
Happy reading everyone stay safe and health
"wah ternyata yang dikatakan si gondrong benar, kamu sangat mengagumkan sayang" ucap Redja memegang tangan Tara ketika ia sudah dekat dengan mantan pacarnya ini
"apa yang kau lakukan lepaskan tangan ku" ucap Tara mencoba melepaskan genggam
"Kenapa bukankah kita pernah lebih dekat dari ini, sudahlah tidak perlu malu malu" ucap Redja menggenggam kedua tangan mantan nya
"apa maksud mu..lepaskan aku apa kamu gila aku sudah punya suami tolong pergilah dari hidupku, lupakan semua yang pernah ada" ucap Tara mencoba melepaskan tangannya
"haahk tidak semudah itu sayang jika aku bisa maka sudah lama aku melupakan mu, dan sekarang aku bisa membawa mu pergi ayo" ucap Redja menarik mantan nya keluar
"lepaskan aku tolong lepaskan aku, apa kamu tidak lihat aku sedang hamil besar tolong lepaskan aku, aku tidak ingin terjadi apa apa dengan bayiku lepaskan aku Ja tolong" ucap Tara panjang lebar namun tidak di dengarkan
__ADS_1
"aku tidak perduli kamu hamil atau tidak yang aku mau kamu harus hidup bersamaku karena tidak ada yang boleh memiliki mu selain aku" ucap Redja dengan arogannya berkata kata
"tolong lepaskan aku Ja ku mohon aku sudah memiliki keluarga ku mohon mengertilah kau yang pergi meninggalkan aku sendiri dan aku memutuskan melupakan semua masa lalu yang pernah ada, aku mohon lupakan semua itu aku sudah bahagia dengan keluarga ku"
ucap Tara dengan air mata yang mulai menetes
"tidak semudah itu aku sudah berusaha untuk melupakan mu tapi apa, aku benar benar tidak bisa melupakannya dengan mudah oleh itu aku memutuskan untuk mencari mu dan aku tidak perduli jika kamu sudah berkeluarga tinggalkan suami mu hiduplah bersamaku"
ucap Redja semakin arogannya ia pada Tara
"maafkan aku.. aku sungguhtidak bisa mengikuti permintaan mu itu.. ayo ikut aku" ucap Redja mengangkat Tara membawanya keluar secepat mungkin sebelum ketahuan
"tolong siapapun tolong aku.. lepaskan aku Ja tolong lepaskan aku, hubby tolong aku..hubby" ucapnya berteriak meminta tolong
__ADS_1
Sambil berteriak dan meronta ronta Tara terus memanggil suaminya dan meminta bantuan agar ada yang melihatnya namun tidak satupun petugas atau security yang mendengarkannya atau melihatnya karena semua keamanan sudah diberikan obat bius.
"Ja lepaskan aku Ja tolong lepaskan aku.. aku mohon jangan paksa aku, aku sudah tidak mencintai mu lagi..ku mohon mengertilah" ucap Tara dengan lemahnya meminta dilepas
Saat para penjahat itu sedang sibuk dengan rumah yang cukup besar dan memiliki banyak benda benda berharga dan cukup mahal harganya mereka pun tidak mau menyia nyiakan kesempatan yang ada dan mereka pun berpikir untuk membawa pulang barang barang yang mereka tahu harganya itu mahal.
"hey lepaskan istriku.. jangan harap kau bisa membawanya tanpa sepengetahuan ku kalau kau laki laki mari kita selesaikan dengan jantan satu lawan satu itupun jika kau berani"
ucap Karan setibanya ia langsung mencari keberadaan sang istri takut terjadi sesuatu yang nantinya akan membuatnya menyesal
"haahk.. aku terima tantangan mu, baiklah sayang kamu akan lihat orang yang merebut kamu dari aku akan ku buat dia tak berdaya" ucap Redja dengan sombongnya menantang
"jangan sombong dengan perkataan mu itu mari kita buktikan siapa yang lebih pantas untuk menjadi suaminya aku atau kau yang tidak memiliki rasa malu.. sini kau" ucap Karan dengan sengaja memancing lawannya
__ADS_1
Merasa di rendah kan Redja pun menaruh Tara di sofa lalu ia mulai pemanasan dengan gayanya yang sega dan angkuhnya berlaga seolah oleh ia adalah petinju yang profesional
BERSAMBUNG... TERIMAKASIH ATAS KUNJUNGANNYA JANGAN LUPA UNTUK TERUS DUKUNG AUTHOR DENGAN CARA KLIK TOMBOL LIKE DAN COMEN 😊💝💐