
Happy reading everyone stay safe and health
"yah tapi kan setidaknya angkat aku perlahan gitu seperti di film film pah" ucap sang istri
Setelah mendengarkan celotehan sang istri Nicolas pun langsung mempraktekkan nya di tempat tidur ia menurunkan istrinya secara perlahan lahan mencium bibir Nadia lalu mengelus elus kulit punggungnya yang halus dan membantu tidur perlahan lahan sambil Nicolas membuka bajunya disaat berciuman.
Tok.. tok.. tok
"yah si pengganggu datang lagi sayang" ucap sang suami merasa lemes dan sedih karena gagal lagi dan lagi itu semua karena putranya
"papa mama" ucap Natan seperti biasanya ia akan tidur setelah di dongengkan
"hem mama kamu aja deh yang dongengkan" ucap sang suami, karena nicolas sudah terlanjur bersemangat jadi tak bisa bercerita
"iih papa kenapa kamu tidak membuatnya tidur terlebih dulu sih, kalau begitu malam ini engga ada jatah yah buat kamu" ucap Nadia segera merapihkan bajunya menemui Natan
"eh tunggu tunggu sayang, aku aja yang.." ucap Nicolas namun ia terlambat karena istri lebih dulu keluar menemui putranya itu
"hem tanda engga dapat kelonan deh malam ini, hem kenapa juga Natan selalu seperti ini" ucapnya lagi kesal sendiri tapi tidak bisa apa
kleek
"eh sayang kamu belum tidur yah" ucap sang mama Nadia setelah membukakan pintunya
"aku sudah tidur mah tapi aku terbangun karena bermimpi dan aku tidak bisa tidur kembali mama, tolong ceritakan aku yah" ucap sang putra, entah mengapa ia seperti ini
"iyah sayang pasti mama akan menceritakan dongeng dan menemani kamu tidur ayo" ucap Nadia lalu menuntun putranya
Kebiasaan yang membuat putranya selalu meminta diceritakan karena Natan sering kali bermimpi buruk sehingga dirinya tidak bisa tidur dengan nyenyak sebelum mendengarkan cerita apapun dan hal itu dapat membantu menenangkan alam bawah sadarnya sejak itulah Natan memiliki perasaan atau ganguan was was yang mengelilingi tidur di malamnya.
*****
__ADS_1
"good morning aunti" ucap bocah yang berusia dua tahun setengah ini dengan senangnya ia berjalan keluar seperti papanya
Kataj selalu bersikap manis dan lembut seperti sang papa saat dirumah namun ia juga memiliki sisi tegas saat diluar rumah agar orang lain dapat menghargainya seperti itulah yang diajarkan papanya lalu mamanya mengajarkan kelembutan serta ke ramah tamaan, kerapihan dan ke disiplin tentang hidup padahal putranya baru berusia dua tahun tapi kedua orang tuanya sudah mengajarkan nya dengan sangat baik dan sabar menasehati sang putra agar menjadi anak yang patuh terhadap hukum dan agama.
"morning sayang kamu mau joging yah" ucap aunti Stevie yang datang dadakan karena ia kemalaman di jalan menuju rumahnya
Sebenarnya tidak baik juga menginap di rumah Kakak ipar tapi karena ia juga sedang kesal dengan suaminya itulah sebabnya, jadi ketika Stevie kesepian atau suaminya berada diluar kota saat sedang bisnis dan meninjau.
"iyah aunti mau ikut joging juga" ucap Kataj lalu segera memulai pemanasan terdahulu
"em kamu aja deh aunti lagi engga mood olahraga sayang" ucap Stevie dengan lembut
"yaudah deh aku joging sendiri aja dah aunti" ucap Kataj lalu pergi berlari menuju taman yang ada di halaman rumahnya cukup luas
"dia sangat mirip kak Tara lembut dan manis, uuh jadi tidak sabar menunggu baby lahir" ucapnya lalu segera ke dapur kaka iparnya
"sayang aku boleh libur tidak hari ini" ucap Karan baru keluar dari kamar mandi
"tidak kamu harus memberi contoh yang baik buat karyawan, kamu kan bos oleh karena itu di mulai dari kamu hubby oh iyah nanti pulang belikan aku makanan seperti biasa yah" ucap Tara padahal dilarang tapi tetap aja bandel
"em hubby yah engga apa apa dong cantik seperti mamanya lagian aku selama hamil engga kemanapun jadi tidak mungkin ada gosip yang mengatakan putri kita nanti" ucap sang istri, kehamilan keduanya jadi seperti ini
"sayang bukannya aku tidak mau belikan kamu tapi kamu sudah harus berhenti makan makanan sembarangan em sebagai gantinya aku belikan kamu di restoran BOTTEGA yah" ucap sang suami memperlihatkan fotonya
"dan ini menu yang populer saat aku meeting sering sekali klien klien aku meminta bertemu di restoran itu dan ternyata memang bagus" ucapnya lagi menunjukkan gambar makanan
__ADS_1
"emm klien kamu laki laki atau perempuan hubby?.. soalnya terlalu mewah romansa" ucap sang istri mulai cemberut dan masam
"hem kamu kalau lagi cemburuan makin sexy deh sayang jadi malas ke kantor aku nih" ucap sang suami mulai menjaili istrinya
"no no no please go to work right now, i love you my hubby cup cup cup" ucap sang istri, Tara sengaja menciumi suaminya agar segera pergi bekerja jika tidak akan sangat bahaya ya
"hum kamu yaudah deh aku berangkat kerja tapi nanti malam kasih sedikit yah biar aku semangat cari uangnya sayang hehe" ucapnya dengan senyum dibuat buatnya
"em engga janji hubby tergantung mood aku nanti sudah sana berangkat nanti telat cari uangnya keburu diambil orang lagi" ucap sang istri dengan mudahnya berkata begitu
"what i'm not understand with you say me" ucap sang suami memikirkan perkataan istrinya
"nothing what hubby i just kiding okey let go my darling have a nice day for you hubby" ucap Tara lalu mencium tangan suaminya
Setelah berdebat dengan sedikit lelucon dan akhirnya suaminya pun pergi ke kantor baru yang ada di kawasan bandung karena istrinya ingin tinggal di bandung selama masa hamil agar lebih dekat ke pegunungan dan alam.
Di kantor barunya ada beberapa karyawan baru dan magang yang berasal warga bandung nya sendiri, dan karena ingin lebih familiar lagi serta di kenal banyak kalangan warga sekitar oleh itu sang istri mengatakan tidak masalah menerima pekerja baru dan magang selama masa bekerja mereka bagus.
hallo selamat pagi pak" ucap seorang karyawan
selamat pagi pak" ucap seseorang lagi
selamat pagi pak" ucap seseorang karyawan
Hampir semua karyawan baru menyapa sang direktur utama yang memiliki perusahaan ini dan Karan pun mulai berbaur menjadi sedikit ramah tamah yang biasanya diam dan cuwek tapi kini sedikit ada perubahan dan itu semua karena sang istri Tara yang mengajarkannya.
"selamat pagi semua yang semangat yah jangan lupa bonus menanti kalian loh" ucapnya tetap berjalan dengan elegannya
siap pak" ucap seorang karyawan
Itu pasti pak" ucap seseorang lagi
__ADS_1
tentu harus dong pak" ucap karyawan lagi
"good i want see you all action and move" ucap sang bos lalu memasuki ruangannya