
"Uum.. ada apa hubby" tanya sang istri yang masih memejamkan matanya.
"tidak ada sayang.. ayo tidur lagi" ucap Karan merasa senang bisa berduaan saja.
"em nanti sebelum pergi bangunkan aku dulu yah hubby" pinta Tara karena suaminya akan pergi dinas seharian ini.
"iyah sayang ayo kita lanjut tidurnya" balas Karan lalu mencium kening istrinya.
Pasalnya selama tinggal di jepang setahun ini Karan memperbanyak dan memperluas bisnis serta investasinya pada investor investor dari asia yang belum banyak Karan miliki dan kali ini targetnya adalah jepang korea china dan Thailand yang kemarin sudah Karan lakukan penanaman saham juga investasi lainnya.
Semua itu Karan lakukan karena ia tidak mau keturunannya bekerja pada siapapun saja terkecuali pada pemerintah karena itu adalah pengabdian jadi Karan tidak masalah jika salah satu dari anaknya yang ingin mengabdi.
*****
Naysha tersenyum melihat pesona suaminya yang siaga membereskan koper serta isinya, dengan telaten Vickram memasukkan baju dan keperluan istrinya. seketika wajah Naysha memerah melihat branya di tangan suaminya.
"em yang itu biar aku saja yang rapikan honey kamu lanjut packing yang lainnya saja" ucap Naysha sedikit malu mengatakan nya.
"oh yang lain sudah beres sayang dan kamu harus tahu bahwa aku menyukai pakaian ini sayang, sangat pas dan indah bentuknya" ucap Vickram sangat jujur dengan apa yang ada di pikirkan ini.
"ho..ney.. bisa kita ganti topik pembicaraan ini, em bagaimana dengan wanita cantik yang fotonya masih kamu simpan ini" ucapnya lalu Naysha menunjukkan foto yang di tangannya.
"em oh itu.. itu istrinya Karan yang waktu itu datang ke pernikahan kita dulu aku tertarik dengan istrinya sebelum bertemu kamu" balas Vickram berhenti sejenak lalu melihat ke istrinya dan Vickram tersenyum.
__ADS_1
"syukurlah akhirnya aku bisa merasa lega" ucapnya lagi lalu memperhatikan istrinya.
"haa lega? maksudnya lega dan syukurlah itu apa honey dan juga akhirnya" tanya Naysha meminta penjelasan dari suaminya ini.
"oh syukurlah akhirnya istriku bisa cemburu juga heh, karena selama kita tunangan kamu sangat cuek dan acuh hal itu membuat aku sedikit khawatir apa kamu benar suka aku" ucap Vickram lalu tersenyum senang.
"awalnya sih aku ragu ragu tapi berjalannya seiring waktu perasaan itu mulai ada tumbuh dengan sendirinya, bukan berarti aku tidak memiliki perasaan hanya saja aku tidak tahu cara mengungkapkan dan memperlihatkan perasaan itu" balas Naysha malu malu.
"sungguh benarkah itu waaow aku sangat terkejut dan senang karena akhirnya bisa mengetahui semua itu dan terima kasih karena sudah ada menjaga dan selalu ada I love you Sayang" ucap Vickram tersenyum lalu memeluk istrinya.
" love you too ya walaupun aku cuek Tapi bukan berarti aku tidak punya perasaan hanya saja selama ini aku hanya memendamnya" ucap Naysha memeluk suaminya juga.
dan akhirnya kedua pasangan baru itu bisa mengungkapkan perasaan satu sama lain, lalu Vickram persiapkan semua kebutuhan dirinya dan istrinya, ketika sudah dipersiapkan password untuk tinggal beberapa bulan di luar negeri, Vickram pun sudah siap untuk berlibur.
*****
Sesuai dengan permintaan sang istri Karan pun membangunkan istrinya sebelum ia pergi karena dirinya akan dinas selama 1 hari Karen sebenarnya tidak ingin memberitahu sang istri tentang bisnis investasi dan semua pekerjaannya yang pernah dia kerjakan tapi Karan tahu cepat atau lambat sang istri Tara akan mengetahuinya oleh karena itu Karan memberitahu istri yang terlebih dahulu sebelum teman temannya yang memberitahunya.
awalnya sang istri Tara belum bisa memahami dan menerima semuanya sejenak para menarik nafas lalu berpikir Iya tahu bahwa suaminya seorang penggila kerja dan mau tak mau Tara pun berusaha untuk menerimanya dengan ikhlas sabar dan tabah.
"sayang mungkin nanti malam aku pulang sangat larut Jika kamu sudah ngantuk maka tidur lebih awal Jangan tunggu aku pulang ya" ucap Karan pada istrinya yang membantu memperbaiki dasinya.
"jam berapa kamu tiba di rumah jika aku belum tertidur lelap maka bangunkan aku, hubby apa kamu tidak lelah bekerja dan terus bekerja Kurasa ini sudah cukup hubby" ucap sang istri sebenarnya Tara kasihan melihat suaminya tapi ia tahu bahwa suaminya adalah laki laki kerja keras.
__ADS_1
"mungkin sekitar jam 1 malam jika tidak ada kendala, aku sampai jam 2 atau jam 3 pagi sayang kalau kamu sudah lelah ngantuk maka tidur saja lebih awal jangan dipaksakan" ucap ucap sang suami Karan.
"Baiklah hubby jika sampai jam 11 Kamu belum pulang maka aku akan tidur lebih awal jangan bawakan aku apapun kamu terlalu sering membelikan aku hadiah, apa kamu tidak lihat barang itu sampai satu lemari" ucap sang istri karena suaminya itu sangat berlebihan.
Ya seperti itulah jika punya suami crazy Rich jika dia tahu mungkin dia akan berpikir ulang untuk tapi itu adalah masa lalu seperti sebuah pepatah jika beras sudah menjadi nasi maka tidak akan dapat pulang kembali mau tidak mau dia harus bersabar menghadapi suami.
punya suami Arogan posesif dan cemburuan memang sangat sulit awalnya namun mau tak mau Tara harus menerima dan beradaptasi semua itu demi keutuhan rumah tangganya.
"Baiklah semuanya sudah siap aku berangkat dulu ya sayang Ingat jangan pergi kemana-mana sendirian dan jangan lama-lama di luar kalau tidak kamu tahu jika aku khawatir aku akan" ucap Karan berhenti lalu memberi isyarat pada istrinya.
Tara langsung mengerti dan memahami isyarat dari suaminya itu yang artinya adalah hukuman sekarang tidak mengizinkan istrinya keluar rumah selama 1 minggu dan karena hal itu sampai gini sang istri teras selalu mematuhi setiap perintah suaminya agar tidak ada hukuman kesalahpahaman dan kecurigaan karena Tara telah menjalani semua itu dan membuat dirinya antisipasi dengan hukuman jadi lebih memilih mematuhi setiap perkataan suami.
"Iya hubby aku paham dan mengerti tenang saja Aku tidak akan kemana-mana dan akan selalu bawa Bodyguard kamu hati hati di jalan ingat jangan melirik siapapun cukup lihat aku" ucap sang istri lalu mencium pipi kiri dan kanan suaminya lalu memeluknya.
"Iya sayang rasanya aku tidak ingin melepaskan dirimu di sini dan ingin selalu membawamu tapi aku tidak bisa egois karena aku tidak ingin kamu dilihat oleh pria lain" ucap sang suami lalu Karan pun tertawa.
"dasar orang mesum dari dulu sampai sekarang tidak ada pernah berubah fari mana datangnya pemikiran seperti itu emangnya kau kira aku ini peliharaanmu sampai tidak boleh melihat orang lain aku ini istrimu hubby" ucap sang istri lalu Tara memukul suaminya.
"Iya maaf maaf aku hanya bercanda tapi aku sungguh tidak rela kamu dilihat pria lain kamu milikku dan selamanya akan menjadi istriku" ucap sang suami dan Karan pun memegang tangan istrinya agar tak memukulnya lagi.
"walaupun kamu menyebalkan entah kenapa aku selalu sayang sama kamu apa yang kamu lakukan sampai aku seperti ini hubby" ucap sang istri lalu memeluk suaminya lagi.
Next..
__ADS_1