
aku berjanji tidak akan melakukan apapun aku hanya ingin merawat mu, percayalah jika aku mencintaimu karena dirimu bukan karena pisik mu " ucap Karan menjelaskan bahwa dirinya sungguh sungguh mencintai Tara sejak awal bertemu di pernikahan sahabat keduanya
Happy reading everyone 🤗📒
Seperti kata katanya ternyata pria aneh ini yang akan menjadi suamiku nanti, pria yang bernama Karan Parsons pria berusia 35 tahun ini sungguh mengagumkan membuat setiap wanita yang melihat pasti jatuh hati uhmm.. semoga ia bisa menjaga hati serta pandangannya.. aminn
ucapku dalam hati terus memandanginya
waktunya breakfast honey
" ucap Karan membawakan makanan
dan ini makanan penutupnya
" ucap Karan membawakan lagi
terimakasih sayang kamu baik banget, apa kamu melakukan hal yang sama dengan wanita lainnya?
" ucap Tara penasaran dengan calon suaminya i ini
tentu tidak hanya pada istriku saja
" ucap Karan
oh kapan kita menikah nya
" ucap Tara mulai memancing Karan
emm aku sih inginnya saat ini juga, jadi gimana mau nikah sekarang juga?
" ucap Karan dengan senyuman manis
em tidak kita sepakat minggu depan karena papa dan mama belum sampai
" ucap Tara mengingat orang tuanya yang masih diluar negeri
oke kalau begitu kamu harus habiskan sarapan mu karena aku tidak suka melihat yang tersisa dan engga mau istriku nantinya kurus.. oh tidak
" ucap Karan berbicara seolah ini bukan hal pertama kali baginya
apa kamu ingin aku gemuk dan gendut hm, jika kamu suka yang seperti itu lalu mengapa memilih aku
" ucap Tara mengingat Karan yang dadakan melamar dirinya
aku menyukai mu karena dirimu adalah Tara wanita yang membuat aku terpesona aku melamar kamu karena yakin bahwa kita akan bersama, melengkapi satu sama lain membina hubungan rumah tangga seperti yang selama ini aku impikan itu ada pada dirimu, semuanya ada dirimu
" ucap Karan menjelaskan kembali perasaannya pada wanita yang dia cintai
sekarang makan sarapan mu lalu bersihkan dirimu, apa mau aku gendong hm
" ucap Karan lagi menyadarkan Tara dari lamunannya
oh tidak terimakasih, ayo kita makan bersama kamu juga harus sarapan
" ucap Tara mulai mencicipi makanan
wah lezat bagaimana kamu memasaknya makanan ini sungguh nikmat seperti dari restorannya, apa kamu memesannya
" ucap Tara lagi karena enak dirinya tidak percaya bahwa ini adalah buatan Karan
aku membuatnya spesial untuk kamu dan kamu harus tahu bahwa aku tidak pernah membuatkan siapa pun, ini khusus istriku
" ucap Karan menjelaskan kembali
terimakasih kak, kamu memang suami terbaik dan aku beruntung
" ucap Tara sambil tersenyum manis
Beberapa Jam Kemudian
__ADS_1
gimana kamu udah sehat
" ucap Karan
Alhamdulillah sudah, berkat kamu lebih cepat sembuhnya
" ucap Tara
aku hanya berusaha menjadi suami siaga
saat nanti istriku kesulitan ada aku
" ucap Karan dengan senangnya karena dirinya sudah menganggap bahwa Tara sudah resmi menjadi istrinya padahal nikah aja belum hahaha, mengingat ini Karan hanya bisa tertawa dalam hati
iyah terimakasih banyak suamiku kamu adalah yang terbaik, ayo kita berangkat
" ucap Tara sambil menggandeng tangan Karan entah apa yang ada dipikirannya Tara hanya merasa bahwa dia harus menjaga calon suaminya ini.
Sampailah mereka berdua di tempat kerja Tara, karena Karan memaksa mengantar padahal dirinya juga sibuk apalagi ia seorang CEO muda di usianya saat ini Karan sudah memimpin perusahaannya sendiri hasil kerja kerasnya semasa SMA dan kuliah dirinya dengan yakin membangun perusahaan dari nol hingga sebesar itu, bangunan yang menjulang tinggi nan kokoh mirip seperti pemiliknya.
kamu melupakan sesuatu
" ucap Karan saat Tara turun dari mobil
apa itu " ucap Tara tidak mengerti apa yang dimaksud calonnya ini
kamu lupa ini
" ucap Karan menyentuh pipinya kiri kanan karena mulai saat ini dia harus mengingatkan Tara agar menjadi tradisi
oh ya ampun, maaf aku tidak ingat
" ucap Tara mencium kedua pipi Karan dan juga keningnya, kenapa ia bilang tidak ingat karena Tara tidak mau Karan kecewa itu sebabnya ia bilang maaf.
setelah mengantar calon istrinya Karan langsung menuju kantornya padahal jaraknya cukup jauh bagaimana bisa dirinya menempuh perjalanan 1 jam setengah itupun kalau tidak macet.
sesampainya di kantor Karan langsung menuju ruangannya, saat berjalan menuju lift pribadinya beberapa karyawan melihat dan bertanya itu pun yang punya jabatan yang cukup penting sehingga berani bertanya kepada atasannya ini.
selamat siang bos, tidak biasanya kamu telat ada apa?
iyah apa yang terjadi
" ucap Lewis kepo juga dengan temannya
wah wah ada apa ini, sepertinya seru
" ucap Rio yang tiba-tiba muncul ikut kepo juga karena sahabatnya nimbrung
sudahlah aku lelah aku mau bekerja dulu
" ucap Karan tidak mau bilang apapun karena memang ia lelah dan ingin segera menyelesaikan pekerjaannya
hei kamu belum menjawab pertanyaan kita semua
" ucap Ryan kesal dicuekin
yah gimana ceritanya tiba tiba terlambat terus bilang lelah
" ucap Lewis melihat Karan ini agak aneh
hei sebenarnya apa yang kalian mau tau tentang Karan, aku tau kok tapi sedikit
" ucap Rio menengahi para sahabatnya
yah maaf tapi aku belum bisa cerita, kalian tanya Rio aja yah dahh
" ucap Karan pergi tanpa sebuah dosa
yah yah tau deh yang lagi jatuh cinta apapun dilakukan walaupun jauh hahaha
" ucap Rio tertawa puas melihat Karan
saat berjalan Karan menengok kebelakang dan satu jarinya di angkat menutup bibirnya memberi isyarat pada Rio agar tidak berisik dan membuat gosip tentang bos Angkasa Jaya ini CEO perusahaan yang cukup besar dan maju
__ADS_1
hei Rio apa yang kamu tau tentangnya
" tanya Ryan penasaran
yah gimana bisa kamu tau tapi kami enggak tau apa apa
" ucap Lewis kepo
akhirnya Rio menceritakan semuanya dengan singkat jelas dan padat dan Ryan serta Lewis hanya bisa menganggukkan kepala mereka melihat tingkah Karan seperti ABG saja padahal usianya sudah 35 tahun tapi prilakunya seperti 20 tahun
whahaha...
hahahaha....
suutt jangan berisik apa kalian mau gaji kita semua dipotong saat berita ini menyebar hah, kan rugi
" ucap Rio memperingati
oke sip deh
" ucap Ryan menurut mulutnya
iyah aku tidak mau dipotong terus telat satu menit saja hilang 10 ribu hahaha
" ucap Lewis sering dipotong gaji
iyah dia teman tapi dalam pekerjaan dia berubah jadi pengawas kejam
" ucap Ryan mengingat sering di tegur
hei kalian tidak berpikir bahwa dia itu laki laki perfeksionis dan disiplin karena itulah perusahaannya maju dan berkembang pesat, walaupun sedikit kejam dalam bekerja tapi dia bagus buat di contoh dan dia juga sering menolong kita juga tidak pelit saat kita hangout selalu dia yang membayar semua tagihannya
" ucap Rio mengingatkan teman temannya karena seperti apapun sikap Karan dia tetap baik terhadap sahabatnya
Iyah kamu benar kita beruntung
" ucap Ryan mengingat kebaikan Karan
dia juga sering bantuin aku
" ucap Lewis terharu akan sosok Karan
dan semoga dia diberikan yang terbaik jangan sampai seperti para mantannya yang sok sok an dan aneh aneh, ayo kita lanjut bekerja kawan kawan
" ucap Rio mengakhiri perbincangan
dan yang dibicarakan pun sedang sibuk dengan laptopnya tanpa peduli temannya yang membicarakan tentangnya.
saat sedang sibuk sebuah pesan masuk di WhatsApp nya tertulis nama
my wife
hei kak jangan jemput aku sore ini jangan lupa makan dan istirahatlah ♥️
" pesan Tara mengingat calon kurang tidur pasti lelah
Karan pun tersenyum saat membacanya dan langsung membalas pesan Tara
my hubby
oke siap tuan putri yang cantik dan terimakasih atas perhatiannya ♥️
" balasan Karan merasa bersyukur punya calon istri sebaik dan secantik Tara
Tara pun langsung membaca pesan balasan Karan dan seketika senyumnya mengembang sempurna melihat pesan ini
you always number one for me
number one in my heart, number one in my life and my world " ucap Tara dalam hati berdoa serta berharap semoga selalu seperti ini dan selamanya
🍁🍁🍁
**hello everyone stay safe and healthy guys
__ADS_1
terimakasih sudah mampir dan membaca cerita ini semoga suka jangan lupa untuk like dan komentarnya di setiap episoden
Ayoung haseo everybody 🤗😇♥️**