Menikahi Wanita Karena Jatuh Cinta

Menikahi Wanita Karena Jatuh Cinta
(Season 2) Chapter 87 Berita fake


__ADS_3

"tapi jangan khawatir karena aku masih ada ide lain dan kali ini benar benar beda mari kita lihat se cinta apa kamu sama aku dan siapakah yang akan kamu pilih yank"


ucapnya lagi lalu memejamkan matanya sebelum prank ke dua di jalankan nanti.


sebelum berperang dengan prank kedua Stevie memutuskan untuk beristirahat lebih dulu agar bisa menjalani perannya dengan baik walau ada perasaan tidak enak dan tidak nyaman karena melakukan hal ini pada suaminya nanti apakah ia bisa melakukannya atau malah membatalkan.


Beberapa jam kemudian setelah bangun dari tidur lalu pindah ruangan, Stevie pun tersenyum karna sudah rencana membuat suaminya menangis dengan sandiwara yang akan di buatnya telah di setujui oleh beberapa suster dan juga dokter yang membantu dirinya saat melahirkan.


"dokter saya mohon maaf sebelumnya karena saya sudah bawa bawa dokter dan juga suster saya minta maaf dok karena harus ikut drama saya ini" ucap Stevie meminta maaf lebih dulu.


"baiklah bu Stevie saya hanya membantu sedikit saja karena saya juga tidak yakin bisa melakukannya dan ini sebenarnya tidak baik buat saya sebagai dokter disini dan maaf saya tidak bisa berjanji bu"


balas bu dokter, ini pertama kali ia dapat pasien yang cukup aneh juga.


"baiklah dokter dan terimakasih karena sudah bersedia membantu saya, sekali lagi terimakasih banyak bu dokter suster" ucap Stevie merasa tenang karena di setujui permintaan anehnya ini.


Semua persiapan sudah selesai seperti ruangan yang akan di gunakan untuk properti kebakaran kecil karena kesalahan seorang cleaning service yang tak sengaja menaruh sesuatu yang mudah terbakar.


Dalam hitungan menit satu ruangan pun di amankan untuk sebuah prank yang dibuat.


kebakaran.. kebakaran" ucap seorang cleaning service yang sudah setuju.


Karena sudah di diskusikan dengan beberapa para pekerjaan di rumah sakit ini untuk membuat drama yang cukup konyol.


kebakaran... kebakaran...


ada kebakaran... tolong ada kebakaran" ucap seorang pekerja di rumah sakit ini.


"pak kebakaran dimana" tanya Farhan baru selesai minum kopi di kantin.


"itu pak di ruang bersalin tadi pas saya kesana saya melihat ruangan itu penuh dengan asap katanya ada yang tidak sengaja menjatuhkan barang yang mudah terbakar pak" balas nya berusaha menyakinkan target prank ini.

__ADS_1


"serius pak di ruang bersalin sekarang" ucap Farhan dengan seriusnya.


"iyah pak bapak sebaiknya segera keluar dari sini pak apalagi kalau ada keluarga bapak disini lebih baik segera dibawa pak" balas nya lagi dengan seriusnya.


"kalau begitu saya permisi dulu yah pak" ucap nya lalu bergegas pergi.


"oh my god.. istri dan anak ku ada di dalam semoga aku tidak terlambat" ucap Farhan lalu berlari secepat mungkin.


jangan sampai terjadi sesuatu pada kedua wanita yang aku sayangi semoga istri dan putri ku baik baik saja ya allah selamatkan kedua wanita ku yaa robb,, ucapnya dalam hati terus berdoa sambil berlari.


***


"sayang kita jadikan besok ke rumah sakit jenguk istrinya Farhan" tanya Stella.


"iyah jadi, kamu lagi enggak sibuk sayang" balas Rio baru selesai dari kamar mandi.


"tidak sayang soalnya aku juga waktu itu saat melahirkan baby Stevie langsung jenguk aku siang hari nya jadi aku juga mau jenguk dia, pah kalau di ingat ingat Stevie disini hanya sendiri sama seperti Tara tidak ada keluarga nya yang disini kasihan juga mereka harus tinggal di negara para suami untung nya suami aku itu kamu jadi aku tidak perlu pindah pah"


"sayang kamu kenapa jadi kayak gini hem setahu aku kamu itu cuek enggak peduli apa kata orang tapi sekarang ini apa" ucap Rio sedikit tidak suka kata kata istri.


"um.. maaf aku tidak bermaksud bilang seperti itu aku hanya tidak habis pikir dengan mereka Stevie dan Tara mereka berdua meninggalkan negara demi pria yang belum menjadi pasangan waktu itu"


ucap Stella masih ingat dengan curhatan dari Tara yang mengutarakan isi hatinya.


"yah namanya juga cinta jadi siapa yang tahu akan seperti itu jadinya tapi yang pasti mereka berdua akan mengikuti kata hati karena hati tidak pernah salah" balas Rio pada istrinya yang aneh ini.


tidak ada hujan atau pun angin tiba tiba istrinya membahas hal ini yang tidak di mengerti atau menyangka sang istri akan melontarkan pertanyaan dan obrolan ini.


"em oh iyah sayang bagaimana kamu bisa setuju menerima lamaran aku padahal saat itu aku bukan apa apa dan siapa tapi kamu tetap menerima aku apa alasannya sampai kamu bersedia menikah sama aku apa kamu punya jawab atas pertanyaan aku ini sayang karena sudah sangat lama sekali aku penasaran ingin tahu apa alasan kamu mau menikah sama aku ini"


tanya Rio berterus terang benar benar mengatakan apa yang ada di pikirannya.

__ADS_1


"em apa yah tunggu aku ingat ingat dulu pah soalnya aku lupa seperti nya 😁" balas Stella dengan tersenyum lebar.



"masa sih kamu lupa hem sepertinya harus di beri pelajaran nih agar tidak lupa" ucap Rio lalu mendekati istrinya.


"hayoo mau apa nih hum.. jangan macam macam deh disini ada bayi awas jangan kasih contoh yang buruk yah" ucap Stella lalu tersenyum senang melihat wajah suaminya yang langsung murung.


"kenapa pah tiba tiba wajah kamu jadi lesuh gitu sih hum..belum makan yah" tanya Stella dengan gerakan bibir seksi.


"sudah deh jangan mancing mancing sudah tahu sedang ada tamu masih saja kamu menggoda aku nanti kalau aku lupa kamu mau tanggung jawab sayang" ucap Rio dengan wajah melas nya ini.


"ih siapa juga yang mancing di rumah kalau mau mancing mending aku pergi ke tempat pemancingan atau laut kalau bisa" ucap Stella dengan mudahnya.


"oh yah kalau begitu gimana kalau minggu depan kita pergi liburan ke pulau untuk mancing kan pas tuh waktunya" ucap Rio


Rio langsung mengganti topik setelah berpikir bahwa tamu istri pasti sudah selesai berkunjung jadi ini waktu yang sangat tepat dan bagus untuknya nanti.


"maksudnya apa sih.. oh jadi kamu lagi mikirin yang engga engga yah oh my.. bisa bisanya kamu malah mikirin hal itu lihat nih bayi kita belum satu tahun aku tidak mau lahiran ke dua kali dalam waktu dekat yah"


ucap Stella langsung berkata pada intinya karena suaminya pernah bilang hal itu.


"apa sih kamu sudah berpikir buruk aja kan bisa pakai kontrasepsi kalau tidak ingin cepat hamil lagian aku juga tahu kamu capek dan lelah saat hamil sampai lahiran dan sampai saat ini karena baby masih rewel juga belum bisa di tinggal tapi bukan berarti aku harus membuat kamu hamil lagi kan jadi jangan khawatir sayang"


ucap Rio dengan senyumnya mencoba mengatasi situasi seperti ini.


"dan melayani suaminya itu pahala loh sayang apalagi sampai suami kamu senang maka kamu akan menjadi wanita yang sangat beruntung karena sudah melayani dan merawat suami dengan baik kamu tahu kan pelajaran yang diajarkan"


ucap Rio lagi mengingatkan istrinya soal pelajaran sebelum menikah waktu itu.


"hum.. kamu pintar juga yah pah dengan mengingatkan aku biar aku setuju yah" balas Stella tidak merespon denagn baik kata kata suaminya itu malah jawab lain.

__ADS_1


"hem kamu ini yaudah deh kalau begitu aku cari yang lain aja deh buat nemenin aku liburan karena kamu tidak mau jadi.." ucap Rio sengaja menggantungkan kata katanya agar penasaran.


__ADS_2