
Happy reading everyone stay safe and health
"manusia seperti apa aku ini.. kenapa aku jadi egois kenapa dan mengapa kamu mau jadi istriku sampai saat ini? apa kamu tidak bosa hidup bersama pria seperti ku ini, kenapa.."
ucap sang suami akhirnya meneteskan air mata karena tak sanggup menahan pedihnya
"apa sih yang katakan bodoh mengapa kamu masih saja banyak bicara dengan pertanyaan yang tidak penting seperti itu tentu saja aku akan bersama mu karena kamu adalah suami ku, diluar sana memang banyak pilihan tapi aku akan tetap memilih mu karena kamulah takdir ku dan jangan banyak bicara seperti perempuan saja tapi banyak berkerja dan berpikirlah dengan jernih hubby sana telepon putra mu, aku akan cek cctv dulu.. oke"
ucap sang istri lalu pergi meninggalkan suami karena beberapa jam lagi akan ke airport.
"yaa ampun sayang kenapa kamu lakukan ini bikin papa dan mama khawatir saja" ucap Tara melihat putranya dari cctv.
Ternyata putranya pergi lebih dulu diam diam saat orangtua sedang drama tadi Kataj diam diam masuk ke dalam mobil dan tidak tahu sedang apa sekarang anak itu karena tidak mengangkat panggilan dari papanya sendiri.
"hubby putra ada di dalam mobil ternyata ayo kita bersiap siap dia sudah menunggu lama" ucap sang istri, Tara segera mencari si bibi.
"yaa ampun hem bisa bisanya anak itu bikin drama untuk papanya sepertinya aku harus menghajarnya agar dia tidak mengulanginya" ucap sang suami, Karan marah dan kesal dengan anaknya yang keterlaluan menurutnya dan hampir saja menghajar bodyguardnya.
"hubby apa yang akan kamu lakukan putra mu masih anak anak dan aku tidak suka kamu melakukan kekerasan cukup menasehati nya dengan baik dan tegas tapi jangan pernah kamu menyakiti anak anak mu jika kamu lupa hal itu pasti aku tidak akan memaafkan mu"
ucap sang istri yang tidak suka kekerasan untuk hal apapun itu tidak diterima.
"maafkan aku sayang.. please aku janji tidak akan melakukan kekerasan dalam hal apapun pada anak anak tapi aku tidak berjanji jika itu menyangkut orang dewasa karena aku akan melindungi keluarga ku dimanapun berada"
ucap sang suami lalu pergi mengambil barang barangnya dan membawanya ke mobil.
Tara pun mengerti suasana hati suaminya itu yang sudah lelah dan pusing dengan bisnis dan masih banyak hal lainnya yang belum diselesaikannya, sebenarnya Tara tidak tega melihat suaminya menghandle sendiri namun ia tidak di ijinkan untuk membantu bisnisnya.
__ADS_1
Setelah melewati beberapa drama akhirnya pasangan suami istri Karan dan kedua anak anaknya kini berada di dalam pesawat pribadi
Semuanya terlelap dalam pesawat mungkin lelah atau perjalanan jauh yang membuat semuanya tertidur lelap dari istrinya yang terlihat kecapean dan anak anaknya juga terlihat lelah karena perjalanan yang panjang.
***
...Welcome to dubai ...
"Alhamdulillah akhirnya sampai juga di dubai hoam sepertinya aku masih mengantuk dan harus istirahat dulu sebelum memulai bekerja selama tiga hari jika aku sudah selesai lebih dulu maka aku akan segera pulang cepat"
ucap Nicolas saat tiba di hotel berbintang 5.
Nicolas merasa hampa dan kesepian tanpa kehadiran istri dan anaknya sekali Nicolas menghubungi istrinya itu namun apa daya matanya sudah berkata tidak mampu untuk menahan ngantuk lebih lagi lalu tertidur pulas setelah melihat kasur sangat menggodanya.
"akhirnya sampai juga hubby kalau begitu aku akan istirahat dengan putri dan kamu tolong urus putra yah.. cup terimakasih hubby" ucap sang istri lalu meninggalkan suaminya itu.
"hem.. untuk saja kamu cantik istriku jadi apa yang kamu katakan akan menjadi kenyataan" ucap sang suami lalu mengurus putranya.
"um nikmatnya tidur saat sangat mengantuk ayo baby sayang kita istirahat sebentar" ucapnya pada sang putri lalu menaruhnya di tengah tempat tidurnya dan ia pun ikut tidur.
Dan Karan pun segera menaruh putranya di kamarnya terlebih dulu setelah itu barulah ia merapihkan koper kopernya lalu menyimpan nya pada lemari saat membuka kopernya.
"akhirnya selesai juga semuanya sekarang giliran aku istirahat sebentar disini" ucap Karan lalu ia pun tertidur pulas di atas sofa.
Dua jam kemudian sang istri Tara terbangun lalu mencari keberadaan suaminya itu dan ternyata suaminya tertidur di sofa Tara pun menyelimuti suaminya dan tersenyum melihat wajah lelahnya namun tetap terlihat tampan dan keren baginya karena hari ini suaminya sudah bekerja keras maka Tara pun memutuskan untuk membuat masakan yang lezat agar saat suami dan anaknya terbangun sudah siap untuk makan malam bersama.
__ADS_1
Satu jam kemudian barulah Tara pun selesai dengan masakannya sebelum ia membangun kan suaminya dan anak anaknya Tara segera pergi mandi sebelum ada yang bangun dan mencarinya. dan ternyata putrinya yang lebih dulu terbangun lalu menangis kencang mungkin baby lapar dan tidak melihat ibunya.
Karan pun terbangun karena mendengar suara tangisan putrinya ia segera berlari ke kamarnya dan ternyata Karan tidak melihat keberadaan istrinya lalu Karan mengangkat sang putri untuk membuatnya terdiam.
"ooh sayang kamu kenapa sayang.. uh pasti lapar yah em tunggu sebentar mungkin ada stok susu di dalam lemari pendingin" ucap sang papa lalu mencari asi untuk putrinya.
namun Karan tidak menemukan asi istrinya mungkin istrinya lupa menyimpan asi untuk putrinya lalu Karan segera kembali ke kamar dan ternyata istrinya sudah selesai mandi.
"hubby baby.. um pasti kamu lapar ayo sini sama mama" ucap sang istri pada putrinya.
Karan pun memberikan putrinya pada istrinya ia hanya bisa tersenyum melihat wajah sang istri yang sudah kembali lagi ceria sepertinya mood nya sedang bagus setelah beristirahat.
"um.. hubby bisakah kamu keluar sebentar aku akan memberi asi pada putri kita" ucap sang istri karena Tara malu jika suaminya melihatnya dalam keadaan seperti ini.
"em baiklah aku akan mandi di kamar Kataj dan membangunkannya untuk makan malam" ucap sang suami lalu keluar dari kamarnya.
Karan merasa istrinya sangat pemalu sampai saat ini istrinya tidak pernah bisa merubah rasa malunya walaupun sudah lama menikah namun tetap saja dari hari pertama bertemu sampai sudah memiliki dua orang anak itu tidak pernah dapat di rubah semua masih sama seperti awal, rasa malunya tetap ada.
"mengapa bisa aku menikahi wanita yang begitu sempurna dan sebaik dirinya sampai saat ini aku tidak bisa mengerti hal ini, tapi terimakasih tuhan karena sudah memberinya padaku dan anak anak yang cantik & ganteng"
ucap Karan lalu segera membangunkan putranya untuk mandi bersamanya.
Setengah jam sudah kini semuanya sudah ada di meja makan termasuk putrinya yang masih enam bulan pun ikut makan malam.
"bagaimana kamu mempersiapkan semuanya sayang, mengapa tidak meminta bantuan ku" tanya sang suami heran padahal ia tertidur hanya sebentar tapi semaunya sudah siap.
"em karena aku bisa menyiapkan semuanya sendiri jika kamu sudah bangun yang ada aku tidak bisa menyelesaikan masakannya" ucap sang istri karena ia tahu suaminya itu.
__ADS_1
"maksudnya.. seperti apa sayang" ucap sang suami belum bisa merespon dengan baik.