
Happy reading everyone stay safe and health
"em baiklah papa aku berjanji akan membuat mama selalu tertawa dan tersenyum tidak akan membuatnya menangis atau bersedih ini adalah janji seorang pria dirahasiakan oke" balas sang putra setuju dengan ide papanya.
"good boy kalau begitu papa mau ke kamar dulu membawakan sarapan untuk mama dan kamu lanjut sarapan yah" ucap sang papa..
"oke papa baby aku yang akan jagain" balas sang putra mengerti.
Karan tersenyum melihat wajah sang istri yang masih terlelap dalam tidur nyenyaknya.
"apa kamu sengantuk itu sayang.. em baiklah aku tidak akan membangunkan mu tapi aku mau yang manis darimu karena kamu belum bangun jadi terpaksa aku mengambilnya"
ucap Karan, baru saja ia mau menciumnya tapi ternyata sang istri keburu bangun dan menutup bibirnya sendiri.
"em.. eitss mau apa hayo tidak ada kiss pagi siang ataupun sore hanya ada di malam saja kamu ingat apa yang kamu katakan semalam" ucap sang istri, Tara ingat apa yang dijanjikan oleh suaminya, saat siang ia akan berpuasa.
"iih sayang tentu aku ingat dong masa lupa sih..ini hanya penambah semangat sayang kalau kamu tidak mau aku yang cium kamu deh yang cium aku gimana.. aku mau pergi kerja nih sayang please kiss me" ucap sang suami, meminta sebuah ciuman dari istri.
"em aku pikir pikir dulu yah" ucap sang istri.
"what hehe kamu bercanda yah sayang hum yaudah deh engga apa apa nanti malam yah" ucap sang suami, mau tak mau harus tepati
"oke hubby yang semangat yah kerjanya kalau sudah selesai langsung pulang aja dan jangan kemanapun aku tidak suka kamu lupa waktu" ucap sang istri segera bangun dan mencium suaminya sebelum berangkat kerja.
"em terimakasih istriku cup love you sayang" ucap sang suami senang dapat ciuman.
Di perjalanan menuju tempat Karan sudah memastikan bahwa orang yang bertopeng itu akan kembali lagi dengan motif dan rencana baru, Karan berusaha dengan sedetail detail nya untuk semua situasi agar tidak lengah.
"hallo kakak dimana aku sudah mengundur jadwal pertemuan dengan investor hari ini dan Nicolas juga sudah ku beritahu kapan kakak akan jalankan rencana kakak" ucap Karan tak sabar ingin menangkap orang itu.
"tenang saja aku sudah mengatur semuanya dan akan aku pastikan bahwa kalian aman saat ini aku sedang berjalan menuju tempat mu dengan para pengawal yang menyamar" ucap Daniel dengan tenang dan santai.
"baiklah aku percaya ini pada kakak sampai nanti bertemu kak.. aku akan segera pulang" ucap Karan, mematikan panggilannya.
__ADS_1
Karan sudah berganti baju karena ia harus bertemu dengan seseorang dari masa lalu istrinya itu yang ia curigai karena putranya bercerita tentang om Hendry dan setelah itu Karan mengecek cctv ternyata benar ada yang tidak beres dengan orang itu.
dari bodyguard pribadinya yang menghilang mendadak dan tiba tiba ada kecelakaan lalu lintas yang diperkirakan dengan sengaja pasti ada seseorang dibalik semua itu dan paginya pak Budi ditemukan pingsan di lobby bawah.
sudah pasti itu semua sudah di rencanakan oleh seseorang karena kejadian di hari yang sama saat pria yang bernama Hendry datang saat itulah semua kejadian janggal terjadi.
Di sebuah gedung Nicolas meminta asisten untuk memotret nya dan akan di kirim pada istrinya untuk bukti bahwa dirinya bekerja keras namun masih bisa menikmati waktu.
"pak apa bapak tidak malu di setiap tempat bapak meminta saya untuk memotret bapak" ucap Vano asistennya Nicolas.
"kau tidak mengerti dunia seorang suami jika kau sudah menikah pasti akan mengerti" ucap Nicolas, percuma jika ia menjelaskan karena Vano asistennya tak akan mengerti.
"hem baiklah seperti yang bapak katakan saya tidak mengerti soal itu tapi setidaknya saya tahu keinginan seorang perempuan apa" balas Vano walau belum menikah tapi dapat mengetahui apa yang diinginkan wanita.
karena Vano belajar dari ibu dan mengamati perempuan disekitarnya keluarga sepupu dan teman teman perempuannya.
Ti.. "kakak kapan kakak sampai disini kok bisa ada disini sih" tanya Tara penasaran.
"kakak lagi ada pekerjaan dan pas ada kamu disini jadi kakak mampir deh dan kakak juga ada kerjasama sama suami kamu dimana" tanya Daniel berpura pura tidak tahu.
"sudah pergi kak setengah jam lalu kakak baru sampai atau sudah lama berada disini" balas Tara cukup kaget karena tiba tiba kakak nya datang pasti suami yang memberitahu.
"kakak sudah ada disini dua hari lalu karena ada kerjaan dadakan kakak boleh tidur disini kakak ngantuk dan capek karena proyek yang kakak kerjakan di malam hari jadi siangnya kakak tidur deh.. boleh enggak" tanya Daniel sedikit berbohong pada adiknya ini.
"oh seperti itu boleh dong pas banget aku repot juga ngurus baby sama putra berhubung ada kakak disini hehe sambil ajak main yah kak saat aku masih di dapur.. oke kak" balas Tara dengan senyuman memohon.
"hem ada maunya ternyata..baiklah karena kakak mu yang ganteng dan baik ini pasti kakak akan.. ti..dak bantu hihih" ucap Daniel selalu bercanda seperti ini.
"em terimakasih kakak ku.. eh tapi kakak sendiri atau bersama yang lain" tanya Tara yang tahu jika kakak bekerja pasti bawa tim.
"oh iyah kakak lupa kasih tahu kamu di luar ada beberapa bodyguard dan asisten pribadi kakak mereka juga akan membantu kamu saat lagi kesulitan jadi kalau ada yang mau kamu beli minta tolong mereka aja karena kakak sudah kasih tahu mereka kalau adik kesayangan kakak minta tolong mereka harus siap dua puluh empat jam oke"
ucap Daniel tersenyum senang jika bisa memanjakan adik kesayangannya ini.
__ADS_1
"eh tunggu dulu.. kenapa kamu memasak memangnya kamu enggak punya uang buat beli makanan hem.. pelit sekali suami mu" ucap Daniel penasaran masa istri orang kaya masak sih memang tidak mampu beli.
"iih kakak bukan soal uang kali lagian kakak seperti tidak tahu aku saja, aku kan tidak suka beli makanan diluar setiap hari aku kalau beli itu saat tidak mood masak kak.. yaudah aku mau ke dapur kakak bantu aku jaga anak anak yah please.." ucap Tara memohon.
"hem baiklah tapi tidak gratis harus ada harga untuk ini dan kakak mau yang spesial juga lezat jika tidak kamu harus memasak lagi" ucap Daniel selalu meminta dimasakan.
"oke siap kakak.. makasih kak Daniel yang ganteng kata kak Dhista hihi.. dah" ucap Tara lalu segera pergi ke dapur.
Daniel hanya tersenyum kecil melihat tingkah adiknya yang tidak pernah berubah sedikit pun dan sekarang malah bertambah gemuk itu berarti adiknya bahagia menikah dengan Karan, Daniel sangat bersyukur karna adiknya bersama laki laki yang tepat yaitu Karan.
***
Di sebuah pantai Hendry sedang menunggu kedatangan Karan yang berhasil mendapat data Hendry berkata kakak iparnya yang bergerak cepat hanya semalam bisa dapat alamat hotel dan nomor teleponnya Hendry.
"hah akhirnya kau datang juga mencari ku apa kamu sudah tidak sanggup membiayai Tara hem beritahu aku dan aku akan membayar semua kebutuhannya ini kartu debitnya" ucap Hendry dengan sombongnya saat melihat Karan sampai di tempat yang ia janjikan.
ciihh.. "kau pikir aku datang untuk menjual istriku hahh ku peringatkan kau baik baik jauhi istri dan anak anak ku, kau ini mantan yang sudah dikubur dimasa lalu jadi jangan harap kau bisa mendekati istriku lagi mengerti"
ucap Karan sedikit emosi karena perkataan mantan tunangan istri itu.
"hem.. mimpi aku datang kesini jauh jauh untuk bertemu dengannya karena aku sudah berjanji jika aku sukses nanti aku akan cari ia kemanapun meskipun Tara sudah punya anak aku tidak perduli karena wanita yang aku mau hanya dia seorang" ucapnya dengan arogan
*
*
*
*
*
Next episode 58.
__ADS_1