Menikahi Wanita Karena Jatuh Cinta

Menikahi Wanita Karena Jatuh Cinta
(Season 2) Chapter 88 Candaan serius


__ADS_3

"aku hanya berlibur disini dan aku tinggal disana untuk saat ini selama aku disini apa ada pertanyaan lain kah atau anda ingin mengantar aku juga kesan, maaf saya bawa kendaraan jadi tidak perlu itu"


ucap wanita ini lalu berbalik dan berjalan menuju tempat mobilnya di parkir kan.


"oh iya besok kita akan bertemu disini jam 10 pagi ingat jangan sampai terlambat" ucapnya lagi lalu tersenyum dan pergi.


Keduanya berpisah setelah sepakat untuk bertemu lagi Vickram berencana untuk latihan menari atau menjadi murid menari pada wanita yang baru di temuinya ini.


**


Di perjalanan Naysha mengemudi sambil bertanya tanya pada kakaknya yang tidur sedari tadi saat dirinya bertemu pria tadi.


"siapa laki laki tadi yang mendatangi ku yah apa kamu melihatnya tadi" tanyanya pada kakaknya yang di dalam mobil.


"mana aku tahu Nay tadi aku tertidur jadi aku tidak tahu, apa kita akan pulang" ucap sang kakak yang setia menemani.


"haah ternyata dari tadi kakak tidur bukan menemani adiknya malah di dalam saja" ucap Naysha tidak mengerti.


Dalam hati bertanya,, untuk apa papa meminta kakak ikut bersama ku jika hanya tidur saja di rumah pun bisa hum papa nih memang aneh selalu meminta kakak untuk mengikuti ku kemanapun memang aku anak kecil yang tidak tahu pulang.


"yaa maaf habisnya aku ngantuk dan kamu juga salah harusnya kamu ajak kakak itu ke mall ke salon ke tempat spa lah kamu malah ajak kakak ke pantai sore sore"


ucap sang kakak, walau tidak mengerti sama pemikiran adiknya tapi tetap setia.


"em ujung ujungnya aku lagi yang kena yaudah kalau begitu besok pagi kakak mau ikut lagi tidak" tanya Naysha.


"ke pantai lagi hum apa kamu tidak bosan tidak pergi sore eh malah pagi, aduh apa disini kita hanya akan pergi ke pantai saja padahal banyak tempat lain yang ingin kakak datangi satu persatu Nay"


ucap sang kakak,, dalam hati kenapa ada apa dengan pantai dan adik ku ini.

__ADS_1


"sebaiknya aku kasih tahu kakak deh kalau mulai besok aku akan mengajari seorang pria menari selama satu minggu mungkin oleh karena itu besok aku akan kesana lagi sampai pekerjaan ku selesai kak"


ucap Naysha akhirnya berterus terang pada kakaknya yang tidak tahu apa apa.


"haaa kamu tidak salah bicara kan tiba tiba kamu mau mengajari seorang pria lalu apa kamu mengenalnya hum" ucap sang kakak langsung menanyakan.


karena ini adalah kunjungan pertamanya tapi adiknya ini malah mau jadi guru pria asing apalagi mengajari menari.


"benar kak dan sayangnya aku sudah setuju dengan orang itu, kak aku mohon jangan beritahu papa yah please" ucap Naysha takut kakak bicara.


"em gimana yah soalnya kata papa aku harus melaporkan apapun tentang mu em jadi.. apa yang akan kamu tawarkan untuk mengunci mulut ku Nay hehe" balas sang kakak sengaja menyudutkan adiknya.


"hum sepertinya percuma aku bilang mohon kalau ternyata ada maunya hem" ucap Naysha.


"em baiklah bagaimana kalau kakak ikut dengan ku saja karena setelah aku latihan pria itu akan mengajak aku makan dan jalan jalan selama satu minggu itu disebut deposit atau anggaran untuk latihan"


ucapnya lagi akhirnya mau tak mau harus mengatakan yang sebenarnya juga.


"wah mengapa kamu tidak bilang dari tadi hum haha kamu pasti mau menikmatinya sendiri saja yah..ayo katakan" balas sang kakak mengerti apa yang di maksudkan.


"hehe yah ketahuan deh wkwkwk tadinya sih gitu tapi karena kakak mau melapor jadi mau tidak mau yah jujur deh" ucap Naysha tertawa karena ketahuan.


akhirnya Naysha pun berkata jujur pada kakaknya itu karena ia butuh kepastian dari sang kakak untuk tidak melaporkan dirinya pada papanya yang sangat tegas.


Setelah menempuh perjalanan selama setengah jam Naysha dan kakaknya pun sampai di apartemen yang di booking oleh papanya yang sangat protektif menurut Naysha protektif nya hanya padanya saja.


***


__ADS_1


"kak ayo dong siap siap, aku sudah nunggu di depan kolam nih" ucap Naysha sudah ready mau pergi ke pantai yang kemarin.


"tunggu kakak belum selesai lagian kamu ngapain sih buru buru masih juga pagi dan belum tentu juga laki laki itu datang kan" balas sang kakak yang baru selesai mandi.


Setelah menghabiskan makan malam berdua saja dengan kakaknya Naysha segera masuk kamar, mandi dan istirahat lebih awal sebelum jam sebelas malam.


Dan kini dirinya sudah siap karena bangun tepat waktu di jam 6 pagi, jika biasanya ia akan bangun jam 7 pagi kini Naysha akan bangun satu jam lebih awal dari biasanya.


Semua ini demi pria asing yang baru dia temui sebentar kemarin karena itulah ia bangun lebih cepat dan entah mengapa dirinya merasa pertemuannya ini akan lebih baik dari sebelumnya seperti ada sesuatu yang akan terjadi padanya nanti.


"kakak cepat dong aku sudah kepanasan nih nungguin kakak, memangnya lagi apa sih kak mau aku bantu tidak" teriaknya karena sudah tidak sabar menunggu.


"haa.. memang kamu bisa bantu apa hum kamu mau buatkan kakak steak daging yakin mau bantuin.. yaudah kesini kamu" balas sang kakak dalam hati tertawa.


"yaa ampun tidak jadi deh mending aku nunggu disini saja.. cepat yah kak jangan lama lama nanti ku tinggal nih kalau kakak lama banget di dalam lalu kakak tinggal susul aku di tempat kemarin deh"


ucap Naysha lalu melanjutkan jalan jalannya di depan kolam renang itu.


***


Sementara di tempat lain Vickram pun sama dengan apa yang di rasakan Naysha juga namun keduanya belum menyadari hal ini mungkin karena baru pertama kali bertemu dan pertama kali juga berbicara lantang tanpa ragu dan malu karena harus menjaga etika yang selalu diajarkan oleh papanya itu karena etika adalah nomor satu untuk menjaga martabat seorang ayah dan seluruh keluarga besarnya itu.


Vickram merasa seperti canggung dan tidak percaya diri karena wanita yang baru di temuinya itu sangat asik baginya jika biasanya para wanita gengsi atau naif tapi wanita yang kemarin itu sungguh berbeda dari wanita lainnya karena tidak jaim sama sekali jadi nyaman dan nyambung diajak bicara sangat pas dengan karakter dirinya.


"em ada dengan ku dan hatiku mengapa ini sangat berbeda dari biasanya ada apa ini mengapa jantung ku berdetak lebih cepat dari biasanya apa ini please hati jangan nervous sekarang dong jija aku tidak bisa mengendalikan diriku sendiri apa yang harus aku lakukan nantinya"


ucap Vickram berbicara pada dirinya sendiri di depan cermin ia berkata itu.


"ayolah kawan kamu pasti bisa karena ini bukan pertama kali kamu bertemu wanita kan jadi please kamu pasti bisa bersikap biasa seperti sebelum wanita itu yeah you can and always can do, come on guys"

__ADS_1


ucapnya lagi memberikan semangat pada dirinya sendiri agar bersikap biasa saja.



__ADS_2