
Happy reading everyone 🙌🍵💝
Sang istri benar benar menangis tersendu sendu di dalam kamar, sebenarnya Karan tidak tega mendengarnya namun apadaya ia pun tak berdaya karena itu adalah ulahnya sendiri yang membuat sang istri menangis seolah seperti wanita yang menderita dan tersiksa hidupnya.
"maafkan aku sayang..maafkan suamimu ini yang bodoh dan lemah karena tak bisa hentikan kecemburuan yang ada dalam diriku, sungguh aku sangat menyesal sayang, maafkanlah aku"
ucap Karan yang ikut memang karena hatinya merasa bersalah dan sakit dihatinya melihat wanita yang dicintai menangis karena dirinya.
One day before :
"sayang apa kamu benar ingin kembali menjadi model lagi" ucap sang suami, sebenarnya Karan tidak menyetujuinya tapi apa alasannya
Disaat seperti ini sang suami Karan tidak ingin melihat sang istri kembali aktif di dunia model tapi ia juga tidak mau istrinya stress di rumah karena tidak ada aktivitas lain selain mengurus anak dan suami, Karan ingin sang istri bahagia menjalani kehidupan rumah tangganya namun ia tahu bahwa sang istri akan lebih bahagia jika Tara memiliki kesibukan sendiri diluar rumah.
"yes hubby.. aku mau masuk ke permodalan lagi, apa kamu keberatan dengan itu hem" ucap sang istri, karena putranya sudah setahun
Menurut Tara tidak perlu khawatir lagi karena Kataj sudah bisa dibawa keluar rumah lalu di ajak ke tempat kerjanya, untuk saat ini Tara akan mengambil pekerjaan paruh waktu agar ia tidak terlalu fokus dengan pekerjaan dan bisa membagi waktu untuk keluarga, saat di rumah ia akan menyusui sang putra namun saat diluar rumah Kataj akan diberi minum susu formula.
"bagaimana dengan Kataj.. apa dia akan ibu kamu bekerja?.." tanya sang suami pada istri
"iyah baby akan ikut aku dan aku hanya bekerja part time, aku juga ajak mbak nya buat bantu aku jagain saat aku lagi pemotretan, boleh kah" ucap sang istri, sebenarnya Tara tahu jika sang suami pasti tidak akan mengijinkan namun Ia tidak punya pilihan karena dulu pernah berjanji
"hem.. sebenarnya aku engga mau kamu capek dan kelelahan ngurus baby aku, namun gimana lagi. aku juga sudah janji sama kamu" ucap sang suami dengan nada suara yang pasrah
"jadi intinya kamu ijinkan aku atau engga, jika memang engga boleh..yah engga apa apa sih" ucap sang istri, sudah satu tahun lebih Tara mengenal sifat dan karakter suaminya oleh karena itu Tara tahu seperti apa suaminya ini
Dan akhirnya Karan pun mengijinkan istrinya itu walaupun terlihat terpaksa dan memang benar adanya, Karan terpaksa harus mengijinkan sang istri demi memenuhi janjinya mau tidak mau ia harus mengizinkannya untuk sementara waktu.
Flashback problem :
__ADS_1
Mentari di pagi hari telah bersinar dengan indah seindah mata memandang orang terkasih yaitu Lewis, pasangan muda dan baru ini sudah bangun lebih awal dari biasanya, Jiyaa melihat sang suami yang masih tertidur dengan pulas
Melihat lihat wajahnya yang tampan rupawan pantas saja banyak wanita diluar sana yang mengejar ngejarnya itu tidak heran lagi karena memang selain wajahnya yang tampan Lewis juga terlihat berkarisma dan gentleman tentu saja wanita akan jatuh hati saat melihat dirinya.
SATU JAM KEMUDIAN..
"wah suamiku sudah rapih nih..mau berangkat kerja sayang" ucap Jiyaa tersenyum tak ada hentinya ketika memandang wajah sang suami
"iyah nih.. kamu mau ikut aku ke kantor sayang" ucap Lewis, tiba tiba mengganti panggilannya.
"waaow i like this.. ada apa nih sayang" ucap Jiyaa tersenyum lagi dan lagi seakan merasa cukup hanya dengan melihat suaminya saja
"emm.. biar lebih romatis dan lebih lebih lebih" ucap Lewis dengan jujurnya tanpa berpikir pikir
"yaudah aku berangkat kerja dulu yah sayang" ucap Lewis, dan ia mendekati istrinya lalu mencium kedua pipi Jiyaa dan juga keningnya
*****
"gimana penampilan aku pah, keren engga" ucap Nadia memperlihatkan penampilannya ini
"emm.. that good, sangat pas dan terlihat lebih fresh sayang oh iyah kamu mau ikut aku engga" ucap Nicolas, karena tahun ini akan bepergian
"kamu mau kemana lagi pah.. baru juga minggu ini kamu di rumah eh udah mau bepergian lagi
__ADS_1
"yah bagus dong sayang kan aku kerja sambil liburan, gimana kalau kamu ikut aku aja yah" ucap Nicolas, kalau sang istri ikut akan lebih baik lagi jadi ia tidak harus jauh dari keluarga
Setelah berpikir berulang kali ada bagusnya jika Nadia ikut serta dalam mensupport dirinya dengan adanya sang istri ditempat ia berada, itu adalah ide bagus kan, jadi engga perlu panggilan tukang pijat saat lelah bekerja diluar.
"bila itu di dalam kota boleh boleh saja tapi jika itu ternyata beda karena diluar kota tidak baik untuk kesehatan Natan pah, aku tidak bisa ikut" ucap Nadia, tidak tahu jika suaminya berharap
"hem.. kamu selalu bilang seperti ini, haah membosankan sekali jika bekerja jauh dari istri dan anak kan aku jadi tidak bisa melepas rindu" ucap Nicolas, yang sering pergi ke luar kota ini
"yah mau gimana lagi anak kita masih terlalu kecil jika harus ikut orang tuanya keluar kota pah, coba kamu pikiran gimana nanti kalau ada apa apa dan gimana gimana nantinya..aku engga akan bisa menerimanya karena ego kita"
ucap Nadia, lagi lagi berpikiran parno seperti ini
"hem.. yah yah,, aku pergi sendiri lagi deh kalau memang engga baik buat Natan yaudah deh aku mengalah walaupun aku belum ikhlas hem" ucap Nicolas tarik nafas berulang ulang kali
Sebenarnya Nicolas tidak suka dengan cara berpikir sang istri namun mau seperti apapun tetap saja ujung ujungnya Nadia akan menolak untuk pergi bersama walaupun engga rela pisah dan berpergian jauh dari keluarganya karena ia sendiri sering sendiri saat masih remaja dan sampai bertemu dengan sang istri tercintanya.
"emm.. gimana nanti saat Natan sudah berusia lima tahun baru kita bisa pergi bersama sama pah.. kamu setuju engga" ucap Nadia dengan polosnya bilang seperti itu tanpa berpikir pikir
"haahh.. hahaha apa kamu engga salah sayang bahkan adiknya Natan pun sudah lahir mungkin" ucap Nicolas benar benar tidak habis berpikir bagaimana bisa istrinya mempunyai pikiran seperti itu sungguh di luar dugaan nya
"memangnya ada yang lucu dan salah dengan perkataan aku pah,, kenapa kamu tertawa pah" ucap Nadia dengan polosnya bilang seperti itu
**BERSAMBUNG......
Jangan lupa untuk menekan tombol like vote dan komentar nya karena satu dukungan kalian sangat berarti bagi author 😊💝 Terimakasih
Hayoung** haseo everyone stay safe and healthy always dear pembaca setia 🤗😊💝🍵
__ADS_1