
Happy reading everyone 🤗📒🥛
Di dalam kamar Tara langsung mengambil koper yang sedang, Tara langsung membuka lemarinya dan mengambil beberapa bajunya dan baju sang suami, karena mereka berdua akan berlibur ke negara kelahiran sang istri, ada sedikit senang dihatinya karena akan berlibur ke rumah mama Sanic selama satu minggu horee akhirnya bisa liburan juga 😁😁, sekali kali mengerjai sang suami yang terlalu sibuk dengan kantor dan pekerjaan lainnya, sampai tidak ada waktu untuknya selama dua minggu ini.
Diruang tamu Karan benar benar kebingungan karena sang istri akan meninggalkannya, sampai dirinya lupa bahwa disampingnya ada orang lain, Karan hanya fokus mencari cara agar sang istri tidak meninggalkannya dan mencari jalan keluarnya agar tidak ada yang tersakiti, karena dirinya tidak ingat dengan siapa ia dulu pernah berkencan, yang Karan tahu bahwa dirinya tidak akan pernah melakukan apapun pada siapapun karena dirinya pria terhormat pantang baginya menyentuh wanita yang belum menjadi istrinya, apalagi hanya berkencan saja atau berpacaran, itu bisa dirinya pastikan tidak akan pernah terjadi hal sebodoh itu, hanya karena hasrat dan keinginannya yang menggebu gebu, karena bagaimanapun Karan mencintai wanita terutama ibunya jadi itu mustahil.
Seorang pria sejati tidak akan menyentuh wanita sebelum dirinya menjadi suaminya seorang laki-laki yang terhormat pantang menyakiti siapapun itu, karena dirinya pria terhormat yang menjunjung tinggi nilai nilai moral yang ada dalam agama dan hidup, pria sejati dan terhormat tidak akan pernah menyentuh wanita ataupun menyakiti wanita atas dasar apapun itu terutama dengan alasan Cinta, karena tidak ada yang namanya cinta jika untuk merusak hidup seorang wanita, atau menyakiti hatinya dengan alasan Cinta..
Karena yang namanya cinta itu adalah merawatnya dengan sepenuh hati dan menjaganya dengan segenap jiwa raga itulah yang disebut cinta ( bukan nafsu ) karena hasrat yang tinggi menjadi nafsu dan bila diri sendiri tidak bisa menahan maka jatuhlah dirinya pada cinta yang salah disanalah tumbuh pemikiran untuk menyentuh dan menyakiti orang lain tanpa berpikir seperti apa jadinya nanti.
Maka segeralah pergi ke tempat ramai jika dirinya dikuasai oleh nafsu agar kita tidak terjerumus dalam dosa dan hilaf, jika memang tidak bisa menahan diri lebih lama lagi maka segeralah menikah mencari sosok wanita yang mirip seperti sang ibu, begitu juga wanita, menikahlah dengan pria yang memiliki sosok seperti seorang ayah, kelak mereka akan selalu memberikan yang terbaik untuk mu seperti keluarga mu memperlakukan mu.
•
"yes akhirnya yang aku tunggu datang juga, maaf yah hubby kita harus buat drama dulu, biar kamu engga selingkuh"
ucap sang istri, Tara benar benar senang mengerjai sang suami, setelah temannya bilang bahwa suami Stella mungkin akan lembur satu minggu, itu karena suaminya
"sayang kamu mau kemana, tolong jangan tinggalkan aku sendiri disini, aku tidak bisa hidup tanpa dirimu my love"
ucap sang suami, Karan segera memeluk tubuh sang istri yang sedang mengepak baju bajunya, memohon agar tidak pergi.
Dan akhirnya Karan pun menyanyikan sebuah lagu untuk istri tercintanya ini..
( bukan pilihan hatimu - ungu )
jika memang diriku bukanlah menjadi pilihan hatimu, mungkin sudah takdirnya kau dan aku takkan mesti bersatu
harus selalu kau tahu ku mencintamu di sepanjang waktu ku, harus selalu kau tahu semua abadi untuk selamanya, karena ku yakin cinta dalam hatiku hanya milikmu
sampai akhir hidupku, karena ku yakin di setiap hembus nafasku hanya dirimu satu yang selalu ku rindu.. huoaaa huooo..
"apa yang terjadi padanya, aku hanya bergurau tapi dia sampai seperti ini haha, kasihan suamiku 😊, maafkanlah istrimu ini yang terlalu berlebihan, tapi kenapa kamu jadi selebay ini sih hubby"
ucap sang istri di dalam hatinya, ada rasa terharu dan juga kasihan..tapi yah gimana lagi sudah terlanjur buat drama juga.
__ADS_1
Setelah satu lagu sudah ia nyanyikan itu adalah lagu khusus, tapi sang istri masih tetap merapikan pakaiannya, harus apa lagi Karan mengungkapkan isi hatinya ini.
"sayang aku mohon jangan pergi dariku, aku tidak bisa hidup tanpa dirimu" ucap sang suami lagi, Karan benar benar bingung harus apa untuk mencegahnya.
"kamu bisa hidup dengan wanita itu, aku tidak mau anakku melihat ayahnya yang tidak bisa memegang kata katanya" ucap sang istri, padahal Tara sudah menahan tawanya karena tingkah suaminya ini lucu
"kamu bicara apa aku engga ngerti, dan aku juga tidak kenal dia apalagi sampai membuatnya hamil, kamu tahu sendiri kan aku tidak pernah melakukan hal itu"
ucap Karan, dirinya benar benar bingung, kehabisan kata kata dan tidak tahu harus berbuat apalagi agar istrinya ini percaya.
"aku tahu itu, tapi wanita itu punya foto kamu bersamanya, aku tidak tahu apa itu benar atau tidak, dan kamu selesaikan ini dulu, aku akan pergi selama kamu belum bisa mengatasi masalah ini"
ucap sang istri, dengan mudahnya ia berkata sambil menahan tawanya.
Jika saja sang suami melihat ekspresi wajah sang istri pasti dirinya akan tahu bahwa istrinya itu sedang mengerjainya.
"dan kamu mau meninggalkan aku sendiri disini sayang, katamu kamu cinta sama aku, lalu mengapa kamu pergi.. harusnya kamu ada disini bersamaku, menemani aku sampai aku bisa membuktikan bahwa semua itu tidak benar dan salah"
ucap sang suami, Karan sedikit menuntut pada istrinya ini, karena tidak ada pilihan.
"aah.. maaf maaf sayang aku tidak bermaksud seperti ini, aku hanya mau kamu ada disini bersamaku, jangan pernah berpikir untuk meninggalkan aku"
ucap sang suami, Karan tahu kata katanya ini bisa menyakiti hati istrinya.
"apa kamu tahu hubby, ini pertama kalinya kamu berkata seperti itu, dan pertama kali kamu meragukan diriku, apa kamu juga akan mempertanyakan cintaku"
ucap sang istri, akhirnya Tara mengatakan apa yang selama ini ia simpan dalam hati.
"tidak sayang.. aku tidak pernah meragukan cintamu ataupun dirimu, aku hanya ingin kamu ada di samping ku, aku tidak bermaksud seperti itu, sungguh aku minta maaf jika aku menyakiti hatimu, sayang percayalah padaku bahwa aku tidak bersalah, dan tidak melakukan itu"
ucap sang suami, karena merasa bersalah telah membuat istrinya merasa diragukan oleh dirinya, padahal tidak pernah ragu.
Yang awalnya hanya iseng mengerjai sang suami dan kini Tara pun kena batunya karena telah mengerjai suami yang tidak bersalah dan tidak tahu apa-apa, ada sedikit rasa kecewa dihati Tara, karena ulahnya sendiri yang membuatnya menjadi seperti ini, berdebat dengan sang suami, walaupun dengan nada yang rendah tetap saja yang namanya wanita pasti sedih di tambah lagi dirinya tengah berbadan dua, membuatnya semakin sedih karena acara mengerjai menjadi panjang lebar, sepertinya Tara akan pergi beneran karena mendengar kata kata dari sang suami yang membuatnya kecewa.
.
__ADS_1
.
.
.
.
💐💐💐
.
.
.
.
.
Hallo para pembaca yang setia terimakasih sudah membaca cerita ini semoga suka dengan cerita author ini.
Jangan lupa untuk terus mendukung author dan ceritanya klik tombol like 👍 vote comen dan share cerita ini Terimakasih 😊🤗🙏♥️♥️♥️
Hayoung haseo everyone 🤗
Stay safe and healthy always 😇
Selamat menunaikan ibadah puasa 🙏
Tolong bantu like nya dear pembaca jika kalian suka cerita ini, karena satu dukungan dari kalian itu sangat berarti bagi author 😊 Terimakasih
Maaf belum bisa update banyak karena waktunya tidak cukup, sekarang Author harus bersiap siap pergi ke masjid untuk melaksanakan shalat tarawih berjamaah
...Ana Uhibbuka Fillah 😊...
__ADS_1
...Terimakasih ...