Menikahi Wanita Karena Jatuh Cinta

Menikahi Wanita Karena Jatuh Cinta
(Season 2) Chapter 13 extra part


__ADS_3

Happy reading everyone stay safe and health


"pah tapi aku bingung deh apa maksud pak dokter tadi bilang bahwa harus istirahat cukup, memang selama ini mama olahraga apa dan dimana kok aku engga tahu" ucap sang putra dengan polosnya bertanya tanya


"nah jawab tuh pertanyaan anakmu yang bingung dengan perkataan dokter hihi" ucap sang istri, senang melihat ekspresi suaminya yang kebingungan harus menjawab apa atas pertanyaan sang putra yang masih terlalu dini.


"em mama sering bantu pijat papa setelah selesai olahraga dan karena kamu sudah tidur jadi kamu tidak tahu deh" ucap sang papa Karan, untung masih bisa ngeles


"oh seperti itu kalau begitu papa bisa minta bantuan aku aja karena kata bapak dokter mama harus istirahat yang cukup pah" ucap sang putra yang tidak tahu kebenarannya


"baiklah papa akan minta bantuan kamu nanti sekarang ayo kita makan papa sudah lapar" ucapnya pada sang putra


"okey papa ayo mama juga ingat kata bapak dokter tadi mama tidak boleh makan makan yang dilarang tadi seperti shusi dan lainnya ingat mah nanti adikku tidak mirip sepertiku" ucap sang putra, Kataj mendengarkan setiap perkataan sang dokter dengan baik ia paham


"hem baiklah mama akan berusaha agar tidak memakannya kalau begitu sayang kamu harus mengingatkan mama dan jaga mama" ucap sang mama, semoga anaknya mengerti


"okey mama mulai sekarang aku akan jagain mama selalu em tapi aku boleh tidur sama mama sampai mama lahiran bolehkah" ucap sang putra, karena merasa harus selalu ada


"em boleh dong iyah kan papa?.. Kataj bisa tidur bersama mama dan papa kita bertiga karena kasurnya juga besar jadi boleh sayang" ucap sang istri Tara sambil tersenyum


Di dalam hati Tara merasa senang karena sang putra sangat mirip dengannya baik dan manis tidak seperti papanya melakukan sesuatu tapi ada keinginan tertentu walaupun tulus tetap saja seperti setengah setengah.


Mendengarkan percakapan istri dan putranya Karan mau tidak mau ia harus setuju dengan ide putranya itu yah itung itung libur untuk sang istri selama dua bulanan karena kondisi fisik tidak baik untuk janin serta kesehatan jadi Karan akan memberikan jeda untuk tidak menyentuh sang istri sementara waktu saja.

__ADS_1


Beberapa jam kemudian Tara benar benar sangat di perhatikan oleh putranya ia selalu diingatkan tidak boleh makan makanan sembarangan apalagi saat tadi makan siang ia hanya memakan sayuran ikan matang dan ayam goreng matang tidak ada makanan ciri khas luar negeri ataupun makanan eropa hihi.


"sayang mama boleh makan itu" tanya Tara pada putranya yang selalu menemani dirinya


"tidak boleh mama promise with me" ucap sang putra selalu melarang mamanya ketika melihat iklan makanan di televisi


Saat ini Tara dan anaknya sedang menikmati tontonan televisi karena sang putra sudah berjanji maka Kataj pun segera mengambil beberapa barang barangnya lalu di pindahkan ke kamar mama papanya setelah selesai makan siang bersama dan saat ini sang papa tengah berada diruang kerjanya karena ada berapa dokumen yang harus di cek sebelum esok akan dibawa ke kantornya semua itu ia lakukan untuk masa depan keluarganya agar hidup anak istrinya berkecukupan tapi Karan juga tidak lupa memberikan waktunya untuk keluarga dengan cara liburan setiap bulannya.


*****


"papa kapan kita main kerumah paman aku tidak sabar ingin liburan ke indonesia ingin bertemu Kataj dan melihat adiknya" ucap Natan tidak sabar menunggu waktu sebulan


"sabar sayang nanti setelah pekerjaan papa selesai disini baru kita kembali ke indonesia" ucap sang mama Nadia, sebenarnya ia pun sangat merindukan kaka angkat itu


"hem berarti masih setengah tahun lagi pah" ucap sang putra merasa sedih karena waktu libur sekolah akan selesai jika menunggunya


"jangan khawatir sayang kamu bisa datang ke indonesia kapan pun kamu mau tapi papa tidak bisa ikut jadi hanya mama yang akan menemani kamu kapan kamu masuk sekolah" tanya sang papa pada putranya itu


"em baiklah aku satu minggu lagi masuk pah" ucap sang putra dengan senangnya


"kalau begitu kamu bisa pergi besok hari senin sekarang istirahat sudah malam nak" ucap Nicolas dengan lembutnya


"siap pah.. terimakasih papa cup" ucapnya lalu pergi ke kamarnya setelah mencium papa

__ADS_1


"dia sangat senang sekali saat kamu memberi izin kamu memang hebat pah" ucap sang istri Nadia lalu memberikan ciuman di pipi suami


"hem jangan memulainya mah nanti kamu menyesalinya, em sayang kapan kamu akan lepas dari program kontrasepsi kasihan Natan akan kesepian karena belum memberinya" ucap sang suami, sebenarnya ia tidak sabar


"nanti pah setelah Natan lulus sd baru aku akan melepas kontrasepsinya dan sekarang kamu sangat sibuk sama kerjaan kesana sini" ucap sang istri, karena Nadia memikirkannya


"hem kamu benar aku belum bisa menemani keseharian mu dan aku terlalu sibuk berbisnis aku harap kamu tidak marah sama aku" ucap sang suami, ada benarnya apa yang dikatakan oleh istrinya karena pekerjaan sering kali ia hampir menghabiskan waktu dengan bekerja


"kalau begitu sekarang kamu juga harus tidur dan perlu kamu ketahui bahwa aku tidak akan marah karena kamu berjuang untuk kita" ucap sang istri dengan tersenyum manis


"em seperti itu tapi aku belum mengantuk nih dan gimana kalau kita olahraga dulu sebelum tidur sayang, itung itung itu perhargaan hehe" ucap sang suami, belum dapat jawabannya tapi Nicolas langsung mengangkat istrinya


"papa bisa tidak kamu jangan langsung angkat angkat aja kan aku jadi kaget" ucap sang istri lalu memukul bahu suaminya


"kelamaan sayang nanti keburu ada yang bangun dan mengganggu kita lagi deh" ucap Nicolas khawatir karena kejadian waktu itu


"yah tapi kan setidaknya angkat aku perlahan gitu seperti di film film pah" ucap sang istri


Setelah mendengarkan celotehan sang istri Nicolas pun langsung mempraktekkan nya di tempat tidur ia menurunkan istrinya secara perlahan lahan mencium bibir Nadia lalu mengelus elus kulit punggungnya yang halus dan membantu tidur perlahan lahan sambil Nicolas membuka bajunya disaat berciuman.


Tok.. tok.. tok


"yah si pengganggu datang lagi sayang" ucap sang suami merasa lemes dan sedih karena gagal lagi dan lagi itu semua karena putranya

__ADS_1


__ADS_2