Menikahi Wanita Karena Jatuh Cinta

Menikahi Wanita Karena Jatuh Cinta
(Season 2) Chapter 21 extra part


__ADS_3

Happy reading everyone stay safe & health


Semua keluarga berkumpul dikediaman Karan rumah yang di jakarta selatan, setelah insiden penculikan lima bulan lalu membuat Karan tersadar bahwa keluarganya kapan saja bisa berada dalam bahaya dan perasaan khawatir terhadap keluarganya oleh karena itu Karan memilih beberapa pengawal untuk menjaga keluarganya dimanapun keluarganya berada.


"hubby baby Kalin mana" tanya Tara setelah selesai mandi dan berganti pakaian


"Sama mama tadi kamu mau kemana sayang sudah rapih masih pagi gini" ucap sang suami memperlihatkan istrinya cantiknya



"jangan melihat aku seperti itu hubby" ucap Tara karena ia takut suaminya khilaf lagi


"memangnya kamu melihat suamimu seperti apa tampangnya sayang" tanya Karan penasaran seperti apa yang istrinya lihat



"tuh kan lagi lagi kamu pasang wajah yang sama..please jangan buat aku takut hubby" ucap Tara yang sudah pasti hapal sifatnya


"kenapa kamu takut aku kan suamimu dan aku juga tidak makan manusia sayang" ucap Karan bangun dan mendekati sang istri


"please hubby.. aku sedang ada acara gimana kalau kamu antar aku hem.." ucap Tara agar suaminya tidak menghambat acaranya


"emm.. boleh tapi setelah itu kamu harus ikut aku kemanapun kita pergi yah sayang" ucap Karan meminta persetujuan untuk rencananya


"tapi engga yang aneh aneh yah hubby" ucap Tara merasa khawatir penasaran dan gelisah


"iyah bukan yang aneh aneh..kamu tenang aja kita aman dan kamu pasti akan suka itu" ucap Karan lalu mencium bibir sang istri.


Selesai berganti pakaian Karan dan istrinya turun kebawah menemui putra putrinya lebih dulu agar tidak mencari orang tuanya nanti.


"mama baby Kalin mau aku kasih asi dulu yah soalnya aku keluar sama suami, selama kami diluar kami titip anak anak yah mah" ucap Tara mengambil alih bayinya lalu meminta bantuan mertuanya untuk menjaga anaknya


"em ini sayang.. iyah boleh tapi asinya sudah kamu siapkan sayang" tanya ibu mertuanya

__ADS_1


"sudah mama nanti mama minta tolong bibi aja buat ambil di di freezer lalu di hangatkan terlebih dulu yah mama" ucap Tara menjelaskan


"iyah sayang hati hati dan jangan pulang larut malam yah engga baik buat kesehatan kamu" ucap ibu mertuanya mengingatkan menantu


"iyah mama sayang.. terimakasih cup cup" ucap Tara lalu mencium kedua pipi mertuanya



"ayo sayang nanti kamu terlambat loh" ucap sang suami lalu mencium baby nya juga


"duh manisnya putrinya papa, papa sama mama pergi dulu yah baby kamu jangan rewel yah kasian nanti nenek sama bibi nya repot" ucapnya lagi semakin menciumi putrinya


"em ayo hubby tadi takut aku terlambat" ucap sang istri Tara berkata sama lalu tersenyum


"mama.. papa.. mau pergi kemana kok aku tidak diajak bersama mama dan papa" tanya Kataj yang melihat orang tuanya akan pergi



"em sayang mama lagi ada urusan dan papa mau antar mama kamu di rumah dulu yah bantu mama dan jagain adik yah sayang" ucap Tara mengelus rambut putranya


"pasti sayang nanti pulangnya mama belikan ice cream yah.. cup cup anak pintar" ucap sang mama lalu Tara memeluk putranya sebelum dirinya pergi meninggalkan rumah


"janji yah mama.. dan papa tolong jaga mama baik baik jangan sampai ada yang menyakiti mama, papa jangan lama lama yah" ucap Kataj meminta sang papa menjaga mamanya


"haah.. hahaha hahaha kamu lucu boy kamu mau jadi pelawak yah hahaha.." ucap Karan malah menertawakan putranya sendiri


"tanpa kamu ingatkan papa sudah pasti akan menjaga mama karena mama itu sangat.." ucapnya terhenti karna ingat putranya masih anak anak belum boleh mendengarnya


"sangat apa papa" tanya Kataj penasaran


"sangat berati untuk baby Kalinda buat kamu dan juga papa.. tentu papa akan jaga mama" ucap sang papa membenarkan kata katanya


"oh seperti itu.. yaudah nanti mama terlambat sana papa antar mama yah" ucap sang putra lalu mencium kedua pipi ibunya dan memeluk

__ADS_1


Setelah memiliki dua orang anak Tara semakin tidak bisa bergerak bebas karena dirinya terlalu mencintai putra putrinya oleh itulah sebabnya Tara tidak bisa mengambil pekerjaan dengan waktu yang lama dirinya hanya mengambil pekerjaan paling lama satu minggu karena ada bayi yang tidak ingin ia bawa kemana mana jika dulu baby Kataj bisa dibawa olehnya namun kini Tara tidak ingin bayi perempuan menjadi sorotan media juga.


Padahal Tara hanya keluar satu hari saja tapi dirinya merasa ini seperti satu minggu belum sampai ditempat ia sudah rindu anak anaknya bagaimana jika putrinya menangis karna lama tidak di pangkuan ibunya bagaimana jika bayi tidak bisa berhenti menangis, ia pasti akan merasa sedih dan bersalah pada putrinya itu.


Sesampainya di tempat acara pembukaan Tara di sambut dengan sangat ramah dan sopan semua orang orang yang ada disini.



Karan hanya bisa memperhatikan sang istri dari kejauhan karena dirinya tidak ingin media menyorotnya dan memotretnya lalu terbitlah artikel seorang pengusaha ternama Karan Parsons mengikuti sang istri kemanapun dan sangat terlihat bahwa Ceo muda ini begitu posesif terhadap istrinya yah bisa dimengerti karena istrinya begitu cantik dan manis jadi sudah pasti suaminya akan mengikutinya.


"haahk membosankan apa kita salah jika punya istri tidak ingin dilirik orang lain aku kan tidak salah" ucapnya pada diri sendiri


Melihat sang istri dikerumuni banyak orang hal itu membuat Karan menjadi cemburu karena sikap sang istri yang welcome Karan sebenarnya sudah iri pada kedua anaknya itu karena sejak sang istri sibuk dengan anaknya ia merasa perhatian dan kasih sayang istrinya terbagi sudah tidak sepenuhnya pada dirinya.



"duh sayang kenapa kamu begitu cantik dan manis aku jadi tidak bisa konsentrasi kalau sudah melihat kamu seakan duniaku hilang" ucapnya lagi sambil terus melihat istrinya pakai teropong kecil yang sengaja ia beli tadi



Sampai di akhir acara lalu berfoto bersama para pengusaha baju baju ternama dan ada satu hadiah yang disiapkan oleh khusus pihak perusahaan untuk diberikan pada Tara dan itu harus di pakai di hari ini karena akan menjadi sorotan media juga jika gaun yang dipakai ini pas akan membuat Tara terlihat lebih cantik.


Selesai berganti pakaian dan sedikit fashion show tadi kini Tara langsung menemui suami yang sudah menunggu ditempat lobby setelah Tara selesai dengan caranya ia pikir tidak ada yang akan melihatnya karena ini siang hari ternyata Tara salah justru sebaliknya orang keluar untuk melihat dan memfoto dirinya deg deg walaupun dalam hati takut suaminya marah namun Tara tidak bisa berbuat apa apa selain tersenyum karena ia pikir kejutan untuk suami oleh karna itu ia tidak memakai mantel atau sweter untuk menutupi tubuhnya yang terekspos dan ternyata.. Tara pun pasrah saja.



"hubby tolong maafkan aku" ucapnya dalam hati namun masih tetap tersenyum manis


Sesampainya di tempat parkir benar saja wajah suaminya itu sudah masam dan kesal terlihat di wajahnya apa yang harus dilakukan agar mood suaminya kembali lagi seperti tadi awal saat suaminya mengantarnya tempat ini.


"sayang apa yang kamu lakukan" tanya sang suami segera keluar dan membukakan pintu


__ADS_1


Melihat ekspresi sang suami yang sulit di artikan Tara benar benar merasa bersalah dan sedih karena tahu bahwa suaminya semakin pencemburu terhadap laki laki mana saja apa yang harus dikatakan agar suaminya mengerti


Terimakasih sudah membaca cerita ini semoga suka dan jangan lupa berikan ❤ vote like serta dukungannya untuk karya Author 😊


__ADS_2