Menikahi Wanita Karena Jatuh Cinta

Menikahi Wanita Karena Jatuh Cinta
(Season 2) Chapter 75 We go home


__ADS_3

Happy reading everyone stay safe and health


"tuh kan tadi katanya tidak lama dan ini sudah hampir 15 menit aku menunggu mu untung saja kamu cantik dan seksi em" ucapnya lagu tersenyum mengingat aksi sang istri yang cukup sepekta kuler nya.


"semua ini karena cinta bahkan laki laki perkasa pun akan luluh dengan mahluk yang bernama wanita mengapa wanita bisa membuat para pria bertekuk lutut"


ucap Daniel lalu berpikir mencari jalan keluar agar rencana nya berjalan sukses.


Satu jam kemudian Daniel benar benar mengantar istrinya ke salon dan ini adalah pertama kalinya seorang Daniel pergi ke salon menemani istri tercintanya Dhista.


"sayang apakah masih lama" ucap Daniel cukup bosan hanya menunggu saja.


"sebentar lagi sayang sabar yah kamu mau pergi lagi hum" tanya sang istri Dhista merasa punya suami hanya status saja.


"tidak mengapa kamu berkata seperti itu apa aku sering meninggalkan mu" ucap Daniel padahal tahu dirinya sering pergi.


"menurut mu bagaimana hum ..aku hamil anak yang pertama sampai yang kedua dan kamu.. masih diluar kota hem" ucap Dhista malah membahas di dalam salon.


"baiklah sayang aku mengaku bahwa aku salah dan aku sungguh minta maaf karena tidak ada disaat kamu membutuhkan aku maafkan aku sayang please aku janji aku akan selalu ada saat kamu hamil lagi"


ucap Daniel tersenyum senang jika bisa menggoda istrinya.


"hum ..itu sih maunya kamu" balas sang istri baru saja mau komplain dan tidak jadi


Pasangan suami istri ini saat berbicara keduanya tidak melihat tempat dan waktu mereka berdua akan bicara dimana pun mereka mau sampai sampai semua para karyawan pun tersenyum dan tertawa mendengar dan melihat pasangan ini.


"hem ..pak istri anda berhenti bicara saat anda bilang hamil lagi" ucap seorang pria yang duduk disebelah nya juga tertawa.


"iyah seorang pria harus bisa mencari titik lemah istrinya agar tidak berlanjut drama nya pak.. bagaimana dengan istri anda" tanya Daniel berbisik bisik agar tidak terdengar oleh istrinya itu.


"haha sama seperti anda wanita memang mahluk halus dan sensitif pak" ucapnya pada Daniel lalu tersenyum mengerti.


"yah anda benar pak kita sebagai laki laki harus pintar membaca isi hati perempuan dan mengambil hatinya juga pak" ucap Daniel tersenyum senang karena ada yang satu pemikiran dengannya.

__ADS_1


Obrolan keduanya pun berlanjut sampai selama menunggu para istri perawatan saking asiknya mengobrol mereka lupa waktu lalu berlanjut ngobrol di luar salon


dari obrolan wanita sampai ke bisnis juga ujung ujungnya ternyata yang di bicarakan Daniel bersama orang yang baru saja dia kenal pria ini juga sama sedang menunggu istrinya perawatan untungnya ada teman ngobrol jadi tidak bosan dan suntuk.


Selesai perawatan Dhista kebingungan karena tiba tiba suaminya tidak ada disini padahal 15 belas menit yang lalu ada tapi sekarang sudah tidak ada disini dimana kah suaminya itu berada.


"hum baru di diami sebentar sekarang sudah tidak ada disini dimana kamu apa se bosan itu menunggu aku hem" ucap Dhista lalu mengambil handphone nya.


"hallo sayang kamu dimana sih" ucap sang istri


"kamu sudah selesai sayang em tunggu sebentar aku lagi di kafe depan salon sekarang aku akan kesana tunggu yah" ucap Daniel lalu mematikan teleponnya.


"saa.. yah malah di matikan hum awas saja dia jangan harap malam ini tidur di dalam jika dia tidak segera datang" ucap Dhista kesal pada suaminya.


Karena pernah mengalami hal seperti ini katanya sebentar tahu tahu nya lebih dari 30 menit kan itu waktu yang cukup lama jika naik taksi mungkin sudah setengah perjalan itulah hari pertama Dhista marah karena terlambat datang dan tidak tepat janji selalu lupa dan mengulur waktunya.


"hum seperti memang tidak bisa diajak bicara baik baik sudah 15 belas menit aku menunggu jika hanya di kafe depan tidak sampai 5 menit pun sampai jalan kaki hum kalau begini aku saja yang kesana deh"


ucap Dhista dengan kesal ternyata benar suaminya tidak pernah bisa berubah.


"awas saja kamu jika lebih memilih ngobrol sama orang asing di bandingkan mengkhawatirkan istrinya sendiri" ucap Dhista lagi.


Dhista kesal bukan hanya karena dirinya menunggu lama tapi karena sudah rapih dan cantik namun suami yang berjanji tapi tidak menepati janjinya itu tetap saja sibuk ujung ujungnya pasti obrolan bisnis juga.


Saat sampai ternyata benar suaminya sedang asyik mengobrol dengan orang asing lalu Dhista berjalan agar lebih dekat dan terdengar apa yang sedang di obrolin oleh suaminya itu dan ternyata benar.


"em bagus yah sayang katanya cuma sebentar tapi nyatanya sudah 20 menit aku nunggu kamu padahal hanya 5 menit dari sini ke sana dan itu pun aku jalan kaki tapi kamu malah asyik ngobrol disini hum"


ucap Dhista dengan raut wajah sebiasa mungkin agar emosinya stabil.


"hehe maaf aku lupa habisnya ini lagi tanggung sayang seru" ucap Daniel tersenyum berharap istrinya tidak merajuk


"oh seru yah sayang.. em emang ngobrol apa sih sampai lupa sama aku" ucap sang istri dengan tersenyum.

__ADS_1


"ini biasa ngobrolin kerjaan sayang ternyata kita satu profesi juga sayang" ucap Daniel hanya bisa tersenyum.


"oh kerjaan yah em bagus tuh kedengaran nya sayang gimana kalau mulai hari ini kamu di rumah dan aku yang gantian kerja oke.. Em huuuuft ayo pulang sekarang"


ucap sang istri Dhista merasa kesabaran nya akan habis karena suaminya tidak punya pikiran sedikit pun untuknya.


"iyah iyah pak Dodi saya pulang dulu nanti kalau ada kesempatan kita akan bahas ini lagi pak kalau begitu saya permisi" ucap Daniel permisi lebih dulu karena jika ia berdebat dengan sang istri pasti lama.


"baik pak silahkan nanti bapak bisa mencari saya di alamat kantor saya yang tadi pak dan saya akan menyambut bapak kapan pun saya pasti ada pak"


balas pak Dodi lalu berdiri untuk membayar tagihan nya dan Daniel juga.


"baik pak terimakasih buat traktiran nya pak lain waktu saya yang traktir bapak" ucap Daniel lalu segera mengajak istrinya keluar takut ada reporter melihat nya.


"em bagus yah sangat bagus gimana sayang kamu senang bisa ngobrol lama apanya yang mengantar dan menunggu hum kalau aku tahu aku tidak mau kamu yang mengantar masih lebih baik supir aja"


ucap sang istri mengerut karena suaminya tidak punya pikiran takut istrinya kelamaan


"maaf sayang namanya juga lupa jadi tadi itu aku sedang membicarakan bisnis yang sama dan syukur nya aku bisa jadi rekan bisnis nya kan itu bagus sayang"


ucap Daniel hanya bisa tersenyum saja.


"bagus yah em yah bagus kalau begitu malam ini kamu tidur di luar tidak ada kamar yang sama titik" ucap sang istri lalu berjalan cepat meninggalkan suaminya.


"sayang jangan cepat cepat jalannya nanti rambut mu ketiup angin terus berantakan deh kan sayang kalau berantakan" ucap Daniel segera menyusul istrinya itu.


"biarin nanti aku minta antar supir saja tidak merepotkan dan menjengkelkan lagi" ucap sang istri lebih cepat jalannya.


"eh eh lihat deh itu bukannya aktris yang sedang hits film nya enggak sih" ucap seorang wartawan dan temannya reporter


"wah iyah tuh benar asyik dapat berita baru nih ayo kita kesana sebelum mereka naik mobil dan pergi" ucap seorang reporter segera berlarian.


melihat pasangan suami istri yang terlihat sedang tidak akur ini akan menjadi berita bagus dan menguntungkan para reporter.

__ADS_1


Next episode..



__ADS_2