Menikahi Wanita Karena Jatuh Cinta

Menikahi Wanita Karena Jatuh Cinta
Chapter 52


__ADS_3

Happy reading everyone 🤗📒💐


"hallo ada apa sayang, ini sudah sangat malam kenapa kamu belum juga tidur" ucap Stevie yang sudah sadar dari rasa mengantuk nya, hal apa yang membuat nya terjaga sampai jam dua belas malam.


"ada yang kangen nih, kamu baru bangun" ucap Farhan yang sedari tadi tidak tidur.


"yaampun sayang jangan bilang kamu belum tidur dari tadi, kamu ngapain..nanti kerja ngantuk gimana, ini sudah larut"


ucap Stevie, yang tidak suka dengan sifat kekanak-kanakan Farhan ini.


"aku engga bisa tidur kalau belum melihat kamu, aku juga engga tahu kenapa.. boleh beralih ke video call honey please"


ucap Farhan yang ingin melihat Stevie.


"hemm.. apa kamu engga bisa sabar satu tahun lagi saja baru aku diizinkan menikah, untuk saat ini kita lagi di uji"


ucap Stevie akhirnya jujur pada Farhan.


"oohh ini alasannya kita belum bisa bersama, emm.. baiklah, tapi aku ingin tidur sambil video call sampai ngantuk"


ucap Farhan, ingin tidur sambil video call.


"huuhf.. iyah iyah tapi cepat tidur yah" ucap Stevie, lalu Farhan pun setuju.


Setelah menganti ke video call kedua tidak ada yang bicara hanya saling pandang satu sama lain, menatap wajah masing masing sampai akhirnya Farhan pun mulai mengantuk dan tertidur pulas, melihat tunangannya tertidur Stevie pun memutuskan video call nya dan mengatakan sesuatu sebelum berakhir.


•••


Waktu berlalu dengan cepat seiring berjalannya waktu setiap karyawan merasa senang karena boss mereka akan datang kembali ke Indonesia setelah berlibur panjang yang tadinya bilang hanya satu sampai dua minggu eh malah kebablasan satu sampai dua bulan, kini usia kehamilan sang nyonya Tara sudah menginjak tiga bulan walaupun baru tiga bulan tapi kandungannya sudah mulai terlihat dengan jelas padahal baru tiga bulan, sepertinya pupuknya subur dari sang boss besar yang hampir setiap hari menyiraminya dengan penuh cinta kasih.


Semuanya teman temannya bos yang bekerja di perusahaannya merasa bahagia karena mereka akan mendapat cuti selama lima hari dan bergantian satu persatu, hanya untuk beberapa karyawan saja yang dahulu dijanjikan oleh Karan.


Namun setiap karyawan biasa dan para staf pun akan mendapatkan bonus bulan ini dan untuk pekerjaan yang sudah lima tahun keatas akan dapat dor prize tanpa diundi yaitu satu buah sepeda motor untuk yang sudah lima tahun, delapan tahun, sepuluh tahun, dan lima belas tahun, sesuai dengan lamanya masa kerja hadiah pun semakin mahal dan untuk para staf dan karyawan yang baru mereka dapat bonus uang tunai sebesar 2juta untuk yang baru, 3juta, 4juta, 5juta untuk yang dibawah lima tahun, seperti empat, tiga, dua, satu tahun, setiap karyawan berhak mendapatkan hadiahnya sendiri.


"sayang aku berangkat ke kantor dulu" ucap Karan mendekati sang istri dan menciumnya


"iyah hati hati bawa mobilnya hubby" ucap sang istri, dicium suami setiap hari.


Sejak kepulangan kemarin di hari minggu sang suami selalu berkata jika dirinya bekerja sang istri maukah menemaninya di kantor, dan jawabannya selalu tidak karena Tara tahu jika sang suami dekat dekat dengannya yang ada bukan bekerja tapi malah mengerjainya, saat suaminya tahu bahwa istrinya Tara hamil saat itu juga sang suami Karan menjadi sedikit over protective terhadapnya, ini tidak boleh itu tidak boleh takut nanti kecapean padahal dirinya sendiri setiap malam membuat istrinya Tara selalu kecapean karena ulahnya yang tiada capek dan hentinya, terkadang Tara sempat berpikir bahwa suaminya itu bukan manusia biasa karena tidak ada bosannya dan lelahnya.

__ADS_1


Sesampainya di kantor setiap karyawan yang berpas pasan dengan CEO pemilik perusahaan besar ini pasti memberikan salamnya sebagai bentuk menghormati, dan hari ini boss mereka terlihat sangat fresh dan auranya terlihat sangat bahagia.



Beberapa lama beranda di negara halaman sang istri Karan sempat menjadi pusat perhatian keluarga dan masyarakat disana karena berita mengenai dirinya yang seorang pengusaha sukses yang selalu menghadiri berbagai acara acara yang ada dan di selenggarakan oleh beberapa pihak yang terlibat dan terikat bekerjasama dalam prosesnya dengan perusahaannya yang memiliki jaringan sehingga cepat dan mudah berkembang pesat perusahaan tersebut, memiliki berbagai aspek dan bahan yang dibutuhkan oleh masyarakat dan hampir beberapa dunia yang ikut terlibat dalam pembangunan pembuatan dan pelayanan.


"wah wah bos sepertinya wajah baru nih" ucap Rio yang masuk ke ruang Karan.


"apa maksudmu" tanya Karan tak mengerti maksud temannya ini.


"yaellah dia udah duluan aja bro" ucap Lewis yang langsung masuk dengan Ryan


"mungkin sama dengan kedatangan kita bro.. wah wah bos kau makin keren nih, senangnya bisa honeymoon dua bulan"


ucap Ryan yang tahu perbedaan banyak.


"ada apa dengan kalian, aku tetap seperti ini dari dulu pun" ucapnya yang mengelak


"tuh kan aku bilang juga apa" ucap Rio, ternyata bukan dia aja yang merasa.


"bicara apa sih kalian sudah sana kerja" ucap Karan, bukannya mengusir hanya saja dirinya malu untuk mengakuinya.


ucap Ryan yang mengingat janji bossnya.


"yah kita kesini mau mengambil hadiah" ucap Lewis yang ikut serta perjanjian.


"umm.. sorry bro aku juga sama" ucap Rio yang tujuannya sama dengan lainnya.


"oohh seperti itu.. oke nanti jam satu siang kita makan di restoran di dekat sini, aku akan mentraktir kalian dan aku sudah siapkan hadiah kalian di dalam mobil yah"


ucap Karan, memang tahu niat mereka.


"kurasa sudah cukup jelas dan sekarang waktunya kita untuk bekerja.. laksanakan tugas kalian dengan baik, bonus keluar"


ucapnya lagi, karena ia menandatangani banyak berkas jadi harus extra cepat menyelesaikan pekerjaannya dan pulang.


"wah bagus dong bonus keluar ayo kita let go from here and we act now for gift" ucap Ryan, lalu ketiga pun keluar dan langsung menuju ruangan masing masing


"huuhf dasar mereka jika menyangkut hadiah pasti segera datang hemm, tapi aku bersyukur karena ada mereka bertiga yang menghadle semuanya, karena Farhan sangat sibuk sama kantor papa"

__ADS_1


ucapnya sendiri, saat teman temannya sudah keluar semua dari ruangannya.


"umm.. sayang aku kok kangen yah, ada sih dengan diriku kenapa aku selalu berpikir mesum jika ingat istriku sendiri"


ucapnya lagi, akhir akhir ini dirinya dibuat mabuk cinta oleh sang istri tercintanya.


"apa aku hubungi saja yah biar pikiran ku ini jernih padahal istri dirumah tapi otakku berada dengannya, hingga konsentrasi ku pun hilang, mengapa aku jadi mesum"


ucapnya lagi dan lagi pada dirinya sendiri.


"Aaaagghh.. sayang, seandainya kamu ikut dengan ku ke kantor aku pasti...? pikirannya sudah keluar jalur.. up's hahaha


.


.


.


.


.


💐💐💐


.


.


.


.


.


Hayoung haseo everyone 🤗


Stay safe and healthy always 😇


Terimakasih sudah membaca cerita ini JANGAN lupa berikan vote, comen, likeq kalian dan share cerita Author 😊♥️🙏

__ADS_1


__ADS_2