
Happy reading everyone 🤗📒🥛
"euhm.. bukan mah, yah kali ini lebih dari indah.. karena sebentar lagi mama akan menjadi seorang nenek dari Indonesia"
ucap Tara, karena mamanya sudah menjadi nenek dari tempat kelahirannya
"kamu lagi hamil sayang.. wah selamat sayang mama senang sekali, sebentar lagi mama punya cucu dari Indonesia jadi engga sabar mama mau kesana sayang"
ucap sang mama, yang memang ingin menemui putri kesayangannya ini
"tapi sayang..emm berapa usia kehamilan kamu, mama hanya khawatir aja" ucap mama lagi, yang sudah berpikir kesana
"mama.. apa mama meragukan ku" ucap Tara, yang paham perkataan sang mama
"sayang.. bukan mama meragukan mu mama hanya butuh kepastian bahwa menantu mama adalah laki laki baik"
ucap sang mama, bukan karena mama Sanic ragu akan sang putri, tapi yang namanya laki laki jika sudah merayuu..
"aku mengerti mah.. usia kehamilan aku baru dua minggu, jadi kata dokter itu normal karena kami sama sama dalam masa subur, karena kami jaga kesehatan"
ucap Tara, memberi penjelasan pada sang mama agar tidak salah paham
"syukurlah.. mama senang mendengarnya menantu mama sangat hebat, dia bisa melamar kamu dengan berani, padahal kalian tidak saling mengenal..hebat yah"
ucap mama Sanic, dengan bangga bisa menikahi putrinya yang super pemilih ini.
"iishh mama.. apa sih bawa bawa menantu, itu karena aku yang malas pacaran, lagian ujung ujungnya ditinggal"
ucap Tara, dirinya menceritakan semua kejadian beberapa bulan lalu, karena ibu adalah tempat bercerita dan berbagi.
"Ooh malas pacaran.. kirain" ucap sang mama yang sekarang hobi menjaili putrinya, karena sejak menikah jadi lupa
"kirain apa sih mah.. jangan engga engga deh, mama kaya engga kenal aku aja" ucap sang putri, Tara sebenarnya waktu itu hanya penasaran sama suaminya, eh ternyata malah jadi suka benaran deh
"euhm.. iyah sih dulu mama kenal banget sama putri mama, tapi sekarang..kok sepertinya mama lupa, seperti apa yah" ucap mama Sanic, kali ini semakin gemas melihat putrinya yang kembali manjanya
"aah mama.. udah ah jangan godain godain aku terus, nanti malas nih ngobrol sama mama.. abis mama suka gitu"
ucap Tara, yang sedari tadi sudah menahan kesalnya karena takut kelihatan merah wajahnya karena ulah sang mama
" huwahahaha.. kamu lucu sayang padahal mama hanya bicara tapi kenapa wajah kamu merona gitu sih hahaha"
ucap sang mama, yang puas melihat ekspresi wajah sang putri 😁🤣🤣🤣
"mamaaa.. udah dong jangan godain aku terus iih,, kakak mama nih godain aku" ucap Tara, yang berteriak memanggil sang kakak, biasanya setiap ada yang menggoda Tara langsung mengadukan
__ADS_1
"mama.. mama ngapain adik aku sih.. kok kurang merah tuh mah wajahnya.. up's whahahaha" ucap sang kakak, Daniel malah membantu sang mama untuk menjaili adiknya itu yang semakin merah
"yaampun ini benaran kak Daniel yang selalu belaian aku tuh..yaudah aku tutup deh video call nya" ucap Tara, yang mengejek mama dan kakaknya dengan mengancam akan menutup panggilannya
"hahahaha.. lihat mah putri mama ngambek tuh, whahaha.. lucunya" ucap Daniel, merasa senang melihat adiknya.
"haii my lovely.. gimana kabarnya, kok baru kasih kabar sih.. udah kangen nih" ucap Dhista kaka ipar Tara, yang baru datang dan ikut bergabung bersama
"Alhamdulillah sehat..ka Dhista apa kabar, iyah maaf baru bisa kasih kabar aku ka" ucap Tara pada Kaka iparnya ini.
"aunty engga kangen sama aku.. aunty kesini main sama uncle, aunty udah lama kita enggak ketemu.. kesini aunty" ucap keponakan Tara yang bernama Ruchika ini
"ehm Chika.. aunty juga kangen sama kamu, nanti aunty kesana sama uncle tapi engga bisa cepat karena lagi repot disini"
ucap Tara pada keponakannya itu, dalam hati Tara berkata semoga baby nya girl.
"Chika sama papa dulu yah mama mau ngobrol sama aunty sebentar yah" ucap Dhista, memberi putrinya pada suaminya
"baiklah mama.. aunty 😙" ucap Chika pada mama dan mencium aunty nya.
"Tara kamu gimana disana.. kita semua disini baik baik aja, tumben kamu engga bisa kasih kabar, biasanya sesibuk apapun kamu.. pasti bisa kasih kabar.. ada apa"
ucap Dhista pada adik iparnya ini, yang dulu sering curhat sebelum ia menikah
"aku baik ka.. disini teman-teman aku baik semua, dan suami aku juga baik. memang beberapa minggu lalu kami sedikit ada kesalahpahaman tapi semua udah beres"
"syukurlah kalau begitu, kalo ada apa apa jangan lupa cerita sama kaka, biar kaka kasih kamu jurus penakluk hati pria haha"
ucap Dhista, yang ternyata sama dengan yang lainnya ujung ujungnya tertawa
"yeey.. ka Dhista bukannya kasih nasehat malah mau di kasih jurus penakluk lagi, whahaha..tanpa itu pun suami aku udah nempel ka, engga mau jauh dari aku, pokoknya ka Dhista pasti ngerti deh"
ucap Tara, yang ternyata bisa ikut tertawa juga, mengingat dari tadi ia di tertawakan
"Ooohh.. kirain butuh haha, tapi beneran kalo kamu mau kaka kasih gratis haha" ucap Dhista yang berniat memberi saran
"haha.. terimakasih, tapi beneran engga perlu kamu Dhista nanti aku yang repot doubel lagi, karena aku lagi hamil so simple aja lah ka, biar mood aku bagus"
ucap Tara, yang mengingat suaminya
"ouhh.. yaudah kalo, jaga kesehatan jaga stamina tubuh karena wanita hamil muda tidak boleh sembarang makan makanan dan harus batasi aktivitasnya termasuk.."
ucap Dhista, yang ingin mengatakan kesana tapi takut banyak yang dengar
"takut.. aku kewalahan gitu ka" ucap Tara yang memang mengerti, karena perbincangan antara wanita yang sudah menikah pasti tidak jauh kesana tujuan dan pikirannya benar benar beda dengan yang masih lajang atau belum menikah
__ADS_1
"hahahaha.. pintar kamu, sudah pengalaman yah non.. whahaha" ucap Dhista lagi, hari ini puas dan senang karena rasa penasarannya terjawab juga.
"ada apa ini.. sepertinya seru sekali, sampai mama penasaran huuhm" ucap mama Sanic yang baru datang, karena tadi di tinggal sebentar ke belakang
"ini nih ma Tara belum bisa kesini secepat mungkin, harus inilah itulah" ucap Dhista yang mengalihkan obrolannya
"iyah mah aku belum bisa main kesana cepat cepat karena kami harus mengurus beberapa hal dan suami Tara hanya seorang diri mengerjakan semuanya"
ucap Tara, yang ikut mengalihkan juga, tapi mengenai kesibukan itu benar adanya
"yaah masih lama dong, nanti keburu gendut tuh perut dan enggak jadi kesini" ucap mama Sanic, yang mengelus perutnya namun matanya ke arah Tara
"iishh.. mama yaahhh, sekarang ada hobi baru yah mah huhm" ucap Tara, benar benar merasa mamanya ini menemukan hobi barunya yaitu mengejek putrinya..
***
Halo dear pembaca setia semoga sehat.. Author mau kasih tahu ada judul baru nih mau tahu seperti apa ceritanya?.. mauu..
Judulnya [ Cinta di 2 Dunia ] ayook kita ramaikan kisahnya agar semakin seruu..
Di awal alur cerita ( Cinta di 2 Dunia )
Akhirnya setelah berjalan lama dan cukup jauh sampailah mereka berdua di rumah Edgar, pria yang menawarinya untuk menginap, entah mengapa Bella menerima tawaran dari orang yang tidak dia kenal sama sekali, Bella hanya mengikuti apa kata hatinya, hingga logikanya pun kalah dengan hatinya.
"ibu aku pulang membawa seorang tamu dia adalah seorang wanita cantik dan manis" ucap Edgar yang dengan mudahnya berkata semanis madu.
"apa yang anda katakan" ucap Bella, baru pertama kali ia bertemu dan baru kali ini dia mendengar pria itu memanggilnya cantik dan manis, Bella pun tersipu malu, karena ulah pria ini aneh baginya.
"nona Bella kamu memang cantik dan manis, aku tidak salah..coba saja tanya ibuku" ucap Edgar dengan jujurnya ia berkata yang sebenarnya.
"anda.. ah jangan buat saya malu, ka..re..na" ucap Bella terhenti ketika melihat ibunya Edgar datang lalu tersenyum, hingga katanya tak dapat dilanjut.
"wah ternyata kamu benar Edgar, nona ini sangat cantik dan juga manis.. sangat imut" ucap ibu Regina sangat senang melihat gadis yang datang bersama dengan putranya ini.
•
Cerita ini mengisahkan seorang vampir yang jatuh cinta pada manusia, lalu menjalin hubungan dan menikah, namun manusia itu tidak tahu jika pasangannya ternyata adalah seorang vampir..
Kebohongan terungkap saat pasangannya tengah hamil tetapi morning seckness nya tidak normal atau mengidam yang tidak seperti perempuan pada umumnya
Sampai akhirnya sang istri mau tidak mau harus menerima dan memaafkan suaminya, semua itu karena demi kebaikan sang calon anak dari buah cintanya pada suami yang telah membohongi nya sejak awal bertemu.
Untuk lanjutannya yuukk kita kepoin 😊
Happy reading everyone 🤗📒🥛
Terimakasih telah berpartisipasi dalam kisah ini untuk membacanya 🙏🤗♥️💐
__ADS_1
Marhaban yaa Ramadhan 🕌♥️💐💐😇
Author sekeluarga dan keluarga noveltoon mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa 🤗🤗♥️ bagi yang menjalankannya, semoga kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi Amin.