Menikahi Wanita Karena Jatuh Cinta

Menikahi Wanita Karena Jatuh Cinta
(Season 2) Chapter 9


__ADS_3

Happy reading everyone stay safe and healthy


WARNING obrolan dan adegan ini untuk 18+ harapan bijak dalam memilih bacaan dan tolong skip jika kalian tidak bisa melanjutkan 🙏


Melepaskan pelukan dan melihat wajah sang istri mengusap air matanya, lalu ia menciumi wajahnya tepat dimana air matanya menetes tadi lalu turun ke dahinya setelah mencium keningnya juga dan terakhir adalah bibir sang istri, ********** dengan penuh perasaan secara perlahan Karan menciumi wajah dan leher jenjang istrinya karena Tara merindukan suaminya jadi apapun yang dilakukannya Tara bisa menerima dengan senang hati menikmati.


"hubby.. " ucap sang istri memanggil suaminya


Saat dirasa geli karena suaminya memainkan pusarnya Tara akan memanggil manggil suami dan ada hal yang Tara lupakan sejak tadi pagi hingga lewat larut malam dan yang ia lupakan adalah hal besar yang akan mempengaruhinya..


"katakan apa aku harus berhenti" ucap sang suami


"em.. ti..da..k" ucap sang istri terbata bata


"bagus sayang kamu memang pengertian" ucap sang suami, ia pun terus mencumbui istrinya


Semakin terbawa suasana pasangan yang baru berbaikan ini tidak menunggu waktu lama Karan pun segera melucuti dan mencumbui Tara dengan penuh cinta serta perasaan yang dalam, membuka pakaian sang istri perlahan lahan lalu melucuti pakaian sendiri, seperti pengantin baru saja Tara ini karena merasa malu malu melihat tubuh suaminya itu yang gagah dan tampan ia tersipu dan memalingkan wajah ke samping tidak ingin melihat suaminya


"kenapa kamu memalingkan wajah sayang, apa kamu tidak ingin aku berhenti melakukannya" ucap Karan, berkata tapi tidak menyetujuinya


"ti.. tidak aku hanya merasa malu" ucapnya namun tetap memalingkan penglihatannya


"hey sayang lihat aku..lihat diriku saat kita bersama, aku tahu kamu merasa canggung karena kita tidak melakukan ini beberapa hari" ucap sang suami, menyentuh wajah sang istri


Mengarahkan wajah istrinya pada pandangan membimbing tangan Tara pada tubuh suaminya yang cukup bagus untuk dilihat, Tara sempat menolak keinginan suaminya namum bibir dan tangan suaminya tidak bisa berhenti walaupun ia berkata akan berhenti dan Tara yang sudah tahu akan hal ini ia pun tidak bisa membiarkan suaminya menderita karena menahan dirinya..


"em.. kita baru bicara lalu kamu langsung menyentuhku bagaimana bisa aku menolak mu sementara kamu sudah di penuhi gairah nafsu" ucapnya jujur tanpa ada yang di tutup tutupi


"mungkin karena kamu sangat lama mendiami aku dan dia sampai kami bersemangat untuk menyentuh mu lebih dalam dan panas" ucapnya memberikan isyarat matanya kebawah


"apa..dia siapa?.. ucap Tara penuh dengan tanda tanya siapa dan apa yang dimaksud suaminya

__ADS_1


"hem.. akan ku beritahu dia.. dia juga sangat rindu dengan pasangannya" ucap sang suami dengan cepat memindahkan tangan istrinya


"hubby.. apa yang kamu lakukan, itu menjijikkan dan menggelikan.. iihh" ucap sang istri segera menarik tangannya setelah menyentuh sesuatu


Sudah hampir dua tahun menikah namun Tara tidak pernah melihat suami secara keseluruhan dan ini pertama kalinya Tara melihatnya serta menyentuh milik suaminya, itupun suaminya yang membawa tangannya lalu mengarahkan nya pada miliknya bukan hanya pada tubuhnya.


"hem.. padahal kamu menikmatinya selama ini tapi mengapa kamu tidak pernah melihatnya, apa kamu tidak menyukainya melihat reaksimu" ucap suaminya merasa bahwa istrinya tak suka


"em.. bukan aku tidak suka hanya saja ini terasa aneh dan karena aku tidak ingin melihat apalagi sampai menyentuhnya itu menggelikan hubby" ucap sang istri memegang wajah suaminya


Karena takut suaminya berpikir yang tidak tidak tentang dirinya, Tara pun segera menyentuh dan menatap wajah sang suami menjelaskan bahwa hal ini adalah pertama kalinya baginya jadi Tara pun reflek dengan perasaannya yang tidak mudah menyentuh sesuatu yang tidak bisa atau tidak ingin ia pegang oleh karena itu butuh waktu menyesuaikan dan menerimanya.


"kamu akan belajar dari sekarang dan kamu akan terbiasa dengan kami hum.. cup" ucapnya memberikan ciuman lagi dan lagi


"hubby.. haa haa" seperti biasanya Tara tidak bisa menahan untuk tidak bersuara tapi gagal


Karena suaminya yang tak bisa diam saja dan terlalu bersemangat seperti pasangan baru saja saat mereka baru menjadi suami istri itulah yang dirasakan Tara, ternyata hampir selama satu minggu ia mendiamkan suaminya yang pencemburu ini bisa meledak ledakan diri serta semangatnya saat menujukkan perasaan rindu bukan hanya padanya dirinya saja tapi juga itu.


Satu jam kemudian akhirnya sang istri Tara menyerah dan menolak sang suami dengan halus karena ia sudah cukup lelah dan ia juga capek karena siang tadi ada pemotretan lalu malam harinya melakukan hubungan intim.


"hubby aku.. mengantuk" ucap sang istri, karena sudah lebih dari sejam Tara di jemah suaminya


"hem..baiklah aku turun aku tidak ingin istriku capek dan lelah, tidurlah aku mau memelukmu" ucap sang suami


hah bicara apa kamu hubby padahal kamu sudah membuat aku capek dan lelah karena kamu terlalu bersemangat sampai aku merasa seluruh energi ku diserap olehmu bisa bisanya kamu berkata seperti itu hem dasar tidak peka tentu saja aku capek dan lelah karena kamu menjamahku habis habisan ucapnya dalam hati


Karena tidak mampu menjawab langsung Tara pun hanya bisa bicara di dalam hati lalu ia pun mengangguk kan kepalanya sebagai jawaban atas pertanyaan suaminya, Tara memejamkan matanya setelah sang suami turun dari atasnya


***


Di pagi hari yang cerah ini terasa lebih indah karena melihat sang istri tertidur dengan pulas mungkin Karan benar benar membuatnya lelah sampai jam tujuh pagi Tara belum juga bangun

__ADS_1


Setelah pergulatan panas dan intim Tara benar benar tertidur nyenyak mungkin karena capek namun Tara sempat bangun dan membersihkan diri terlebih dulu untuk menunaikan ibadah sholat sunnah lalu berdoa meminta kedamaian kebahagiaan, kesehatan dan keharmonisan di dalam menjalani kehidupan rumah tangganya.


Karena sang istri masih tertidur Karan pun berpikir untuk membuatkan sarapan untuknya dan sang istri namun sebelum itu Karan memandikan anaknya dulu lalu memberinya makan dan susu formula karena Kataj harus terbiasa dengan susu barunya yah tentu saja Karan sudah memikirkan rencana untuk menambah anak lagi dan memberikan adik untuk Kataj agar ada teman untuk bermain kan.


Selesai dengan anaknya Karan memberikan baby Kataj pada baby siter untuk menjaganya selama Karan dan istrinya belum sempat memegang baby Kataj, lalu Karan melanjutkan masakan yang dia buat spesial untuk sang istri.


Dan semua masakan untuk sarapan pun selesai Karan pun segera membawanya keatas menuju kamarnya dan sang istri, sesampainya di kamar ternyata istrinya masih terjaga dalam tidurnya.



"hem..bagaimana bisa aku punya istri secantik dan se menggemaskan ini, rasanya aku mau" ucap Karan, melihat pose tidur istri seperti itu



...Happy friday everyone 🙏💐...


*


*


*


*


*


BERSAMBUNG......


Jangan lupa berikan tombol like vote dan komentarnya, karena satu dukungan kalian sangat berarti bagi author 😊💐 Terimakasih


Hayoung haseo everyone stay safe and healthy always dear pembaca setia 🤗😊💝🍎☕

__ADS_1


__ADS_2