Menikahi Wanita Karena Jatuh Cinta

Menikahi Wanita Karena Jatuh Cinta
(Season 2) Chapter 56 Dirahasiakan


__ADS_3

Happy reading everyone stay safe and health


Karan tersenyum "baiklah kak sampai nanti jangan lupa kabari aku jika menemukannya" ucap Karan lalu memeluk kakak iparnya.


Sepuluh menit kemudian Tara bangun karena merasa tidak ada orang yang dipeluknya ia membuka matanya memperjelas penglihatan tidak ada suaminya disini sedetik kemudian..


Tara berteriak karena tidak melihat suaminya yang ia peluk tapi mengapa tidak ada apakah tadi ia bermimpi atau itu hanya halusinasinya


"hubby kamu dimana.. hubby" ucap Tara mencari keberadaan suaminya itu.


Tara mencari sang suami di dapur tidak ada dikamar mandi tidak ada lalu dimanakah dia berada, mungkin di kamar ada anaknya.


"hubby.. sayang kamu dimana sih apakah tadi aku hanya bermimpi atau itu ilustrasi ku saja" ucap Tara mulai menangis lagi.


Kleeek.. bunyi suara pintu dibuka. Karan baru saja masuk ke dalam kamarnya dan ternyata benar istrinya tidak ada di dalam kamar, pasti sedang mencari keberadaan suaminya.


Karan tersenyum melihat sang istri ada di kamar anaknya sambil menangis memeluk anak anaknya dan itu benar "sayang kamu mencari ku hem.. aku ada disini tidak pergi"


ucap sang suami memeluk istrinya dari belakang lalu mencium rambut dan lehernya


Karan tersenyum melihat reaksi sang istri yang tidak suka diciumi di depan anak anak karena itu tidak baik untuk dilihat anaknya.


"hubby apa yang kamu lakukan.. darimana saja kamu kenapa hilang dadakan harusnya kamu tinggalkan pesan agar aku tidak takut" ucap sang istri, entah mengapa sekarang ia lebih cemas khawatir dan takut kehilangan.


"um.. tadi aku keluar sebentar dan aku pikir kamu tidak akan bangun jadi maafkan suami mu ini yang buat cemas dan aku punya satu permintaan sayang kamu mau mengabulkan" ucap sang suami menciumi tubuh istrinya.


"um apa itu.. selama itu baik dan bukan yang aneh aneh mungkin, hubby hentikan ini kita sedang ada di dalam kamar anak anak" ucap sang istri merasa geli karena ulah suaminya.


"baiklah kalau begitu kita pindah ke kamar sekarang yuk, aakhh" teriaknya kecil setelah suaminya menjawabnya.


"kamu yah bughh.. kebiasaan deh bikin orang kaget kenapa tidak permisi dulu hum" ucap sang istri yang merasa sudah lebih baik.


Kini ia tahu bagaimana cara menenangkan istrinya ini dan mengalihkan perhatian juga pikiran istri..yaitu dengan menggodanya.


"hubby kamu tadi darimana" tanya sang istri.


Walaupun suaminya menggoda dan merayu nya namun Tara tetap kokoh pada pendirian yaitu menanyakan hal yang ingin diketahuinya


"em dari luar mencari pak Senoy dan ternyata belum ada sampai sekarang, kenapa kamu kangen aku yah.. kalau gitu kita lanjut yuk" ucap sang suami.


"hum.. lanjut apa" tanya sang istri.

__ADS_1


"lanjut yang ini sayang" balas sang suami.


"tidak mau aku lelah mau tidur" ucap sang istri menolaknya.


"sayang jangan seperti itu dong kamu tidak tahu aku sudah siap seperti ini" ucap sang suami.


"hubby kamu.. aah.." teriak sang istri tidak bisa berbuat apa apa karena suami menarik selimut dan membawa kedalam selimut.


*****


"seharusnya kau tidak menyakitinya tapi apa yang kau lakukan kau mau membunuhnya dasar kurang ajar, jika aku melihat mu lagi akan ku habisi kau dengan tanganku sendiri" ucap Hendry merasa dihianati dengan rekan nya Vickram yang menyusup kamar Tara.


"hey hey memangnya siapa kau kita hanya sepakat menghancurkan Karan tidak lebih dari itu dan aku tidak berjanji tidak melukai keluarganya jadi itu bukan urusan ku" ucap Vickram yang setuju menghancurkan Karan.


"hey brengsek kau menyakiti wanita yang aku cintai jadi jangan harap kau bisa mendekati nya lagi karena aku akan mengawasi mu" ucap Hendry lalu memutus panggilannya.


"Aaakkhh dasar brengsek.. kau hanya perduli pada wanita yang sudah bersuami bodoh dia tidak akan berpaling atau meninggalkannya apa kamu tidak bisa melihat cinta dimata wanita itu sangat besar untuk suami dan anak anaknya dan kau berharap dia tinggalkan itu hanya untuk dirimu dasar Hendry bodoh"


ucap Vickram kesal dan marah sendiri karena mulai saat ini ada banyak yang mengincarnya



"kau dan dia sama sama bodoh bisa bisanya kalian memperebutkan wanita yang sudah bersuami apa tidak ada wanita lain di dunia ini sampai kalian menjadi bodoh seperti ini em aku penasaran apa yang spesial dari dia seperti aku ingin tahu apa yang kalian mau aku akan merebutnya dari kalian dan akan ku jadikan boneka p*muas h*srat ku hahahaha"



"dan kau seperti kamu sangat spesial sampai banyak pria yang mengejar mu dan aku jadi tertarik juga penasaran apa yang kamu miliki em tapi tenang aku tidak akan berbuat kasar kali ini karena suami mu juga bermain halus hahahaha seperti dirimu memang menarik"


ucapnya lagi lalu tersenyum menatap foto Tara wanita yang diinginkan banyak pria.



"em setelah ku lihat dan perhatikan ternyata kamu memang spesial wajah mu cantik bibir mu pasti manis rambut mu indah dan kulit mu halus dan bersih pantas pria diluar sana gila hanya karena memandang foto mu saja bisa membuat g*irah kami kaum pria bangun wow pasti suami mu sangat menikmati dirimu"


ucap Vickram lagi lalu mulai berpikir ingin mendapatkan Tara terlebih dulu setelah itu barulah memanfaatkan untuk balas dendam.



"dan kau.. kau suaminya mulai sekarang kau harus menjaga istri mu dengan baik jika tidak jangan salahkan kami yang sedang lapar" ucap Vickram tersenyum menatap Karan yang akan menderita jika istrinya direbut orang.


"em tapi tenang boy aku akan membuat mu tersakiti secara perlahan pertama aku akan menikmati istri mu lalu m*nyiksanya karena aku sakit hati jadi aku akan membuat mu membayar sakit hatiku dan rasa maluku"

__ADS_1


ucapnya lagi tersenyum senang jika berpikir jernih bisa menyakiti musuh dan membalas dendam yang sudah lebih dari 10 tahun itu.


***


mentari pagi telah bersinar indah dan cerah ditemani secangkir kopi hitam dan anak anaknya karena mamanya belum bangun jadi Karan yang akan merawat putra putrinya memandikan baby Kalin dan membantu putra yang sudah bisa mandi sendiri tanpa dibantu.


"papa mama belum bangun" tanya sang putra saat sarapan pagi hanya bertiga saja.


"mama masih tidur dan biarkan mama tidur lebih lama karena kamu tahu mama harus banyak istirahat jika mama bangun mama pasti akan khawatir lagi sama papa" ucap Karan sedikit berbohong pada putranya.


padahal istrinya kurang tidur karena ulahnya bukan karena yang lainnya sang istri Tara baru bisa tidur nyenyak pada jam tiga pagi hari.


"yah aku mengerti bagaimana luka di leher mama apakah sudah sembuh pah" tanya sang putra yang ingin melihat mamanya.


"sudah lebih baik kamu jangan khawatir karena papa sudah merawat mama dengan tepat sekarang habiskan sarapan mu dan kerjakan tugas mu, belajarlah yang rajin agar kamu bisa seperti papa menjadi laki laki yang mandiri dan dapat membanggakan orang tua"


ucap sang papa lalu bangun mencium rambut kedua pipi dan memeluk anak anaknya.


"Kataj kamu mau membantu papa boy papa butuh bantuan kamu mulai sekarang" tanya sang papa pada putranya.


"apa itu pah" balas sang putra.


"papa lagi ada kesibukan diluar jadi papa akan serahkan mama sama kamu dan om Daniel yang akan menjaga kalian dan papa mau kamu di dekat mama selalu setelah kamu selesai belajar dan usahakan mama agar tidak melamun sendiri buat mama kamu tertawa dan bercanda nanti papa akan kasih hadiah buat kamu oke boy ini dirahasiakan dari mama dan semuanya hanya kita berdua"


ucap sang papa meminta putranya berjanji, karena hanya putranya yang bisa diandalkan.


"em baiklah papa aku berjanji akan membuat mama selalu tertawa dan tersenyum tidak akan membuatnya menangis atau bersedih ini adalah janji seorang pria dirahasiakan oke" balas sang putra setuju dengan ide papanya.


"good boy kalau begitu papa mau ke kamar dulu membawakan sarapan untuk mama dan kamu lanjut sarapan yah" ucap sang papa..


Next episode 57.



*


*


*


*

__ADS_1


*


__ADS_2