Menikahi Wanita Karena Jatuh Cinta

Menikahi Wanita Karena Jatuh Cinta
Chapter 43


__ADS_3

Happy reading everyone 🤗📒💐


"bagaimana perjalanannya nak" ucap mama Sanic, yang saat ini sudah duduk menemani menantunya yang baru datang.


"cukup menyenangkan mah, oh iya mah istriku dimana" ucap Karan bertanya.


"ada di kamar sepertinya sudah tidur nak" ucap mama Sanic


"mah boleh tolong antar aku ke kamarnya, soalnya aku belum tahu dimana" ucap Karan, karena ini baru pertamakali kesini


"ayo ikut mama, oh iya mama penasaran sama kamu, apa pekerjaan kamu banyak sampai istrimu kesini sendirian" ucap mama Sanic, yang tidak tahu apa-apa.


Karena sang putri hanya bilang ke mamanya jika suaminya itu sangat sibuk sehingga tidak bisa ikut bersamanya, dan sang mama pun mengerti jika seseorang sibuk dengan banyak kerjaan sudah pasti istrinya yang merupakan putrinya itu pasti sedih dan kesepian karena sering di tinggalkan tugas oleh suaminya itu.


"hmm.. iyah sebenarnya aku sudah membuat jadwal untuk kami berdua kesini, namun terjadi sesuatu sebelum waktunya tiba, jadi seperti ini deh mah"


ucap Karan, sesingkat mungkin karena takut salah salah kata, dan berbohong.


"oh gitu.. pasti kamu repot dengan pekerjaan tapi boleh mau kasih saran" ucap mama Sanic, yang ingin menasehati


"boleh mah.. aku justru berterima kasih sama mama sudah mau kasih saran" ucap Karan, karena itu baginya penting untuk mengetahui lebih banyak lagi


"kalau kamu mendapati istrimu sedang bad mood, diam aja atau sifat aneh lainnya, tolong kamu jangan bicara apapun yang dapat membuatnya semakin larut dalam kesedihannya, karena putri mama ini anaknya suka memendam perasaan dan masalahnya sendiri aja, apa lagi saat ini Tara sedang hamil, mama hanya khawatir, takut terjadi sesuatu"


ucap mama Sanic, lebih baik menantunya ini tahu sekarang agar tidak ada masalah.


"Iyah mah.. terimakasih buat saran dan nasehatnya, ini sangat berarti bagiku" ucap Karan, yang memang belum tahu ini.


"mama bersyukur dan senang karena kamu yang menjadi pasangannya, jadi mama bisa tenang membiarkan Tara jauh dari mama, karena sekarang sudah ada kamu, suami yang mencintainya"


ucap mama Sanic, dengan hati senang, berjalan menuju kamar putrinya.

__ADS_1


"Terimakasih mama sudah memberi kepercayaan putri mama ke aku dan aku akan berusaha membuatnya bahagia"


ucap Karan, yang mengingat dirinya diizinkan untuk menikahi sang istri.


"ini kamarnya..istirahatlah dengan baik" ucap mama Sanic, setelah sampai di kamar sang putri.


"terimakasih mah, selamat malam selamat beristirahat mah" ucap Karan, setelah mama mertuanya sebelum pergi.


Dan Karan pun langsung membuka pintu kamar istrinya itu.. ternyata terbangun dari tidurnya, mungkin mendengar suara di depan pintu yang membuatnya bangun.



"hubby ini kamu.. kamu datang kesini" ucap sang istri, yang sadar sepenuhnya jika yang dirinya dengan ini adalah suara suaminya yang sangat ia rindukan saat ini


Karena seringnya menghayal sosok pria yang selalu memanjakannya, memeluk dan menciumnya setiap hari, tapi selama dua hari lalu tidak ada sosok pria seperti itu karena dirinya dan sang suami tidak berkomunikasi dengan baik, hingga Tara pun merasa kehilangan sosok pria seperti suaminya ini, tapi malam ini benar nyata.


"iyah sayang aku datang untukmu, aku sungguh sangat merindukanmu, jangan lakukan ini lagi, ini sangat menyiksa ku"


"maafkan aku hubby, aku tidak bermaksud untuk itu, ternyata aku salah hubby" ucap sang istri, yang sudah menyadari bahwa perbuatannya itu salah dan merugikan.


"kamu tidak salah sayang tapi akulah suami yang tidak peka terhadap istrinya, sampai kamu berpikir untuk mengerjai ku dan bodohnya aku terbawa dengan itu"


ucap sang suami, yah ini tidak akan terjadi jika dirinya lebih cepat sedikit.


"mmh.. i miss you hubby, aku menyesal dan aku sangat tersiksa tanpa dirimu.. baby juga tidak bisa jauh dari daddy-nya"


ucap sang istri, menjelaskan bahwa dia dan sang calon bayi tidak bisa berjauhan.


"ooh baby juga kangen, kirain hanya mommy nya aja nih" ucap sang suami, dengan lembut Karan mengelus elus perut istri tercintanya ini.


"iyah hubby, mommy juga kangen banget sama daddy" ucap sang istri, yang meniru suara anak bayi.

__ADS_1


Setelah melepas rindu keduanya pun tertidur dengan pulas, seperti tidak ada masalah dalam hidup jika mereka kembali bersama lagi.


.


.


.


.


.


💐💐💐


.


.


.


.


.


Hayoung haseo everyone 🤗


Stay safe and healthy always 😇


Terimakasih sudah membaca cerita ini


Jangan lupa untuk terus mendukung author dan ceritanya klik tombol like 👍 vote comen dan share cerita ini 😊🙏

__ADS_1


__ADS_2