
Happy reading everyone stay safe and health
"memangnya apa yang mau kamu beritahu kakak hem sampai kamu yakin sekali" ucap sang kakak penasaran.
Padahal Stevie sering mengatakan bahwa apapun yang dikatakan oleh suaminya itu tidaklah benar adanya karena suaminya suka menakuti adiknya dan mengerjai adiknya.
"kali ini aku benar benar serius kak ini berita sangat ekslusif kakak tidak akan menyesal dan akan berterimakasih kasih sama aku" ucap Ica dengan percaya dirinya.
"apa sih dek kamu mau gosip tentang suami kakak lagi hem.." ucap Stevie
Stevie mulai tidak mengerti dengan jalan pikiran adiknya sendiri padahal dia suka punya kakak ipar seperti Farhan tapi kenapa selalu mencari cari kesalahan kakak iparnya.
"kakak sadarlah kak kamu itu sudah di pelet dengan kakak ipar apa kakak tidak bisa membedakan mana cinta sejati dan cinta buatan.. tunggu apa selama ini kakak sadar atau tidak.. apa kakak bahagia menikah dengannya tolong beritahu aku kak"
ucap Ica semakin melantur kemana mana karena dia sangat menyayangi kakaknya.
"apa sih kamu kenapa tiba tiba jadi parno gini sih dek.. kamu sehat kan tidak lagi sakit" ucap sang kakak jadi semakin seru mengerjai adik yang sangat besar keinginan tahuannya.
"iih kakak apa yang ditanyakan apa yang di jawab tidak ada hubungannya kak.. kak kalau kakak tidak bahagia dan tidak mencintainya kakak tinggalkan saja kak Farhan kak"
ucap Ica tidak percaya apakah kakaknya juga mencintai kakak iparnya atau terpaksa.
"dek sebelum kamu semakin melantur kakak akhiri saja pertanyaan kamu yang aneh ini" ucap sang kakak lama lama bosan mengerjai adiknya yang semakin melantur ini.
"apa kakak jelaskan padaku kak aku akan bantu kakak tenang aja kak" ucap Ica antusias ingin mendengarkan kakaknya.
"pertama dengarkan penjelasan kakak lebih dulu dan tidak boleh memotongnya okay" ucap sang kakak
Umm" ucapnya siap mendengarkan kakaknya awalnya dirinya hanya bercanda tapi berganti menjadi lebih penasaran dengan kakaknya.
__ADS_1
"kakak menikah bukan karena apapun dan tidak ada keterpaksaan dalam menikah dan kakak tidak akan meninggalkan suami kakak karena sebentar lagi kami akan memiliki bayi jadi apapun yang suami kakak bilang itu tidak ada hubungan apapun dia hanya bercanda"
ucap sang kakak menjelaskan yang mudah dan simpel saja agar cepat selesai.
"em kakak serius nih tidak ada apa apa tapi mengapa kakak terlihat dingin sekali tidak seperti perempuan yang bucin dengan suami" ucap Ica selalu memperhatikan kakaknya.
Sejak kakaknya menikah dirinya cukup kesepian karena tidak ada teman wanita yang asyik diajak ngobrol selain kakaknya, itulah sebabnya dirinya semakin penasaran dengan kisah kakaknya sendiri padahal banyak film dan cerita romansa lainnya namun ia lebih tertarik dengan cerita pernikahan kakaknya.
"apa sih memang kakak harus mengekspos dan memperlihatkan hubungan kakak dengan suami kakak di tempat umum, kamu hanya tidak melihatnya saja disaat kakak manja"
ucap sang kakak, menyapa adiknya sangat ingin melihatnya bucin pada suaminya.
"dan kamu sudah dapat jawabnya sekarang bantu kakak mempersiapkan piringnya oke" ucapnya lagi meminta bantuan adiknya.
"haah ini kan pekerjaan kakak buat suami jadi kakak harus selesaikan ini sendiri oke dadah kakak selamat menikmati masakannya" ucap Ica lalu pergi meninggalkan kakaknya.
"eh eh dasar pemalas tadi bilangnya mau bantu sekarang diminta bantuan malah pergi adik tidak tahu cara membantu kakaknya" ucap Stevie kesal dengan adiknya.
"sayang kamu baru sampai di rumah tapi kamu sudah siap mau pergi lagi lusa apa tidak bisa diundur dulu aku masih kangen sama kamu kenapa akhir akhir ini kamu jadi sibuk banget sih pah apa kamu tahu aku pergi ke rumah sakit dua hari yang lalu hem"
ucap Nadia komplain pada suaminya yang suka pergi keluar kota atau keluar negeri.
"hah kamu sakit sayang sakit apa sayang kenapa kamu tidak bilang padaku, apa itu serius sayang apa kata dokter sayang" ucap Nicolas benar benar tidak tahu.
"sangat serius sayang dan benar benar serius apa kamu mau meninggalkan aku sendiri" ucap Nadia dengan wajah seriusnya.
"sayang apa penyakitnya serius kamu sakit apa kalau sangat parah kita ke rumah sakit yang terbaik saja agar kamu cepat sembuh" ucap Nicolas berpikir mencari rumah sakit yang terbaik.
"hum akhir akhir ini kamu sangat sibuk dan lupa waktu belum lagi lupa aku dan Natan masa kamu tidak bisa menyadari apa yang berbeda dari diriku sedikit pun sih pah"
__ADS_1
ucap Nadia sedikit kecewa karena suaminya tidak mengenali perubahan bentuk tubuh.
"maafkan aku sayang aku benar benar tidak tahu kalau kamu sakit seserius ini, katakan padaku apa yang kamu rasakan saat ini" ucap Nicolas yang tidak menyadarinya.
"hum kamu sangat keterlaluan ngeselin banget dasar enggak peka tuh lihat sendiri" ucap Nadia lalu pergi meninggalkan suratnya
"sayang jangan marah yah please aku janji akan menemani kamu kemanapun di hari minggu kita bebas pergi kemana sa..ja"
ucap Nicolas terhenti setelah membuka map berwarna coklat yang di dalamnya ada selembar kertas putih bertuliskan positif.
"sayang kenapa kamu tidak bilang kalau ternyata kamu sedang hamil.. sayang aku minta maaf tolong maafkan aku sayang" ucap Nicolas kaget saat membaca isi di dalam surat tertera bahwa istrinya hamil.
"sayang jangan marah yah please kalau begitu aku tidak jadi pergi dan hanya asisten ku saja yang akan menanganinya sayang" ucap Nicolas langsung menyusul istrinya.
"alah modus itu pasti tidak benar benar kan dan hanya sesaat saja karena itu kebiasaan kamu yang sering lupa dengan janji mu" ucap Nadia merasa aneh karena tidak biasanya bicara seperti ini perasaan aneh apa ini.
Nadia sendiri tidak mengerti kenapa dirinya bisa berkata seperti tadi padahal tidak pernah berkata seperti itu apa karena dia hamil tapi hamil anak pertama tidak seperti ini lalu apa ini perasaan apa yang melanda hatinya ini.
"sayang aku benar benar minta maaf karena jangan menghubungi kamu saat disana kamu tahu kan kalau aku berkerja keras untuk kamu dan Natan oleh karena itu aku harus fokus dengan apa yang aku kerjakan ini sayang"
ucap Nicolas merasa ada yang salah atau aneh dengan istrinya karena ini pertama kali sang istri bersikap seperti ini padanya.
"hum aku tahu kalau kamu sibuk cari uang untuk keluarga tapi aku juga ingin punya suami yang bisa diajak ngobrol dan jalan aku tidak butuh banyak terlalu uang yang aku mau kamu selalu ada saat aku ingin dekat"
ucap Nadia merasa aneh pada diri sendiri.
"tapi kamu benar benar sibuk pah sampai anak kita sendiri lebih sering mengobrol dan curhat sama pamannya dan para petugas keamanan karena papanya yang sibuk membuat putra merasa papanya tak perduli"
ucap Nadia, diam diam Nadia merasakan ada sesuatu yang aneh dan berlebihan.
__ADS_1
"sayang aku minta maaf aku tahu aku salah tolong maafkan aku sayang aku berjanji tidak akan mengulanginya lagi i suer sayang" ucap Nicolas kali ini dia tidak hanya ingin berkata tapi akan membuktikannya perkataannya.