Menikahi Wanita Karena Jatuh Cinta

Menikahi Wanita Karena Jatuh Cinta
Chapter 54


__ADS_3

Happy reading everyone 🤗📒💐


"wah wah memangnya pikiranmu bersih hem.. aku berani berkata bahwa kau pasti mati matian menahan diri apalagi istrimu cantik dan mempesona begitu, aku berani bertaruh laki laki manapun yang menjadi suaminya tidak rela berjauhan dari istri"


ucap Ryan panjang lebar mengatakannya.


"kauu.. apa maksudnya jangan kurang ajar Ryan dia adalah istriku, awas saja kau" ucap Karan, dirinya mengira bahwa teman nya akan mendekati istri cantiknya itu.


"apaan sih.. aku hanya bilang yang kenyataan bukan berarti aku akan mengambil istrimu, karena aku juga sudah punya istri jadi tenang aja bos"


ucap Ryan, yang mengerti ucapan Karan.


"aku pegang kata kata mu, sudah kerja setengah jam lagi kita ketemu di resto" ucap Karan, mengingat janjinya ini.


"hahh.. baiklah bye" ucap Ryan, dan panggilan pun berakhir cepat.


Seperti inilah resikonya ketika pengusaha walaupun dirinya sudah sukses, ganteng namun saat sang istri lebih sesempurna dari dirinya dalam bentuk, cantik pintar, peduli terhadap sesama, pengertian, penyayang, sabar tulus & baik akhlaknya.


Sesempurna apapun seorang wanita yaitu yang lebih diutamakan adalah akhlaknya, secantik cantiknya wanita itu adalah yang lembut tutur bahasanya, oleh karena itu kecantikan yang utama bukanlah fisiknya, melainkan hati, pikiran dan prilakunya, itu semua adalah kualitasnya wanita terbaik.



"sayang bangun sayang ayo kita makan" ucap sang suami, Karan membangunkan istrinya dengan suara yang lembut dan kecupan kecupan kecil agar terbangun secara perlahan lahan jadi tidak pusing.


"ehm.. jam berapa ini hubby" ucap sang istri, yang baru membuka kedua matanya.


"jam dua belas siang sayang.. ayo kita makan siang bersama, mau aku gendong" ucap sang suami, entah mengapa dirinya ingin selalu berlaku lembut dan romantis.


"engga usah hubby aku bisa" balas sang istri, Tara senang suaminya seperti ini.


"yaudah aku tunggu di sofa yah" ucap sang suami, yang menunggu di sofa.


"ayo hubby aku sudah siap" ucap sang istri, yang sudah segar setelah cuci wajah


Dan keduanya pun berjalan menuju lobby, setiap karyawan yang melihat pasangan bos nya ini, mata mereka jarang ada yang berkedip, itu mungkin karena istri pemilik perusahaan ini cantik dan ditambah saat tengah hamil muda jadi auranya semakin terlihat jelas di wajah istri bos mereka, tapi saat sang bos memelototi karyawan nya mereka semua langsung menunduk karena hampir semua pekerja disini laki laki semua, adapun wanita namun tidak banyak dan terbatas mungkin jika diangka pekerja laki laki 90% pekerja wanita 10%.


Ada sedikit rasa khawatir karena sang istri yang semakin cantik oleh karena itu Karan takut banyak laki laki yang melirik dan menggoda istrinya, ada perasaan senang bahagia dan beruntung karena bisa menjadi suaminya, dan bersyukur karena hanya dirinya yang memilikinya.


"hallo nyonya apa kabar" ucap Lewis yang kini berada di meja makan bersama.


"hallo.. aku baik bagaimana dengan Jiyaa" ucap Tara yang pertama menanyakan kekasihnya Lewis bukan dirinya dulu.


"Jiyaa baik dan sehat, wah sungguh luar biasa istri boss kita ini yang bertanya siapa dan yang ditanyakan siapa haha"


ucap Lewis, yang tertawa karena dicuekin

__ADS_1


"sudahlah kau ini tidak boleh terlalu baper yah.. ingat nanti penjaganya marah" ucap Ryan yang mengingat reaksi Karan tadi.


"hahahaha.. sudah sudah ayo kita pesan makan, aku sudah lapar dari tadi" ucap Rio, yang merasa temannya lucu lucu.


"haah baiklah aku akan makan dengan banyak untuk menggantikan nutrisi ku yang hilang dua bulan kemarin karena itu"


ucap Lewis, yang dimaksud adalah bos.


"yah kau boleh memesan apa saja karena itu semua gratis, kan ada boss besar kita" ucap Ryan ikut menimpali kata kata Lewis


"sudah sudah ayo kita pesan, pesanlah semau kalian karena boss nya ada disini" ucap Tara, yang ikut bicara karena ingin mengakhiri ejekan teman teman suami.


"wah kaka ipar ternyata jago yah" ucap Lewis diketawain oleh yang lainnya.


Dan mereka semua pun akhirnya makan siang dengan haru karena diawali dengan kehebohan, candaan serta ejekan ejekan kecil semua itu membuat Tara senang karena melihat teman teman sang suami yang hangat dan perduli terhadap Karan.


Semuanya makan dengan lahap, semua hidangan yang disajikan habis, melihat sang suami dan temannya yang humoris terkadang Tara bingung bagaimana bisa teman temannya humoris sedang suami benar benar datar, cuek dan pendiam jika diluar..tapi saat di dalam kamar suaminya ini berubah menjadi sosok yang berbeda, namun apapun itu Tara selalu bersyukur atas segala nikmat dan kebahagiaan yang diberikan oleh suaminya ini, karena tanpa sang suami belum tentu Tara bisa merasa kehidupan sebahagia ini dan seindah ini.


Bercanda bercerita dan tertawa bersama seakan Tara bisa merasakan dunianya di tempat dan di negara sang suami, ini adalah suatu keberuntungan bagi Tara.


"boss kau masih ingatkan" ucap Lewis yang tidak sabar mau dapat hadiah.


"Iyah aku tidak lupa" ucap Karan yang memang tujuan makan siang bersama.


"tidak lupa apa hubby" tanya sang istri, penasaran dengan apa yang dimaksud.


"oohh gitu.. yaudah kasih punya mereka, jangan membuat mereka menunggu" ucap sang istri, yang mengerti maksudnya


"Iyah sebentar aku ambil dulu" ucap Karan, lalu pergi menuju parkiran mobil untuk mengambil jam tangan di mobil.


"ini jam tangan kalian, kalian bisa pilih pilih sendiri manapun yang kalian suka" ucap Karan, saat sampai di meja dirinya langsung mengeluarkan beberapa jam.





"semua harganya sama jadi hanya beda motif dan keluaran tahunnya pilih sendiri mana yang kalian suka aku tidak tahu"


ucap Karan, tak tahu kesukaan temannya.


"wah benar benar keren, tidak sia sia ternyata sesuai ekspektasi diriku" ucap Lewis yang lebih dulu bicara kagum.


"yah kau benar Lewis ini keren, aku akan pakai yang satu dan satunya disimpan" ucap Ryan yang sudah berencana pakai.

__ADS_1


"terimakasih bro jauh jauh kau mau menjaga jam kami, thanks you bro" ucap Rio, senang dan bersyukur dapat gratis.


"yah thanks you brother boss, you are the best boss and husband sister Tara" ucap Lewis yang bersyukur karena istri bosnya lah dirinya bisa mendapatkan jam gratis.


"thanks you boss sudah membeli yang pas dengan seleraku, aku harap semoga aja berlibur kesana lagi dengan istrimu"


ucap Ryan, yang berharap agar dapat lagi.


"yah sama sama semoga kalian suka, dan untuk kesana tahun ini.. itu tergantung pada istriku, tapi untuk periode kedua itu sudah pasti aku dan istriku berlibur lagi"


ucap Karan, yang dimaksud periode dua adalah anak kedua, jika sang istri hamil lagi maka Karan akan mengajak berlibur.


Kenapa harus menunggu sang istri hamil baru mereka akan berlibur berdua, karena saat sang istri hamil itu lebih semangat, selain cantik indah dan seksi plus empuk. itulah yang ada dalam pikiran suaminya.


Setelah selesai segalanya mereka pun berpisah dan kembali ke kantor untuk menyelesaikan pekerjaan mereka agar bisa cepat pulang ke rumah untuk bercerita dengan istri istrinya tentang libur gratis dari perusahaan beberapa hari.


*


"apa maksudnya itu periode kedua hubby" tanya sang istri yang kini dirinya dan sang suami sudah berada di dalam mobilnya.


Bersambung...


.


.


.


.


.


💐💐💐


.


.


.


.


.


Hayoung haseo everyone 🤗

__ADS_1


Stay safe and healthy always 😇


Terimakasih sudah membaca cerita ini JANGAN lupa berikan vote, comen, likeq kalian dan share cerita Author 😊♥️🙏


__ADS_2