Menikahi Wanita Karena Jatuh Cinta

Menikahi Wanita Karena Jatuh Cinta
(Season 2) Chapter 99 Tepat waktu


__ADS_3

Dua jam kemudian Vickram dan istrinya Naysha kini sudah berada di dalam jet pribadi Vickram, untungnya sebelum ia menikah Vickram sudah berpikir akan membeli sebuah pesawat jet untuk bepergian bisnis dan liburan bersama sang istri Naysha.


"akhirnya kita sampai juga honey" ucap Naysha saat tiba di bandara thailand.


"iyah kita sampai juga sayang" balas Vickram lalu ia tersenyum pada istrinya.


Begitupun sebaliknya sang istri Naysha juga tersenyum manis pada suami Vickram.


keduanya langsung melanjutkan perjalanan mereka ke hotel yang ada di Phuket, awalnya Vickram sudah memesan di Shama service apartemen namun sang istri tiba tiba berubah pikiran dan juga tujuannya berubah menjadi Hotel Andaman Beach Suite.


"pemandangannya ini indah kamu pintar sekali memilihnya sayang" ucap Vickram sesampainya di hotel ternyata pemandangan yang disini sangat indah dan sejuk.


"karena sahabatku merekomendasikan ini dan ternyata sesuai dengan harapan hotelnya syukurlah tempatnya indah" ucap Naysha


Setelah menempuh perjalanan hampir 3 jam lamanya akhirnya mereka pun sampai Phuket di hotel Andaman yang berada di kawasan Thailand tempat ini sangat terkenal karena pemandangan yang indah oleh karena itulah banyak pasangan pengantin yang pergi berlibur atau membuat acara resepsi di Phuket selain nuansa dan tempatnya yang indah hotel ini terkenal untuk pasangan yang ingin menghabiskan waktu bersama.


Setelah makan siang Vickram dan sang istri pun pergi ke pantai untuk melihat matahari terbenam di sore hari, melihat istrinya yang begitu gembira bermain air di pinggir pantai membuat Vickram merasa sangat bahagia.


Andaman Beach Suites Hotel, Phuket tempat yang sangat pas untuk liburan dan juga bulan madu bagi setiap pasangan yang ingin quality time ini adalah tempat yang bagus dan indah.


"sudah main airnya sayang" tanya Vickram setelah mendekati istrinya


"yah sudah rasanya aku puas sekali bisa menikmati hari ini dengan bebas" ucap Naysha dengan senyum yang merekah


"apa masih ada tempat yang ingin kamu datangi sayang" tanya sang suami

__ADS_1


"untuk hari ini sudah cukup lebih baik kita kembali dan istirahat esok kita akan mulai kembali menikmati hari jalan jalan" ucap Naysha menampilkan senyum yang manis


"baiklah ayo kita kembali.. mau gendong hm" ucap Vickram menawarkan istrinya


"tidak aku mau jalan saja" balas nya lalu merangkul tangan suaminya.


keduanya pun berjalan dengan mesra tanpa ada rasa canggung atau tidak nyaman karena sudah menyatu dan menjadi satu sama lain kini keduanya merasa benar benar seperti pasangan suami istri yang sesungguhnya dalam hitungan hari, bertunangan dadakan sampai memutuskan untuk menikah semua itu kini terasa nyata bagi Naysha karena sudah mendapatkan bukti dan pertanyaan yang selama ini menghantui nya dalam benaknya karena takut di permainkan atau hanya sebagai pelampiasan juga pelarian sesaat Vickram, tapi nyatanya laki laki yang kini sudah menjadi suaminya itu sudah membuktikan semua keraguan dan banyak pertanyaan yang ada dalam diri sudah terbayar dengan apa yang suaminya lakukan ini lebih dari sekedar pembuktian komitmen.


waktu berlalu begitu cepat Tidak terasa sudah hampir satu tahun lebih mereka meninggalkan Indonesia ada rasa rindu dengan negara suaminya dan rindu dengan negara asalnya semua perasaan menjadi satu


dalam diam menatap layar laptop yang ada di depannya Tara mengerti mengapa suaminya membiarkan lama berada di negeri sakura ini walaupun awalnya ia senang tapi lama disini juga membuatnya jenuh karena tidak bisa berkumpul bersama teman temannya yang lain seperti Stella yang bisa bebas pergi kesana kesini, temannya yang memiliki dua anak kecil itu tidak merasa repot ataupun keberatan namun Tara masih saja seperti ini.


walau sudah mencoba berpikir logis dan meyakini bahwa suaminya itu hanya takut dan tidak ingin kehilangan istri dan anak anaknya namun tetap saja pikirannya tak tenang sama sekali apalagi sudah lebih dari satu tahun di negeri orang ini lama kelamaan membuatnya frustasi menghadapi sikap suaminya yang entah itu bagus untuknya atau pernikahannya.


**


"Kapan yo.. Rio" tanya Lewis pada Rio


"iya yo Kapan katanya minggu ini datang" hanya Ryan yang sudah tidak sabar menunggu temannya pulang


"iya Karan bilang minggu ini dia akan pulang Indonesia tapi setelah urusannya selesai" jawab Rio atas pertanyaan teman-temannya


"menjengkelkan juga lama-lama si Karan Untung saja istrinya sabar Coba kalau aku jadi istrinya gimana mungkin aku tahan dengan sikapnya itu" ucap Lewis dengan enteng


"Lagian mana Mau Karan mau sama kamu Jangan mimpi di siang bolong Ayo kerja lagi" ucap Ryan yang netral

__ADS_1


"sudah sudah ayo kita kerja lagi daripada kita gibah in dia" ucap Rio lalu meninggalkanku dan temannya Kembali ke tempat kerjanya


"ya baliklah Ayo kita kerja lagi Lewis" ucap Ryan lalu kembali ke tempatnya


karena kedua temannya sudah kembali tempatnya maka Lewis pun mengikuti teman-temannya kembali ke tempatnya itu berada di ruang kerjanya selama tidak ada bos dia pun mengambil beberapa pekerjaan yang biasa dikerjakan oleh bosnya tidak hanya sebagai teman Dia juga sebagai adik ipar dari sepupunya yang bernama jiyaa.


***


Hei Jeng gimana kabarnya kamu betah ya di sana kok nggak balik-balik sih" tanya Stella saat melakukan video call dengan temannya yang bernama Tara


yah namanya juga istri pengusaha ya gini deh nggak bisa kemana-mana kalau sedang ada ancaman di luar sana, aah aku kangen" jawab Tara di seberang layar video call-nya


ya kalau kangen sih ini dong balik ke Indonesia lagian ngapain libur lama lama kalian sebenarnya itu liburan atau lagi apa jangan jangan bersembunyi dari apa sih" tanya Stella yang penasaran dengan sahabatnya ini


ya Jangankan kamu aku aja nggak tahu nggak ngerti apa yang ada di pikirannya tapi ngomong-ngomong gimana keadaan kalian dan dua keponakan gantengku" ungkapan Tara, jangankan temannya ayah sendiri saja tidak mengerti mengapa suaminya begitu Ingin menjauhkannya dari Indonesia


kami semua di sini baik-baik aja mereka berdua tumbuh dengan sehat Hei jangan lupa oleh-oleh ya Kamu tahu kan apa yang aku mau Tapi bener nih minggu depan kamu pulang ke Indo udah lama loh kita nggak jalan-jalan makan bareng jalan bareng" ucap Stella tanpa memikirkan perasaan temannya


Stella tidak tahu padahal itu pun yang selama ini dipertanyakan oleh Tara dia sendiri bingung Mengapa bisa seperti ini padahal hanya sebuah pria yang tidak dikenal namun itu seolah mengancam keselamatannya


Iya pokoknya kamu doain aja semoga minggu ini kita jadi pulang ke Indonesia Jangan khawatir aku pasti akan beli oleh-oleh sesuai keinginan kamu dan kita akan jalan-jalan lagi nyalon lagi Intinya kita harus menggantikan waktu yang hilang Oke Stella" jawab Tara panjang lebar menjabarkan pada temannya


Oke aku tunggu jangan sampai nggak lo sekarang mungkin di sana sudah malam Waktunya kamu agar wajah kamu tetap Glow up Selamat tidur sayang" ucap Stella


thank you good night see you soon" jawab Tara Halo keduanya pun mengakhiri video call

__ADS_1


ada rasa tenang dan senang karena sudah mengungkapkan apa yang ada dalam hatinya pada teman itu seperti itulah seorang teman


__ADS_2