
Happy reading everyone stay safe and health
"baiklah aku beri kalian waktu dua balas jam untuk membuktikan perkataan kalian sampai esok sore kalian bisa mencari apapun itu selama itu penting dan bermanfaat juga"
ucap Daniel lalu mengangkat tangannya sebagai tanda rapat baru saja selesai.
"baik bos kami akan bergerak sekarang juga" ucap pimpinan dari para bodyguard.
Lalu semuanya bubar ke formasi semula menyebar membagi tugas masing masing di bidang setiap kemampuannya tersendiri.
Semua mata mata dan agen sedang mencari keberadaan dan informasi tentang dua pria yang bernama Hendry dan Vickram karena kedua orang itu dalam pengawasan Karan.
Entah karena apa sampai keduanya berurusan dengan Karan padahal sebelumnya baik baik saja tidak ada apapun dan tenang tenang saja tapi lama lama satu persatu mengincar istri Karan Tara Craniella adik dari Daniel dan Daniel tidak mengerti mengapa baru saat ini adik dan adik iparnya menjadi incaran diluar.
"kalau seperti ini adik ku pasti tidak aman saat ini dan aku tidak mau mengambil resiko yang lebih besar lagi sebaiknya ku ajak pulang saja adikku saat pekerjaan ini selesai.. yah"
ucap Daniel setelah membaca riwayat Karan sejak smp sampai saat ini ternyata ada yang tidak tertulis di artikel yaitu playboy taruhan.
"haah dia jadi seorang playboy hanya untuk taruhan yang benar saja mengapa aku tidak mencari tahu dari dasarnya lebih dulu sudah seperti ini aku sendiri yang pusing apa adikku mengetahui ini atau belum Aaaghh brengsek"
ucap Daniel, sekarang Daniel merasa serba salah bingung dan dilema karna adik iparnya
***
"hubby bangun apa hari ini kamu tidak kerja" tanya sang istri membangunkan suaminya.
Emm.. "masih ngantuk sayang oh iyah aku lupa hari ini kita bebas ayo pergi shopping lalu sorenya kita pulang aku sudah siapkan pilot dan pesawatnya karena pekerjaan sudah aku handle semua kemarin jadi kita bisa pulang"
ucap sang suami, Karan sengaja mengalihkan semua kerjaan karena datanya di retas.
Walaupun laptopnya di retas dan diketahui beberapa musuhnya Karan tidak gentar atau takut karena ia punya cara tersendiri untuk mengatasi setiap situasi dan keadaan yang buruk dan tidak menguntungkan dirinya itu.
__ADS_1
"haah kamu serius hubby um baiklah aku akan siap siap bersama anak anak juga hubby" tanya sang istri.
"iyah sayang kalau begitu aku mandi dulu selama kamu bersiap siap oke sayang" ucap sang suami segera bangun dan pergi mandi.
Untungnya semalam saat istrinya tertidur Karan sempat bangun dan melanjutkan apa yang direncanakan nya dengan Arhsam yaitu mengenai pertukaran jadwal dan membuat jadwal palsu yang dibuat Arhsam lalu Karan menyerahkan pekerjaannya yang di dubai padanya setiap ada bisnis diluar negeri.
"kamu pintar Arhsam tidak salah aku memilih mu untuk menjadi orang kepercayaan ku dan mereka tidak akan tahu jika yang dilihatnya itu adalah jadwal dan perusahaan yang palsu dan apa aku membuatnya sebanyak itu"
ucap Karan tersenyum memikirkan para musuh nanti akan seperti apa.
"aku memang pintar oleh karena itu aku tidak akan bisa dengan mudah dikalahkan atau di jatuhkan begitu saja dan aku tidak pernah berniat mempermainkan kalian tapi kalian datang lebih dulu dan mengusik keluarga ku"
ucapnya lagi lalu melanjutkan mandinya ia merasa senang karena bisa mengelabui beberapa orang seperti Hendry Vickram dan Karan tidak berniat membohongi iparnya.
"sayang ayo kamu sudah siap" tanya sang mama pada putranya ini.
"sudah mama mengapa kita pergi tiba tiba mah memang pekerjaan papa sudah selesai" ucap putra ingin tahu apa yang terjadi.
Walaupun masih sangat kecil tapi Kataj bisa mengerti apa yang dibicarakan orang dewasa dan bisa memahami apa yang terjadi pada orang disekitarnya, anak itu sangat pintar.
ucap Tara menjelaskan pada putranya mengenai pekerjaan dan travel lalu pulang.
Karena Tara sendiri merasa tidak nyaman berada di negara ini itu sebabnya saat suami bilang shopping dan pulang Tara langsung bersemangat mendengar berita dari suami.
Karan sudah memakai baju biasa agar tidak ketahuan rencananya membawa istri dan anaknya untuk shopping dan jalan jalan saat semua orang lengah barulah Karan bergegas langsung membawa keluarganya ke bandara.
"bagaimana kalian sudah siap untuk jalan jalan dan shopping" tanya Karan pada istrinya dan anaknya, untungnya pakai sudah dikemas dan di masukkan saat malam jadi hotel itu sudah kosong tidak ada satupun yang tersisa
"sudah papa ayo kita berangkat" ucap sang putra tidak sabar ingin melihat dunia luar.
Karena selama dua hari di kurung tidak boleh keluar dari dalam hotel karena kejadian hari itu Kataj dilarang keluar dengan papanya.
__ADS_1
Mereka semua berbelanja di tempat besar membeli setiap barang yang dibutuhkannya dan setelah selesai membeli keperluan baru Tara membelikan oleh oleh untuk Stevie Stella mama dan papa mertuanya juga untuk Nadia dan putranya Natan juga membelikan Jiyaa baju baby dan untuknya juga tidak lupa denagn kakaknya Daniel istrinya dan anaknya.
"sudah semuanya sayang.. dan kamu boy apa masih ada yang kamu butuhkan lagi" tanya Karan pada istri dan anaknya.
Melihat barang barang yang dibawa istri dan anaknya sangat banyak bahkan sudah lebih dari cukup semau bodyguardnya kerepotan membawakan belanjaan nyonya dan tuan muda bayangkan satu bodyguard membawa empat kantong belanjaan belum lagi istrinya yang membelikan setiap anggota keluarga.
Karan membawa empat bodyguard dan ke empat bodyguard sibuk membawa kantong Karan sendiri hanya membawa belanjaan nya hanya satu kantong tas tapi ia membawa tiga belanjaan istrinya juga oh my god dalam hati Karan hanya menggelengkan kepalanya.
yaa ampun istriku kerasukan apa sampai seperti ini padahal aku hanya mengurung dua hari saja jika aku mengurungnya selama satu tahun mungkin satu mall dia akan borong ini semua astaga ucap Karan dalam hati.
Entah apa yang merasuki istrinya ini sampai kesurupan belanja seperti ini sudah ada tiga bodyguard masih kurang juga belum lagi dirinya yang membantu dan menggendong putrinya juga di gendongan depan.
"sayang apa sudah cukup coba kamu lihat aku dan para bodyguard ini juga" ucap sang suami, Karan kasihan pada bodyguardnya.
Satu bodyguard membawa empat kantong besar belanjaan jika ada tiga bodyguard itu berarti sudah ada 12 belas tas kantong besar belanjaan belum lagi dirinya membawa tiga berarti jumlah semua ada 15 belas kantong.
"belum hubby satu lag..ii eh ini belanja aku hubby" ucap sang istri tidak percaya.
"iyah sayang semua ini punya mu aku hanya satu dan lihat dibelakang mu disana" ucap sang suami menunjukkan para bodyguard.
"oh my aku tidak percaya ini sepertinya aku tidak mengambilnya sebanyak itu hubby" tanya sang istri masih tidak percaya.
"yah awalnya aku juga tidak percaya tapi lama lama aku percaya karena mereka tidak beli apapun kecuali memegangi belanja kamu" ucap sang suami mengatakan sejujurnya.
"hum.. maaf habisnya aku melihat barang yang ada disini imut lucu dan keren jadi sayang kalau tidak dibelikan hubby" ucap sang istri dengan wajah polosnya ini.
*
*
*
__ADS_1
*
*