
happy reading guys stay safe and health
"iish nyebelin kamu.. aku tidak mau bicara sama kamu sana jauh jauh dari aku" ucap Stevie mendorong suaminya perlahan.
"benar nih aku harus jauh jauh.. em yaudah deh aku pergi aja dari sini..." ucapnya baru saja satu langkah tapi istrinya sudah mulai menangis karena takut di tinggalkan.
"pak ini bayi bapak sudah di bersihkan silahkan di susui ibunya dulu pak" ucap seorang suster yang baru masuk.
"iyah terimakasih sus" ucap Farhan tersenyum melihat wajah putrinya.
Sang suster pun pergi meninggalkan pasien yang berada di ruangan bersalin itu setelah mengatakan sesuatu pada pasien dan suami pasien, keduanya pun mengerti dengan apa yang di sampaikan oleh suster tersebut kini mereka hanya berdua saja.
Setengah jam kemudian setelah di azani dan di beri asi oleh ibunya kini bayi mungil itu berada di genggaman ayahnya lagi.
"sayang sudahkah kamu mempersiapkan nama untuk putri kita" tanya Stevie.
Stevie khawatir dengan putrinya yang belum juga diberi nama oleh suaminya ini namun ia percaya sesibuk apapun suami pasti Farhan sudah memikirkan nama yang tepat untuk anak pertamanya ini.
"em masih aku pikirkan nama tengahnya harusnya aku kasih apa yah" ucap Farhan masih ragu dengan nama pilihan nya.
"jangan main main deh sayang ini nama loh bukan sesuatu yang mudah hum sudah ada belum namanya yank" tanya Stevie sudah mulai kesal dengan suaminya ini.
"em gimana yah.." ucapnya sambil melihat wajah istrinya itu.
"yank.." ucap Stevie menghela nafasnya karena sadar ia baru saja melahirkan.
"em sebenarnya aku bingung sayang harus aku kasih atau tidak.. em tunggu sayang aku sudah dapat namanya, tadi itu aku hanya bercanda sayang habisnya kamu sensitif banget sih.. iih gemesnya"
ucap Farhan tersenyum melihat wajah istri yang mulai kesal namun menggemaskan.
__ADS_1
"hem bisakah kamu sedikit serius yank nanti aku bisa cepat keriput kalau kamu seperti ini terus, kamu mau aku keriput" ucap Stevie menghela nafas lagi.
"baiklah aku akan sedikit serius karena aku tidak mau kamu diambil orang jadi harus aku jaga baik baik wanita yang jadi istri dan ibu dari anak ku ini.. cup cup"
ucap Farhan mencium bibir istrinya agar diam tidak membahasnya lagi.
"nama putri kita.. Shesya Dhafitha Parsons gimana bagus tidak sayang" ucap Farhan lagi meminta pendapat istrinya.
"em yah.. artinya apa yank" balas Stevie penasaran dengan arti nama bayi nya.
"Shesya yang artinya melambangkan pesona dan karisma. ia adalah seorang yang glamor dan ingin menjadi pusat perhatian. ia mengutarakan gagasan dan acara, serta bekerja keras untuk mewujudkannya. seorang yang perasa, pemimpi, tulus, semangat, dan mudah jatuh cinta"
ucap Farhan dengan sedetail mungkin kasih nama untuk anak perempuan nya ini.
"masyallah artinya panjang sekali yank kamu dapat dari mana nama untuk putri kita lalu arti nama tengah nya apa yank" tanya Stevie yang tidak habis pikir.
"em hasil pencarian yang sudah aku cari dari usia kehamilan kamu masih delapan bulan" balas Farhan tersenyum senang.
ucapnya lagi sambil memikirkan nama belakang bayinya ia belum tahu artinya.
"um good not bad lalu nama belakang bayi kita apa yank, ada artinya juga tidak" tanya Stevie masih penasaran.
"nah itu dia hehe aku belum tahu artinya juga sayang jadi aku pakai marga dari papa tidak apa apa sayang karena tidak ada marga dari keluarga kamu" balas Farhan jujur tidak tahu.
"Iyah yah tidak ada nama dari keluarga aku sih yank, kamu sengaja yah" ucap Stevie menghela nafas.
"kalau begitu aku marah dan aku tidak mau tidur sama kamu satu kamar dalam waktu 40 hari jangan sampai dekat dengan ku" ucapnya Stevie mulai kesal lagi dengan suami yang tidak memberitahu nya.
"loh kok gitu sih sayang aku kan sibuk ngurus perusahaan papa dan perusahaan aku jadi aku tidak ingat untuk memberitahu kamu masa hanya karena aku lupa kamu marah"
__ADS_1
Ucap Farhan mulai bingung harus dari mana menjelaskan nya karena istrinya lagi sensitif.
"yah aku tidak ingin tahu intinya kamu tidak boleh dekat sama aku jadi kamu tidur saja di kamar lain karena aku tidak tahu apa kamu bisa bertahan atau tidak" ucap Stevie semakin ngelantur kemana mana.
"ini sebenarnya permasalahan nya apa sih sayang sampai ke pisah kamar segala aku tahu aku salah tapi kamu parah sayang aku engga bisa ngerti lagi dengan kata kata kamu yang aneh ini padahal aku hanya lupa dan sibuk lalu kamu berpikir bahwa aku.. Aah aku tidak bisa memahami cara kamu berpikir lagi dan aku tahu aku salah dan aku minta maaf"
ucap Farhan mulai sedih karena di hari bahagia ini ada saja kelakuan istrinya yang aneh menurutnya ini padahal biasa.
"maksud kamu apa aku tidak bisa memahami kamu tidak bisa mengerti kamu atau aku ego karena ingin dapat perhatian kamu gitu" ucap Stevie mulai dengan nada tinggi.
padahal baru setengah jam melahirkan bayi tapi kini ia sudah mulai bersuara tinggi meladeni perkataan dari suaminya ini.
"iyah bukan seperti itu sayang aku tahu aku salah aku juga tahu aku sulit membagi waktu sama kamu tapi kamu tahu kan bahwa aku yang diberi tanggung jawab sama papa jadi aku engga bisa berbuat apa apa dan Kakak juga tidak mau ikut campur karena dia juga sudah sibuk lalu aku tidak ingin kamu ikut serta karena aku tidak mau kamu capek dan stress kamu juga tahu bahwa aku tidak akan bisa melihat kamu kesulitan atau susah"
ucap Farhan mulai meneteskan air mata karena memang tidak tahu harus apa.
"aku tahu dan mengerti tapi aku lelah selalu menunggu jam jika ingin makan bersama aku kesepian disini, wanita yang sudah menikah jadi aku tidak bisa melakukan apa apa karena aku tidak mengenal siapa siapa disini aku merindukan semuanya tapi aku tidak bisa terbuat apa pun apa yang bisa ku lakukan"
Ucap Stevie mengeluarkan semua unek unek yang selama ini ada di benaknya.
"yaa ampun jadi selama ini kamu merasa lelah dengan aku mengapa kamu tidak bilang apa pun selama ini hanya diam memendam perasaan dan emosi yang ada di kamu harus aku akui aku salah dan bodoh karena cinta bisa bisanya aku anggap tidak ada apa apa diantara kita berdua aku pikir semuanya baik baik aja tidak ada masalah apapun tapi apa sekarang kamu mengeluarkan semuanya"
ucap Farhan tidak bisa memahami cara berpikir dan mengatasi masalah ini.
Karena benar adanya bahwa dirinya sangat sibuk dan sering kali lupa waktu untuk istri dan keluarga ia hanya mengingat berkas berkas kantor terselesaikan dengan tepat waktu lalu pulang ke rumah dimana ia tahu bahwa masih ada keluarga dan orang orang yang di sayangi di rumah ada istri yang setia.
"iyah semua ini adalah salah dan kamu yang membuatnya semakin rumit sekarang ini aja aku tidak mau tidur satu kamar karena aku mau menenangkan hati dan pikiran lebih dulu agar aku tidak salah jalur jadi aku mohon kamu keluar karena aku mau istirahat sana"
ucap Stevie mengusir suaminya ini pergi dari ruangan nya karena ia mau tidur.
__ADS_1
"apa.. apa aku tidak salah dengar sayang kamu benar ingin aku pergi sekarang" tanya Farhan dengan air mata yang mengering bekasnya di kedua matanya dan peluk.
Next episode.... tunggu yah 🤗😇💗