Menikahi Wanita Karena Jatuh Cinta

Menikahi Wanita Karena Jatuh Cinta
Chapter 42


__ADS_3

Happy reading everyone 🤗📒💐


"bagaimana istriku bisa tahu kalau aku akan mengajaknya berlibur, bahkan aku saja belum bilang apapun padanya"


ucap Karan yang penasaran dari mana istrinya itu bisa tahu rencananya.


"uhm.. kurasa dari istriku dan istriku tahu dari aku 😁😁, sorry bro keceplosan" ucap Rio dengan cenggirnya tanpa dosa


"kau.. ekhh..benar benar membuat kesalahan yang sangat fatal bagiku, ini semua ternyata bermula dari dirimu"


ucap Karan, dengan menahan kesalnya, jika Rio itu bukan temannya sudah pasti..


"I'm sorry brother, i don't know why it's happen, I'm so sorry about this" ucap Rio yang memang tidak tahu akan seperti ini


"karena kau telah membuat terjadinya masalah, sebagai gantinya kau harus bekerja keras selama aku libur, sampai aku merasa cukup dan puas dengan hasil kerja kalian bertiga 😏😏"


ucap Karan dengan senang hati dirinya akan berlibur ke negara istri tercintanya


"waow waaooow.. tidak harus seperti ini juga kali, aku kan hanya bicara pada istri ku mana ku tahu jika istrimu bisa tahu"


ucap Rio, karena memang tidak tahu itu


"dan aku tidak ingin tahu bagaimana istriku itu tahu, yang aku tahu adalah saat ini juga aku akan bersiap siap untuk pergi menyusul istriku yang sudah pergi selama dua hari dan itu membuatku gila tanpa kehadirannya, apa kamu seperti itu"


ucap Karan yang memang tidak bisa hidup jauh dari istrinya, karena sang istri seperti candu bagi Karan, so cukup sulit.


"I'm not agree with this" ucap Rio yang tidak mau jika harus lembur panjang


"and i don't care about this. are you agree or not i don't care, okay guys see you" ucap Karan dengan senyuman manisnya dirinya pergi meninggalkan Rio sendiri.


"hey brother.. don't forget with my gift, i will waiting for something that" ucap Rio sebelum temannya keluar dari ruangnya.

__ADS_1


***


Di perjalanan menuju pulang Karan merasa begitu senang akhirnya dia bisa menyusul sang istri dengan alasan dirinya tidak bersalah dan tidak tahu jika ini terjadi karena ulah istrinya sendiri.


Sampai di rumah Karan langsung masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri lebih dulu, beberapa menit kemudian Karan sudah keluar dengan senyumnya yang tidak pernah terlihat saat istrinya pergi, padahal baru dua hari tapi Karan merasa sudah sangat lama tidak bertemu


"pak tolong antar saya ke airport sekarang yah, pilotnya sudah menunggu kedatangan saya, oh iya pak tolong kasih tahu kesemua pekerja di rumah ini, saya liburkan selama dua minggu jadi silahkan jika ada yang mau pulang atau tinggal, saya minta tolong jaga rumah ini yah pak, kecuali scurity aja yang jaga bergantian, bilang aja ini adalah bonus yah pak"


ucap Karan, yang tidak pandai menata kata kata, jika senang atau gelisah juga.


"baik pak terimakasih, buat bonusnya.. mari pak saya antar sekarang" ucap pak Suyono yang mengerti suasana tuannya.


Hampir satu jam setengah Karan diantar menuju bandara Soekarno-Hatta, Karan tidak perlu repot membeli tiket, atau menunggu jadwal penerbangan, karena dirinya sudah membeli jet pribadi untuk kepentingan pribadi dan keluarga kecilnya nanti, saat diperjalanan Karan hanya bisa senyum senyum sendiri membayangkan saat sampai disana ia akan berpura pura sebagai suami yang super sibuk, padahal kerjanya malas malasan dan melamun.


Tapi kini rawut wajahnya sudah kembali normal hanya dengan memikirkan sang istri, memeluk dan menciumnya dengan lembut, memikirkan saat dirinya berduaan saja bersama sang istri, sungguh istri idaman yang bisa membuat suami senang dan bahagia lahir batin, oleh karena itu dua hari tidak bertemu serasa dua minggu telah berlalu tanpa kehadiran sang istri adalah sosok wanita yang sempurna bagi Karan, karena hanya istrinya lah yang mampu mencuri dan mengambil alih hati pikiran dan dunianya.



Melalui jam terbang yang cukup panjang dan lama bagi Karan, padahal sama saja, itu semua mungkin karena rasa rindunya yang dalam hingga membuat tidak sabar, ingin segera menemui istrinya itu, yang sudah mengerjai dan membuatnya menjadi seperti laki laki yang tidak punya tanggung jawab saat berbuat kesalahan.


Akhirnya sampailah Karan pada rumah mama mertuanya ini, disini jam sudah menunjukkan pukul sepuluh malam, jika di Indonesia mungkin saat ini baru jam delapan malam, untungnya Karan sudah mengabari kak Daniel terlebih dulu agar dirinya tidak kesasar dan salah alamat, ini adalah pertama kali baginya datang ke rumah mertuanya, rumah ibu dari sang istri, tanpa harus memberitahu sang istri, Karan meminta agar Daniel tidak bilang pada Tara bahwa dirinya datang ke sini.


Tok.. tok.. tok..


"permisi" ucap Karan, pada penjaga gerbang rumah, atau scurity disini


"yes mr.. can i help you" ucap scurity disini dengan ramah dan sopan.


padahal ia sudah tahu dari tuan Daniel jika ada tahu yangd datang sekitar pukul sepuluh malam tolong bantu dia ke dalam karena ia adalah suami dari adiknya Tara.


Lalu Karan pun di bantu ke dalam rumah, oleh scurity tadi, setelah dia perkenalkan diri dan menunjukkan fotonya bersama sang istri, pak scurity langsung membawa nya masuk ke dalam rumah, Karan di sambut oleh keluarga sang istri, sangat ramah dan humoris, pantas saja Tara seperti itu, ternyata turunan dari keluarga.

__ADS_1


"bagaimana perjalanannya nak" ucap mama Sanic, yang saat ini sudah duduk menemani menantunya yang baru datang.


.


.


.


.


.


💐💐💐


.


.


.


.


.


Terimakasih sudah membaca cerita ini semoga suka dengan ceritanya 🤗🙏


Jangan lupa untuk terus mendukung author dan ceritanya klik tombol like 👍 vote comen dan share cerita ini 😊🙏♥️


HAYOUNG HASEO EVERYONE 🤗


Stay safe and healthy always 😇

__ADS_1


Selamat malam selamat beristirahat dear


__ADS_2