lucu juga manis"
ucap Nicolas langsung menyusul istrinya karena Nadia sudah pergi jadi tidak tahu.
Di dalam kamar mandi Nicolas tidak langsung masuk menghampiri istrinya tapi ia malah menonton istrinya sendiri saat bersiap siap mandi membuka pakaiannya satu persatu.
Hem dasar laki laki tidak memiliki etika sama seja walaupun aku ini istrimu tapi kamu tidak bisa melakukan hal ini jika mau maka datang dan bergabung bersama istrimu tidak perlu mengintip atau menonton istrimu mandi,, ucap Nadia di dalam pikirannya
"em sayang kenapa kamu tidak masuk saja ke dalam dan apa yang kamu lakukan disana um aku lebih suka kamu yang seperti biasanya rapih tapi tidak sabaran, jika kamu masih terus melihatku seperti itu aku akan malu"
ucap Nadia tersenyum ternyata suaminya takut jika di gertak seperti tadi padahal ia tidak benar benar marah padanya.
"hem.. tentu saja aku akan masuk dan mandi bersama sama apa kamu merindukannya sayang.. mengapa tidak mengatakannya" balas Nicolas tersenyum melihat istrinya.
"jika tidak masuk sebaiknya kamu menemani putra mu saja sana" ucap Nadia mendekati suaminya
"ide yang bagus sayang.. jangaaann sayang tolong buka pintunya aku mau masuk sayang" ucap Nicolas meminta dibukakan pintunya.
"tidak mau karena aku ingin mandi sendiri tanpa ada yang mengganggu.. kamu selamat menikmati waktu bersama Natan sayang" ucap Nadia pergi masuk ke dalam shower.
"haaa ini karena aku terlalu lambat merespon jadinya tidak bisa menikmati pemandangan indahnya surga dunia ku" ucap Nicolas lalu pergi meninggalkan kamarnya.
__ADS_1
Nicolas turun ke bawah berniat akan mandi dibawah namun ia masih kepikiran soal tadi saat mendengarkan keluhan sang istri dia berpikir apa yang dikatakan ada benarnya untuk apa terlalu sibuk dengan pekerjaan jika hal itu dapat membuatnya semakin sibuk dan jauh dari keluarga apalagi saat tahu istrinya tengah hamil anak keduanya.
"hem sepertinya aku harus mencari orang baru yang akan memegang posisi kuat tapi siapa yang tepat untuk ini hem" ucapnya lalu masuk ke kamar tamu.
***
Criekk
waaow "cantik sayang gimana kamu suka dengan hari ini" ucap Rio saat sampai di rumah.
"sangat senang karena hari ini adalah hari yang menyenangkan sayang.. terimakasih" ucap Stella memberikan ciuman.
Setelah mendapatkan libur dua hari Rio mengajak istrinya have fun satu hari untuk menikmati waktu bersama istri saja dan hari ini masa liburnya selesai esok akan kembali pada rutinitas kantor.
"sayang kamu mandi dulu yah.. aku ada panggilan masuk dari Ryan nih.. cup" ucap Rio mencium kening istrinya itu.
Padahal mau menikmati mandi bersama tapi kenapa tiba tiba kau menelpon ku sih,, ucap Rio berbicara sendiri.
"oh nooo.. mengapa kau sewot sih aku baru juga menghubungi kamu, Karan ada dimana memang kenapa tidak bisa di hubungi sih tuh bos apa dia sering bolos yah sampai tidak bisa di hubungi juga"
tanya Ryan baru saja sampai di indonesia karena waktu penugasannya selesai.
"haaa ada apa kau menghubunginya saat ini dia sedang ada di luar negeri tentu saja dia tidak bisa di hubungi juga karena tidak mau di ganggu dengan mu dan pasti repot istrinya karena membawa anak tapi tidak dengan baby sitter atau asisten nya"
ucap Rio menjelaskan bahwa bosnya pasti kerepotan dengan dua anaknya itu.
"hem baiklah aku tidak akan mengganggu dia tapi aku akan beritahu kau mulai hari aku sudah ada di indonesia jadi besok aku sudah bekerja dengan normal lagi Rio"
ucap Ryan senang karena bisa bekerja kembali di tempat semula.
__ADS_1
"waaow ini sangat bagus karena aku tidak harus lembur lagi karena mengerjakan pr atau tugas yang seharusnya kau lakukan" ucap Rio merasa keberatan dengan itu.
"baiklah mulai besok aku sudah masuk kembali jadi kau tidak perlu lembur atau melakukan pekerjaan ku okay see you" ucap Ryan lalu menutup teleponnya begitu saja tanpa ada kata basa basi.
"yeey nih orang main matikan saja telepon nya bilang terimakasih dulu kek hum" ucap Rio lalu pergi mencari istrinya.
Di tempat lain ternyata Vickram sudah sampai di indonesia karena waktunya tak banyak ia harus mencari informasi tentang Tara dan Karan yaitu di mulai dari tempat tinggalnya tempat dimana Karan tinggal sekolah kuliah dan semua tentangnya.
Vickram tiba sore tadi langsung mencari tempat untuknya tinggal di negara ini agar bisa mendapatkan infor tentang keduanya itu lebih baik daripada mencari informasi melalui komputer yang belum diketahui keakuratan informasi tersebut jika bukan dari tempat tinggalnya atau negara asal.
"aaah sulit sekali mencari informasi kamu sayang aku sampai datang ke negara suami mu si Karan yang bodoh itu" ucap Vickram kesal sendirian.
Vickram sudah mencoba mencari info dari tempat terdekatnya yaitu kota yang sama yang saat ini di tempati olehnya namun ia tidak mendapatkan apapun bagaimana bisa seorang Karan tidak memiliki berita tentang keluarga teman atau lainnya.
"kau benar benar pintar sembunyikan identitas mu dan keluarga mu tapi tenang jangan panggil aku Vickram jika tidak bisa menemukan semua informasi tentang mu"
ucap Vickram lalu menutup laptop nya setelah mencoba mencari dan mencari.
Di rumah Ryan semua keluarga ada di rumahnya saat ini karena Ryan membawa banyak oleh oleh untuk setiap anggota keluarga yang datang dan ada disini.
"Ryan kamu hebat karena bisa bekerja di negara lain dan sudah di tanggung semua biayanya oleh bos kamu wah keren Ryan" ucap seorang paman yang di rumahnya.
"em sebenarnya dia bos ku dan sahabat ku juga paman itu sebabnya aku bisa mudah dapat pekerjaan dan dia sangat baik pada teman temannya walau orangnya sedikit aneh dan pendiam juga paman pasti tahu"
ucap Ryan menjelaskan tentang bosnya lagi lagi sampai beberapa orang bosan.
Semau keluarga datang dan berkumpul mengantri, setiap anggota keluarga pasti mendapatkan bingkisan dari india per orang masing masing mendapatkannya.
Selesai membagikan bingkisan Ryan kembali masuk ke dalam kamarnya ternyata menjawab banyak pertanyaan membuatnya cukup lelah juga hari ini.
"sayang kamu lama sekali di bawah apa mereka bertanya tanya sama kamu" tanya sang istri sudah menunggu hampir sejam.
__ADS_1
"yah maaf soalnya mereka ingin tahu jadi aku jelaskan saja pada mereka sayang" ucap Ryan berkata apa adanya.
"apa.. jadi kamu ceritain semuanya hum" tanya sang istri tidak habis pikir gimana bisa suaminya se bodoh ini.