Menikahi Wanita Karena Jatuh Cinta

Menikahi Wanita Karena Jatuh Cinta
Chapter 62


__ADS_3

Happy reading everyone πŸ€—πŸ“’πŸ₯›


hmm.. nak nanti jika sudah lahir dan besar jangan seperti Daddy yah, yang manjanya kelewat batas, dan posesifnya"


ucap Tara sendiri, lalu mengelus elus perutnya mengajak bicara baby nya.


akhirnya aku bebas tanpa harus ikut ke kantor terus menerus huuhf, punya suami crazy rich memang harus sabar yah"


ucapnya lagi berbicara sendiri.


baby boy nanti kalau kamu sudah lahir ke dunia ini, kamu harus jadi lelaki yang pengertian..penyayang, sabar dan lembut, kamu harus mendengarkan mommy yah"


ucap Tara sudah menasehati anak yang masih ada di dalam kandungannya itu.


oohh angel baby angel baby


your my angel baby, angel baby angel..


huuhf siapa lagi, baru aku mau santai masa kamu sudah telepon aja hubby" ucap Tara saat handphone nya berdering.


hallo ada apa hubby" tanya Tara tanpa melihat nama panggilan di handphonenya


hallo ka ini aku Stevie, maaf aku ganggu kaka yah..kalo gitu aku tutup lagi deh.." ucap Stevie yang mau mematikan telepon


eh jangan..kaka kira suami, engga ganggu kok ini lagi santai aja.. ada apa Vie?.." tanya Tara, karena jarang komunikasi jadi cukup kaget jika calon iparnya ini telepon


syukurlah kalau memang lagi santai, emm ini kak aku boleh engga sering main ke rumah kaka, karena Farhan lagi dinas aku jadi kesepian disini.. boleh engga kak"


ucap Stevie menjelaskan perihal rasa bosan yang akan melanda harinya nanti


ooh Farhan lagi dinas, boleh dong..main kesini pas banget aku juga lagi bete nih, mau di jemput pakai supir kaka engga"


ucap Tara, syukurlah jika sering kesini itu berarti aku engga harus ngantor..lirihnya


yeah makasih kak.. engga usah aku bawa mobil aja kesannya, oke aku sekarang mau ke rumah kaka yah.. see you kak"


ucap Stevie, enaknya punya kaka ipar yang pengertian dan enak diajak ngobrol


see you too Vie, take care yah sayang" ucap Tara, walaupun dirinya belum begitu dekat dengan iparnya tapi tetap welcome


emm thanks you kak.. bye kak" ucap Stevie lalu menutup panggilan teleponnya


yes yes akhirnya aku punya alasan untuk tidak ikut dengan my hubby 😊😊😊" ucap Tara, benar benar kabar gembira.


bukannya dia menghindar atau tidak mau menemani suaminya di kantor hanya saja Tara merasa tidak enak dengan karyawan dan rekan rekan suaminya itu, namun Tara juga tidak bisa menolak keinginan sang suami dengan tegas karena ujung ujungnya dirinyalah yang akan selalu mengikuti suaminya itu, dengan hati yang lembut dan belas kasihan yang mendalam sehingga membuat Tara mudah luluh hanya dengan melihat wajah melas sang suami yang seperti orang sedang kehilangan semangat hidupnya.

__ADS_1


Di perjalanan menuju rumah kaka iparnya, Stevie mampir terlebih dahulu karena melihat jajanan pasar kaki lima yang berbaris menurutnya ada bagusnya untuk membeli beberapa cemilan dan buah buahan untuknya bersama kaka iparnya membuat rujak buah atau disebut juga dengan petis buah buahan, seperti enak.


Selesai membeli beberapa jenis buahan dan cemilan Stevie pun melanjutkan kendaraannya menuju rumah kaka ipar.


Ternyata tidak jauh dari negaranya kelahiran ku disini juga harganya bersahabat tidak terlalu berat, tapi mengapa aku memilih menetap disini.. apa yang sebenarnya terjadi padaku, bisa bisanya aku menjalin hubungan dengan pria asing dan sebentar lagi menikah, huuhf..inilah cinta kekuatannya dahsyat"


ucap Stevie saat sedang menyetir mobil, sepertidirinya aku jatuh cinta padanya lebih dari yang ku bilang padanya..lirihnya


β€’


hehmm..baru juga beberapa jam, apa yang terjadi padaku kenapa rasanya aneh sekali.. istriku sudah membuatku tergila gila padanya, sampai sampai mengambil alih pikiranku.. bukan hanya hati tapi perasaan juga, lebih baik aku telepon"


ucap Karan, berbicara dengan diri sendiri.


oohh angel baby angel baby


your my angel baby, angel baby angel..


kak teleponnya berbunyi tuh" ucap Stevie, melihat telepon kaka iparnya berdering


oh iya..kamu teruskan mengirisnya yah" ucap Tara, memberikan buah dan pisau pada Stevie untuk lanjutkan memotong


oke kaka.. aku akan lanjut memotong" ucap Stevie mengambil alih buahnya


hallo ada apa hubby.." ucap Tara yang sudah melihat nama yang tertera di telepon genggamnya ini. ternyata benar dugaannya pasti suaminya akan telepon bila dirinya merasa kangen pada istrinya.


sayang kamu bisa kesini engga, aku kangen nih sama kamu.. sudah beberapa jam tidak melihat kamu rasanya sepi kalo engga ada kamu, please kesini yah"


ucap sang suami, memulai lagi dengan kata kata sebagai kunci agar istrinya luluh


emm.. sepertinya engga bisa hubby" ucap sang istri, Tara sengaja tidak berkata lebih panjang dan lebar dulu. dirinya ingin tahu seperti apa reaksi suaminya ini.. hihihi.


kenapa engga bisa sayang, kamu lagi engga enak badan..atau lagi sakit. aku antar ke dokter yah, kamu sudah makan"


ucap sang suami panjang lebar, sedikit khawatir dengan istri tercintanya ini.


engga hubby..aku sehat sehat aja kok, ini aku lagi buat rujak petis sama Stevie" ucap sang istri, Tara belum menjelaskan tentang keberadaan Stevie, karena dirinya mau lihat seperti apa reaksi suaminya ini.


hah Stevie.. dia ada di rumah kita, kapan datangnya.. dan kapan dia akan pulang" ucap sang suami, inilah asli dirinya yang tidak terlalu perduli dengan siapapun.


Walaupun tidak terlalu dekat dengan keluarga tapi Karan bukanlah orang yang kejam atau tidak berperasaan, karena ia tidak suka menunjukkan rasa sayangnya pada siapapun terkecuali pada istrinya. kalau sudah menyangkut tentang istrinya apapun pasti akan dilakukan tanpa malu.


hubby apakah harus seperti ini, hehm" ucap sang istri, jujur saja setiap nada suaminya yang seperti itu membuat Tara merasa sedih dan kecewa pada suaminya


maaf sayang aku tidak bermaksud.. aku hanya sedang merindukan mu dan tentu saja Stevie boleh main ke rumah kapan pun dia mau, asalkan dia tahu waktu.."

__ADS_1


ucap sang suami, bermaksud memberi kode pada sang istri agar memahaminya


hah gimana gimana, maksudnya waktu?.. apa yah aku engga ngerti hubby, coba jelaskan seperti apa itu" ucap sang istri, Tara sengaja sedikit meledek agar sifat suaminya yang dingin terlihat olehnya


emm.. maksudnya boleh kok main ke rumah kapan saja, em asalkan ingat waktunya makan dan istirahat ☺️" ucap sang suami, Karan sudah mulai ngelantur bicaranya karena takut sang istri marah


Oohh seperti itu..aku kira ingat waktunya pulang karena takut kamu terganggu oleh kedatangannya kesini, em hubby lain kali jangan seperti ini lagi yah, pada siapapun dia. aku tidak suka punya suami seperti es yang dingin dan cuek terhadap orang lain, aku engga suka sifat seperti itu"


ucap sang istri, karena tidak suka dengan sikap suaminya ia terpaksa harus bicara.


dan aku tidak suka mendengar atau melihat sikap kamu yang seperti ini lagi, bila aku mendengar dan melihat kamu seperti ini terhadap siapapun..kamu pasti tahu siapa yang akan rugi jika itu terjadi"


ucap sang istri lagi kali ini menerangkan dengan jelas agar sikap suami berubah.


Bersambung...


Ayoo siapa yang setuju kalau up 2x sehari silahkan komentar sebanyak mungkin dan sebagai tanda kalian setuju hehe Jangan lupa untuk memberikan voting nya yah 😊


.


.


.


.


.


πŸ’πŸ’πŸ’


.


.


.


.


.


Hayoung haseo everyone πŸ€—


Stay safe and healthy always πŸ˜‡


Terimakasih sudah membaca cerita ini JANGAN lupa berikan vote, komen, like dan share cerita Author lainnya 😊β™₯οΈπŸ™

__ADS_1


__ADS_2