Menikahi Wanita Karena Jatuh Cinta

Menikahi Wanita Karena Jatuh Cinta
(Season 2) Chapter 41 Profesional man


__ADS_3

Happy reading everyone stay safe and health


hallo ini dengan siapa dan ada perlu apa" tanya Tara saat mengangkat teleponnya.


"aku adalah orang yang spesial dalam hatimu apakah kamu lupa dimana kita pernah jalan dan liburan bersama.. dan saat ini aku sangat merindukan dirimu.. sangat dan sangat, aku sudah kembali apa kamu mengingatnya"


ucap sang penelpon menceritakan kisahnya saat masih menjalin hubungan dengan Tara..


"siapa anda saya tidak mengenal dan saya tidak tahu apa yang anda maksud.. jangan mengganggu saya.." ucap Tara lalu mau menutup teleponnya.


"tunggu apa kamu benar benar lupa dengan ku akan aku kirimkan foto saat kita bersama" balas penelepon misterius ini.




Setelah mendengar penelepon misterius ini mau mengirim foto saat bersama Tara merasa sedikit khawatir karena ia mengingat beberapa mantan pacarnya saat mendapat notifikasi Tara segera membuka pesan itu.


hubby.." ucap sang istri Tara memperlihatkan pesan yang masuk kedalam ponselnya.


"apa dia mantan mu" tanya sang suami, belum juga Karan sempat berpikir namun mantan pacar istrinya sudah mengganggunya


"yah dia mantan sebelum Redja.. tapi aku sungguh tidak tahu kenapa dia punya nomor ku dan kita sudah berakhir sangat lama" ucap sang istri menjelaskan ketidak tahuannya


Lalu telepon Tara pun kembali berdering dan tertulis sebuah nama Profesional man yang saat ini menerornya beberapa hari lalu .


"hubby ada yang menelepon lagi" ucap sang istri memberitahu suaminya.


"biar aku yang angkat dan akan aku rekam suara dari penelepon" ucap sang suami.


"baiklah.. hubby aku mau menemui anak anak kamu urus saja mereka" ucap sang istri lalu meninggalkan suaminya sendiri.


Tara tidak ingin ambil pusing jadi ia serahkan pada suaminya yang terpenting agar tidak ada kecemburuan atau salah paham tentang masa lalu dirinya yang memang sering sekali ditinggal kekasih atau putus tanpa alasan.


Sesampai di kamar Tara melihat putrinya yang masih tertidur lelap betapa cantik dan imutnya putri tercintanya ini, Tara tak habis berpikir bisa bisanya ia melahirkan putri secantik dan semanis ini padahal suaminya biasa saja menurutnya lalu seperti siapa..



"gemes deh lihat nya um.. bagaimana dengan anak Stella aku jadi penasaran.. aku simpan di instagram deh buat momen masa kecil" ucap Tara lalu mengambil tablet iphone nya.


Mengupload foto putrinya dan membuat caption sesuai perasaannya hari ini.



#menggemaskan kamu adalah anugerah terindah yang allah berikan pada mama dan kamu akan tahu betapa aku mencintaimu @Taracraniella


Lalu Tara melihat lihat beberapa postingan teman temannya yang sudah berkeluarga dan memiliki anak, mereka mengekspresikan bentuk rasa bersyukurnya memiliki keluarga


__ADS_1


#happy three year my little sweetheart.. am so happy because you there in life @Varisananiadewi


Sangat manis seperti cocok jika jadi jodoh putraku" ucap Tara sudah berpikir jauh.


Lalu Tara mendapatkan beberapa komentar saat masih asyik melihat lihat foto foto di instagram ada banyak yang mengupload disini tapi ia hanya akan melihat sebagian.



#my little family.. my life and my world @Dhistapattani



#flashback bersyukur memiliki dua pria ini kalian berhasil mengalihkan duniaku hehe @Nadiafamily


"kenapa Nadia sering posting foto suaminya dimana fotonya hanya beberapa" ucap Tara penasaran dan ingin tahu alasannya.





"dari tadi aku hanya melihat Nicolas hum.. jadi ingin menghubunginya" ucapnya lagi sambil lanjut men scroll.






"dia sangat imut dan menggemaskan tidak salah jika suaminya terlalu protektif karena memang Nadia harus dijaga" ucap Tara ia membicarakan adik angkatnya namun lupa bahwa suaminya pun sama seperti itu.


***


"sayang kamu dimana" ucap sang suami mencari keberadaan sang istri.


"disini hubby.. di kamar kakak" balas sang istri saat mendengar suara suaminya.


Selesai melihat postingan teman temannya dikamar putrinya lalu ia mendatangi kamar putranya juga seperti biasa seorang ibu pasti akan menanyakan rutinitas anak anaknya yang sudah mulai berinteraksi dengan orang luar karena itulah Tara tidak ingin jauh atau ketinggalan mengetahui tentang anaknya.


saat mendengar istrinya menjawab Karan segera mendatangi kamar putranya juga untuk berdiskusi tentang penelepon tadi.


"hay papa.. um pasti mencari mama hihi" ucap putranya, Kataj heran dengan papanya yang tidak mau jauh melebihi perempuan


"sayang tidak boleh seperti itu yah" ucap Tara menasehati putranya.


"hem.. memangnya kamu tidak tahu boy bahwa mama kamu sangat istimewa untuk papa, mama ibarat berlian yang cantik dan indah dan kamu tahu kenapa harus dijaga dan di simpan..karena banyak yang mengincarnya itulah sebabnya papa harus siaga"

__ADS_1


ucap sang papa bangga jika dirinya protektif dan siaga pada apa yang sudah jadi miliknya


"mama itu manusia pah bukan berlian atau perhiasan yang mahal" ucap sang putranya


ups.. hahaha.. "sayang papa itu mengatakan seperti atau seandainya.. wanita itu seperti mutiara sayang jika kamu memilikinya pasti kamu akan menjaganya dengan hati hati agar tidak ada yang mengetahui atau melihatnya"


ucap sang mama memberikan penjelasan pada putranya ini.


"seandainya kamu memiliki mainan yang berharga.. bagaimana pendapat kamu sayang dan benda yang kita milik itu tidak harus mahal atau langka tapi ini tentang bagaimana cara kita merawatnya setelah memilikinya"


ucap sang mama, Tara sedikit memberikan pengertian dan pemahaman untuk putranya.


"Oke mama aku mengerti.. terimakasih untuk semuanya aku benar benar sangat beruntung memiliki mama.. cup aku sayang mama" ucap sang putranya lagi.


melihat percakapan ibu dan anak sepertinya mereka melupakan seorang ayah yang sabar menunggu percakapan putranya dan ibunya.


"e'em.. duh panas yah disini melihat anak dan ibunya sweet sekali sampai lupa sama papa" ucap Karan lalu menyudahi obrolannya.


"sama sama sayang.. yaudah kamu lanjut belajarnya mama sama papa keluar yah" ucap sang mama berbicara dengan lembut.


Setelah izin Karan dan istrinya kembali ke kamarnya untuk berdiskusi tentang penelepon dan keberangkatannya ke dubai dalam waktu dekat ini mencari cara bagaimana caranya agar bisa pergi dengan tenang tanpa khawatir.


"bagaimana menurut kamu sayang tentang orang yang menelepon mu tadi aku sudah meminta bantuan kawan kawan untuk mencari biodata mereka tapi mereka pintar sudah menutup dengan rapat informasinya.


"tapi aku sudah dapat profil mereka berdua.. apa kamu mengenal atau mengetahuinya" tanya sang suami memberikan foto fotonya




"satu lagi kemana yah.. tidak ada padahal tadi aku sudah menyimpannya ini sangat aneh" ucap Karan lagi, ia bingung bagaimana bisa hilang apa datanya belum tersimpan.


"ya sudah tidak apa apa karena ada yang lebih penting dari ini yaitu kamu.. bagaimana perjalanannya nanti" ucap sang istri.


"kamu harus hati hati sayang orang ini mata mata atau hanker karena ia bisa menghapus data yang tersimpan namun tidak terkunci, aku tidak mau ambil resiko meninggalkan kamu sendiri disini.. oh tidak tidak"


ucap sang suami, Karan tidak ingin sesuatu yang tidak pernah ia pikirkan terjadi.


"hubby tidak ada yang terjadi pada kami dan aku berjanji tidak akan keluar rumah selama tiga hari jadi jangan khawatir kan ini" ucap sang istri, Tara tidak ingin suaminya khawatir


"terakhir aku membiarkan kamu karena itu aku yang membuatnya dan aku tahu kamu pasti akan melakukan apapun jika itu sudah menyangkut putra.. aku tidak bisa toleransi ini sayang please pergi bersama ku yah"


ucap sang suami, Karan tidak mungkin bisa menoleransi itu jika sampai terjadi..


*


*


*

__ADS_1


*


*


__ADS_2