Menikahi Wanita Karena Jatuh Cinta

Menikahi Wanita Karena Jatuh Cinta
(Season 2) Chapter 45 You are lucky


__ADS_3

Happy reading everyone stay safe and health


Karan memberikan kode melalui matanya pada istrinya agar tidak melakukan apapun apalagi sampai pasukannya datang lalu menangkap semuanya karena Karan tidak mau ada satupun yang bebas melarikan diri.


hubby mengertilah aku tidak bisa melihat kamu dipukuli terus menerus walaupun Tara tahu betul bahwa suaminya bisa menghandle tapi tetap saya ia bertanya tanya sendiri.


"hubby.. awas.. hubby dibelakang kamu. awas hub...by.. dibelakang... Aawwaasss..." ucap sang istri, Tara berteriak karena melihat pisau yang mengarah ke suaminya dari belakang.


Door... doorr.. "tidaaakk hubby" teriak sang istri, Tara memejamkan matanya karena takut saat mendengar suara tembakan.


"pak maaf kami terlambat maafkan kami pak" ucap Arhsam datang di waktu yang tepat.


"tidak apa apa syukurlah kalian datang tepat waktu jika tidak aku pasti sudah mati" ucapnya pada asisten dan bawahannya ini.


Sementara di dalam mobil Tara tidak berani membuka matanya karena takut apa yang di dengar nya itu akan menjadi kenyataan belum lagi saat tadi melihat pisau dan stik bisbol Tara tidak bisa mempercayai hari ini jika ia harus melihat suaminya mati di hadapannya.


"tuhan ku mohon selamatkan suamiku aku tidak bisa hidup tanpa nya tuhan ku mohon" ucapnya terus berdoa untuk keselamatan sang suami rasa takut yang kini berada dalam pikirannya.


Tara terus berdoa dengan air mata yang terus mengalir belum lagi pikirannya kemana mana takut menerima kenyataan bahwa suaminya benar benar mati di depannya.


"pak biar kami yang menangani ini, lihat istri bapak sepertinya istri bapak shock pak" ucap Arhsam melihat istri atasannya menangis.


"baiklah aku akan menemui istriku tolong tangani semuanya jangan sampai ada yang lolos satupun karena saya tidak suka itu" ucap Karan, ternyata benar istrinya terlihat sangat sedih kaget dan takut sepertinya.


"siap di laksanakan dann, saya akan melapor saat nanti sudah di kantor pak" ucap Arhsam


"baiklah saya akan menunggu kabarnya. terimakasih sudah menyelamatkan saya dan berhati hatilah kalian" ucap Karan lagi.


"siap.. terimakasih dann" balas Arhsam lalu memberikan hormat pada atasannya itu.


Setelah memberi informasi dan masukan kepada team nya Karan segera mendatangi sang istri yang sudah ketakutan sedari tadi.

__ADS_1


"sayang kamu tidak apa apa" tanya sang suami, Karan kasihan melihat istrinya sampai seperti ini karena melihat aksinya.


"hubby kamu tidak ada yang terluka.. dimana ada yang sakit atau luka dimana yang sakit hubby.. yaa tuhan suamiku" ucap sang istri, sungguh miris melihat luka pukul dan lebam


"sayang.. sayang aku tidak apa apa kamu tidak apa apa maafkan aku.." ucap sang suami menyesal dan sedih membiarkan istrinya melihat dirinya di keroyok.


"apa ini.. aku tidak apa apa. kamu yang terluka mengapa minta maaf kamu tidak salah ini adalah kesalahan mereka. sini ku obati" ucap sang istri lalu mengambil kotak p3k dan mengobati luka suaminya.


Ada perasaan menyesal di hatinya karena jika hari ini dia tidak keluar mengajak suaminya untuk berbelanja mungkin ini semua tidak akan pernah terjadi pada suaminya.


"sayang jangan menangis aku tidak apa apa percayalah ini hanya luka kecil dan ringan sungguh aku tidak apa apa sayang" ucap sang suami, Karan melihat reaksi sang istri ia langsung mengerti jika istrinya merasa bersalah atas apa yang terjadi ini.


"sayang dengarkan aku ini bukan salah mu dan bukan karena mu ini memang sudah takdir kita untuk melalui semua itu, ku mohon jangan menangis aku akan selalu ada dengan mu dan aku bersyukur aku selalu ada untuk mu. ku mohon jangan menangis lagi aku tidak bisa melihat mu menangis adalah rasa sakit yang amat dalam bagiku karena kamu adalah kekuatan ku dan aku tidak akan mudah mati karena kamulah hidup ku dunia dan nafasku"


ucap sang suami berkata jujur mengatakan kebenaran yang ada dalam hatinya ia hidup hanya untuk istrinya karena itu ia bertahan.


"suuuitt.. sudah jangan bicara lagi lihat luka mu sangat banyak bagaimana bisa aku memaafkan diriku sendiri jika sesuatu terjadi pada suamiku bagaimana aku akan hidup" ucap sang istri tidak sanggup menahan rasa sedihnya sampai air matanya berlinang.


ucap sang istri sambil terus menangis terisak menahan rasa sakit yang tak tertahan.


walaupun dalam keadaan menangis tapi Tara tetap mengobati suaminya, sakit sungguh sakit yang dirasakan hatinya bagaimana jika terluka lebih parah dari ini. bagaimana bisa ia hidup tanpa suami bagaimana caranya Tara sungguh tidak bisa menoleransi hal ini.


Dalam sedih dan merasa kasihan pada suami padahal tadi bilang tidak sakit tapi ternyata melihat suaminya menahan rasa sakit Tara tahu pasti luka itu sangat menyakitkan dan perih saat terkena alkohol. dengan sabar mengobati dan memberikan perban pada bagian yang terluka parah dan butuh perban.


"aku saja yang mengemudi kamu terluka dan aku bisa mengemudi" ucap sang istri lalu Tara turun dan berpindah ke tempat setir.


Selama Tara mengobati suaminya ternyata para penjahat tadi sudah di tangani semua, Tara cukup kaget karena melihat tidak ada apa apa di depannya. dalam hati ia berkata cepat sekali mereka menyelesaikan nya.


Satu jam di perjalanan akhirnya sampai juga di rumah Tara langsung membantu suaminya untuk berjalan karena tubuhnya banyak yang di perban dari kaki tangan belum bagian yang tidak terlihat dan lusa sudah harus pergi ke dubai. apakah bisa pergi seperti ini,, ucap Tara dalam hati bertanya tanya sendiri.


"bapak apa yang terjadi dengan bapak" ucap pak security kaget melihat tuannya terluka.

__ADS_1


"saya tidak apa apa pak ini luka kecil kok" ucap Karan dengan gampangnya bilang kecil


"apanya yang kecil hum.. luka serius seperti ini memangnya kamu ingin terluka parah" ucap sang istri menyela pak security.


"benar pak ini serius pak, mau saya bantu ibu" ucap pak security menawari bantuan.


"tidak terimakasih pak.. bapak bisa bantu tolong bawakan belanjaan di bagasi yah pak" ucap Karan yang tidak mau dibantu orang lain


"humm.. tolong dibawa kedalam yah pak belanjaan di belakang mobil, makasih pak" ucap Tara lalu memapah suaminya ke dalam


"sudah sakit masih aja gengsi pah" ucap sang istri, Tara tidak bisa mengerti suaminya ini.


"bukan gengsi sayang.. namanya menyimpan kesempatan ini. jika aku menerima maka kamu tidak akan memapah ku seperti ini kan jarang jarang seperti ini hari ini adalah berkah karena kamu akan selalu ada 24 jam hehe"


ucap sang suami dengan senyum konyol nya padahal lagi sakit tapi pikirannya tetap aja.


"hum.. dasar mesum bagaimana bisa aku punya suami se mesum dirimu hubby" ucap sang istri sambil berjalan memapah suami.


"hehehe.. mesum sama istri sendiri ini tidak apa apa sayang yang dilarang adalah mesum dengan wanita lain itu baru tidak boleh...cup" ucap sang suami, tibatiba Karan mencium bibir istri di depan anak tangga rumahnya.


"hubby... kamu..


BERSAMBUNG...


*


*


*


*

__ADS_1


*


__ADS_2