Menikahi Wanita Karena Jatuh Cinta

Menikahi Wanita Karena Jatuh Cinta
(Season 2) Chapter 79 malam panjang


__ADS_3

Happy reading guys stay safe and health


"apakah itu benar sayang.. maafkan aku karena aku selalu membuat kamu capek seharusnya aku bisa sedikit lebih mengerti tapi kenapa setiap melihat kamu aku tidak bisa mengendalikan diriku sendiri sayang"


ucap sang suami tidak tahu mengapa sangat sulit mengendalikan dirinya ini.


"tentu saja benar hubby dan aku memilih kamu menjadi imam ku karena aku yakin bahwa bersama kamu surga semakin dekat dan indah"


ucap sang istri, Tara memang benar benar bersyukur karena menikah dengannya.


"wah apakah aku bermimpi sayang" tanya sang suami.


Lalu Tara semakin mendekati suaminya dan "Aauw.. sakit sayang" ucap sang suami kesakitan karna di cubit perutnya


"nah berarti ini bukan mimpi hubby tapi nyata ini adalah kenyataan hubby" ucap sang istri lalu tersenyum.


"baiklah ini memang nyata aku hargai dan terimakasih nyonya karena anda mau memilih lelaki seperti ku untuk jadi pasangan hidup nyonya Parsons" ucap sang suami lalu.


"aow hubby mengapa kamu selalu buat aku kaget sih gimana jika anak anak kita bangun hum" ucap sang istri.


Tara kaget karena tiba tiba di angkat oleh suaminya ala bridal style.


"mau dibawa kemana aku hubby" tanya sang istri.


Karan tidak menjawab pertanyaan dari istrinya itu karena ini adalah rahasianya yang sudah di rencanakan sejak lamanya


"hubby tempat apa ini hem" tanya sang istri bingung melihat kamar lagi



"masa tidak ingat sih aku pernah bilang kita akan kesini lagi untuk melanjutkan bulan madu yang tertinggal sayang" ucap sang suami.


baru beberapa tahun yang lalu namun istrinya benar benar dengan apa yang pernah di katakan oleh suaminya.


"haah bulan madu apa anak saja sudah dua masih bilang bulan madu ups hahah" ucap sang istri sambil tertawa kecil.

__ADS_1


"kamu tidak percaya coba lihat lebih dekat" ucap sang suami.



"hubby kamu menyiapkan ini hanya untuk ku padahal ini cukup mahal loh" ucap sang istri, Tara tidak menyangka ini.


"tidak masalah ini untuk istri tercinta aku jadi apapun akan aku lakukan untuknya, bagaimana menurut kamu sayang" tanya sang suami.


"em bagus seperti sebuah puisi yang indah tapi sayang nyonya Parsons tidak goyah dengan rayuan pria lain selain suaminya" ucap sang istri tersenyum.


"wah pilihan yang bagus dan menarik em sayangku mau kita mulai sekarang atau kamu mau di kamar mandi.. ada yang spesial loh.. mau lihat" ucap sang suami.


"hum apa maksudnya dari itu hubby bisa di jelaskan detailnya di kamar mandi what" tanya sang istri.


Padahal mengerti apa yang di maksudkan oleh suaminya ini namun Tara ingin suami nya yang mengatakan rinciannya agar lebih mudah di maksud dan artinya.


"ah kamu katanya sudah punya dua anak masa hal ini saja tidak mengerti em aku tidak yakin karena kamu masih gress deh" ucap sang suami tersenyum.


"hubby kamu bicara apa sih.. iih tua tua semakin jadi deh kamu dasar mesum" ucap sang istri.


Tara sangat malu mendengar kata kata dari bibir suaminya dan tidak menyangka jika suaminya akan sangat bar bar yang dulu di pikirnya hanya seorang pengusaha yang kaku dan cuek hidupnya tapi semakin kesini semakin terlihat sifat serta sikap aslinya prilaku yang dermawan dan bijak itu hanya pencitraan nya saja sebagai seorang pengusaha besar dan ternyata.


"kenapa kamu bawa bawa papa memang papa pernah berkata seperti itu hum" ucap sang istri tidak percaya.


"haahh istriku sangat cerewet ya aku tidak punya pilih lain selain melakukan.." ucap sang suami lalu lari menutup pintu rapat.


"hubby kamu bilang apa barusan.. aku aku cerewet yah hum" ucapnya "yaudah kalau begitu aku tidur sama anak anak saja" ucap sang istri lagi.


kesal dikatain cerewet dengan suaminya sendiri lalu Tara berjalan cepat menuju pintu yang sudah di tutup suaminya ini.


"hubby buka pintunya aku mau keluar" ucap sang istri dengan mimik wajah memerah karena dikatain cerewet.


"ih kamu mau nangis sih sayang aku kan hanya bercanda lalu kamu menanggapi ini dengan serius lagian kamu seperti apapun aku tetap cinta dan sayang sama kamu"


ucap sang suami tersenyum sambil cari cara agar istrinya tidak jadi menangis.

__ADS_1


"jangan sedih sayang aku tidak sungguh mengucapkan nya lalu mengapa kamu menangis apa kamu tahu alasan aku merayu kamu seperti ini agar kamu.."


ucap sang suami mengangkat wajah istrinya yang sudah siap menangis.


"aku mau keluar" ucap sang istri lagi kini hatinya mulai sensitif kembali.


Karena ini pertama kalinya dilatai cerewet dan tanpa disadari Tara merasa memang dirinya cerewet akhir akhir ini entah karena dua anak yang membuatnya kewalahan dan repot atau karena usia bertambah.


"sayang jangan menangis aku hanya bercanda jika kamu menangis aku akan menghukum diriku karena telah membuat mu menangis" ucap sang suami.


Melihat tidak ada respon dari istrinya akhirnya Karan menonjok tangannya ke dinding yang ada di depannya itu.


"hubby apa yang kamu lakukan hah kamu melukai tangan mu, apa ini hum mengapa mudah sekali bagimu melakukan apapun kamu bisa merubah kesepian ku dengan rasa gembira merubah kesedihan menjadi cinta dan tawa menjadi air mata apa yang ingin kamu perlihatkan hum"


ucap sang istri bercampur aduk perasaan yang saat ini ada di dalam hatinya.


"maafkan aku.. maafkan aku sayang aku tidak mengerti dengan diriku ini terkadang aku seperti ke kanakan kadang bodoh juga egois kadang tidak tahu apa yang aku lakukan ini benar atau salah aku sungguh tidak mengerti dengan diriku sendiri"


ucap sang suami lalu memukul lengan satunya ke dinding lagi.. Bruuukkk.


"hentikan hubby jangan sakiti tangan mu" ucap sang istri lalu mendekati suaminya.


berjalan membawa suaminya menuju kamar mandi lalu mencuci tangan yang ada darahnya kedua tangan suaminya ini berdarah karena pukulan yang cukup keras membuat kulit tangannya terbuka lecet.


Karan hanya diam melihat perlakuan sang istri yang sangat dia cintai ia tersenyum senang melihat cinta dari sang istri seperti apapun tingkahnya sang istri Tara tetap setia dengannya kecuali kalau selingkuh itu beda cerita yang berarti sudah tidak ada lagi cinta dihati suami maka jalan satu satunya adalah berpisah darinya.


"sayang.." ucap Karan lalu mengangkat wajah sang istri untuk menatap matanya


keduanya saling menatap wajah dan mata satu sama lain mengatakan apa yang ada di dalam matanya karena ini lebih baik dari kata kata lalu memegang tengkuk istrinya mengelus elus bahu istrinya mencium tangan sang istri dengan penuh cinta dan damba memegang pinggang sang istri.


Tara hanya terdiam melihat apa yang suaminya ini lakukan padanya sangat di pahami dan di mengerti apa yang suami lakukan ini tidak lain adalah menginginkan dirinya sepenuhnya tanpa disadari suami akan berprilaku lembut dan manis jika ada yang diinginkan nya namun Tara sendiri tidak bisa menolak apa yang ada di hati dan pikirannya ada gejolak yang tak bisa di hindari Tara seperti magnet yang kuat.


"sayang.." ucap Karan lagi hanya memanggil manggil sayang.


"hum.." saut sang istri dapat di mengerti.

__ADS_1


Next episode...



__ADS_2