
Happy reading everyone stay safe & health
"sayang apa kamu yakin bisa melakukannya" tanya sang suami, karena mau seperti apapun Karan akan tetap mengutamakan istrinya dulu
"em.. hubby.. A kuu" ucap sang istri, Tara juga bingung harus bagaimana mengatakannya.
"aku apa.. em kalau masih belum nyaman kamu bilang aja sayang.. aku tidak apa apa" ucap sang suami bertanya pada istrinya
"em aku hanya nervous dan soal itu jangan tanyakan aku saat ini" ucap sang istri, Tara tahu saat suaminya bicara hal yang seperti itu maka suaminya akan hilang fokus nya
"hem baiklah kita akan bahas dirumah yah" ucap sang suami, melihat ekspresi istrinya
Karan pun melanjutkan perjalanannya karena obrolannya selesai sebelum sampai dirumah
Saat setiap orang sedang sibuk dengan diri masing masing namun lain cerita dengan pasangan yang satu ini tengah berbahagia karena kabar kehamilan anak pertama Lewis dan Jiyaa akhirnya momen yang di tunggu tunggu datang menghampiri kedua keluarga.
"sayang aku bahagia banget hari ini..makasih buat semuanya aku sangat bahagia sekali" ucap Lewis saat bersama istrinya
"sama sama sayang.. em menurut kamu anak kita laki laki atau perempuan sayang" tanya Jiyaa pada suaminya yang tampan ini
"em aku sih engga masalah perempuan atau laki laki yang pasti kalau perempuan harus mirip kamu cantik manis dan imuuttt" balas Lewis sambil mencubit pipi sang istri
"auww.. sakit sayang kamu suka banget sih cubit cubit pipi aku em oh iyah kalau nama kamu aja yang kasih namanya yah" ucap Jiyaa tak suka jika sering dicubit suami
"iyah yah aku belum tahu untuk sekarang ini tapi nanti saat sudah tahu jenis kelaminnya baru kita cari nama yang bagus okey" ucap Lewis yang belum memikirkan soal nama
*****
"ayo boy kita main.. kamu mau main apa" ucap Nicolas pada putranya
"em gimana kalau kita main playstation pah" ucap sang putra, Natan jarang sekali main sama papanya yang super super sibuk.
__ADS_1
"okey kalau begitu.. lets go boy" ucap Nicolas lalu menggendong putranya keruang tengah
Setelah berbulan bulan lamanya akhirnya Natan bisa main sama papanya juga walau terkadang merasa kesepian belum lagi teman temannya yang suka meledaknya karna tidak pernah diantar oleh papanya, hanya mamanya seorang diri yang sering antar dan menjemput Natan namun mama selalu bilang papa sibuk.
"lagi pada ngapain nih papa, Natan sayang" ucap Nadia pada suami dan putranya
"eh mama..lagi main game mah seru banget nih mama..mau bergabung sama kita" ucap sang putra mengajak mamanya bergabung
"mama tidak bisa main sayang.. kamu saja sama papa mama ikut mendukung saja yah" ucap Nadia pada putranya karena memang dirinya tidak pandai bermain game apapun
"ah mama tidak seruu pah.. yaudah deh kita lanjut main berdua aja pah" ucap sang putra lalu melanjutkan permainannya dalam game
"hem jadi gitu nih kalau sudah sama papa mama dilupain nih.. em baiklah kalau begitu" ucap Nadia sengaja berkata seperti itu
"iih mama gitu aja kok marah.. aku ini lagi main game sama papa karena mama tidak bisa main game cuma kalau bisa main hum" ucap Natan berharap mamanya mengerti
"mama tidak marah sayang justru karena mama tidak bisa main game jadi mama tidak ingin ganggu quality time father and son" ucap Nadia pada putra tersayangnya ini
"emm.. baiklah mama setuju tapi apapun yang aku mau kalian harus menuruti apapun itu ya" ucap Nadia menyetujui tantangan suaminya
"okey.. gimana kamu setuju tidak Natan sama tantangan papa hem" tanya Nicolas pada putranya, yang sebenarnya punya motif lain
"alright i'm angree with that.. are you ready dad we will start again dad" balas sang putra Natan setuju jika itu menguntungkan dirinya
"baiklah karena semuanya sudah setuju dan siap ayo kita mulai.. one two three.. goo" ucap Nadia memulainya menjadi juri game
Keduanya pun sibuk merebut bola satu sama lain untuk antara anak ataupun suami Nadia tidak berpihak pada siapapun karena ia akan tahu siapa yang lebih unggul antara anak dan suami haha tontonan gratis alhamdulillah pikir Nadia dalam pikirannya saat ini senang.
*****
__ADS_1
"kamu lagi apa hubby" ucap sang istri, Tara bingung melihat suaminya yang keluar lebih dulu lalu menunggunya di depan gerbang.
"aku sedang menunggu wanita cantik lewat apa kamu tahu siapa wanita cantik itu" ucap sang suami pada istrinya
Tara seketika tersipu malu karena ucapan suaminya yang cukup memalukan baginya karena suaminya berkata diluar rumah belum lagi banyak orang di dalam gerbang sudah pasti para security mendengar kata kata yang keluar dari suaminya itu, benar benar Karan.
"aku tidak tahu udah ah aku mau masuk dulu" ucap sang istri, lalu Tara melewati suaminya
"huutsshhh.. mau kemana istriku kamu tidak boleh meninggalkan aku sendiri sayang" ucap sang suami lalu mengangkat istrinya begitu saja di depan banyak security dirumah
"hubby apa yang kamu lakukan.. turuni aku sayang aku malu please turunkan aku yah" ucap sang istri, Tara benar benar tidak tahan menahan betapa malunya dirinya
"tidak sayang kamu tidak boleh banyak bergerak nanti kamu tahu apa yang terjadi" ucap Karan lalu berjalan begitu saja melewati semua orang yang ada di depan rumahnya
"Ternyata bapak Karan sangat mencintai ibu yah, aku baru tahu jhon sekarang" ucap pak security pada temanya dan yang lainnya
"iyah karena kita tahunya pak Karan adalah orang yang tegas dan galak jadi kita tidak tahu kalau ternyata pak bos bisa bucin yah" ucap seorang security yang belum lama disini
"tuh kan gara gara kamu mereka semua jadi membicarakan kita iisshh" ucap sang istri, Tara benar benar malu kesal tapi senang
Melihat sikap sang suami hari ini sangat manis baginya menutupi tubuh istrinya dengan jaznya sendiri lalu mengantar istri dan menunggunya selesai check serta konsultasi benar benar suami idaman bagi setiap wanita.
"kalian pulang cepat katanya mau kesuatu tempat em.. kenapa istrimu Karan" ucap sang mama pada putranya yang membawa istrinya
"iyah nih mah.." ucapnya terhenti "eghh ini mah istriku tadi terpeleset jadi aku gendong" ucap Karan pada mamanya yang bertanya
"yaudah mama disini dulu yah tolong jagain anak anak karena aku mau urus mamanya dulu.. cup terimakasih mah" ucap Karan lalu pergi meninggalkan mamanya diruang tamu
"hubby kamu kenapa sih turuni aku ah jangan buat aku malu deh.. iih kamu mah gitu" ucap sang istri, Tara benar benar terkejut oleh sikap suaminya yang berbeda beda dan aneh aneh
"emm tenang saja sayang semua itu engga gratis ada bayarannya" ucap sang suami lalu membawanya menuju kamarnya dan istri
"what.." ucap Tara kaget mendengarnya ucapan suaminya sendiri, oh my god
__ADS_1
Terimakasih sudah membaca cerita ini semoga suka dan jangan lupa berikan ❤ vote like serta dukungannya untuk karya Author 😊