
Happy reading everyone stay safe and health
"hubby tolong aku hubby, tolong bebaskan aku hubby dari penjahat ini.. hubby aakh" ucap Tara berteriak memanggil suaminya
"percuma kamu memanggilnya sayang disini hanya ada kita berdua ayolah sayang cepat" ucap penjahat melepas Tara di tempat tidur
"jangan tolong jangan lakukan ini ku mohon jangan, hubby.. Aakhh.. hubby" ucap Tara berteriak memanggil manggil suaminya
Namun yang di panggil belum juga datang sementara disini sang istri sedang dilecehkan di hempaskan ke tempat tidur oleh penjahat itu lalu menarik pakaian Tara dengan paksa dan akhirnya robeklah baju atas yang dipakai.
"hey gondrong apa yang kamu lakukan hahk" ucap Redja Arbantara yang baru tiba dan bergegas masuk setelah tahu wanita yang dicintainya akan di perkosa bawahan sendiri
"boss.. emm ini bos biasa ajak main main tuan rumahnya boss hehe" ucapnya sambil cenggir cenggiran karena ketahuan boss nya
"hem.. kamu tahu apa hukuman bagi orang yang coba coba menyentuhnya hahk" ucap Redja membentak bawahannya tersebut
"maaf boss saya hilap saya terbakar gairah setelah melihatnya secara langsung dia benar benar sangat menarik dan saya jadi lapar" ucap si gondrong jujur pada bossnya
"what..stupid are you crazy this my woman you want i kill, you right now hum" ucap Redja memarahi anak buahnya yang lancang
"maaf boss saya hilap ampuni saya boss saya janji tidak akan mengulanginya lagi boss" ucap si gondrong gemetaran takut di tembak
"kau sudah melewati batasan aku tidak bisa dengan mudah memaafkan kau melanggar janji mu dan ternyata kau menyentuhnya dengan tangan mu yang kotor itu kau tahu dan kau tahu konsekuensinya apa haahk" ucap Redja Arbantara emosi sampai kepala
"boss tolong maafkan saya boss ampun boss ampun saya mengaku bahwa saya salah boss" ucap si gondrong memohon ampun
__ADS_1
"hem ampun ya..em baik akan ku ampuni nyawa mu setelah kau memo*ong jari t*ngan mu saat tadi kau menyentuhnya kesini kan" ucap Redja Arbantara meminta j*ri lengannya
"boss tidak ada yang lainya boss tolong boss" ucap si gondrong memohon negosiasi
"tidak ada ndrong terkecuali kau sudah bosan dengan dunia mu sendiri hahaha" ucap Redja tertawa puas melihat anak buahnya ketakutan
Setelah mendengarkan obrolan penjahat dan Redja, ini benar benar membuat Tara terkejut bahwa ternyata semua yang terjadi ini adalah dalang dari sang mantan yang merencanakan semua kejahatan ini, tara benar benar terkejut mendengar semua penyataan yang terjadi ini.
"bagus ternyata kamu yang merencanakan semua kejahatan ini Radja aku sungguh tidak percaya bahwa kamulah orangnya tega sekali kamu melakukan semua ini apa salah ku hah" ucap Tara memotong perdebatan antara si gondrong dan bosnya yang ternyata adalah ia
"oh sayang maafkan semua yang terjadi ini apa kamu tidak tahu betapa aku sangat rindu padamu aku tidak bisa hidup tanpa dirimu" ucap Redja lalu berjalan mendekati Tara
"berhenti disana aku tidak sudi melihat mu pergi kau dari sini bawa semua anak buah mu" ucap Tara semakin kesal dan benci
"ndrong kau dengar itu haahk pergi kau dari sini dan cepat selesaikan hukuman sekarang juga jangan sampai aku kehilangan batasan" ucap Redja mengalihkan pertanyaan Tara
"hey sayang maafkan aku.. aku melakukan semua ini karena aku benar benar mencintai mu aku tidak bisa menunggu lebih lama lagi" ucap Redja ia berkata yang sebenarnya
"hem mimpi.. apa kau lupa bahwa aku sudah memiliki suami dan ini adalah anak kedua ku" ucap Tara sambil mengelus elus perutnya
"hahaha tentu saja aku tidak lupa dengan itu bahkan aku bersedia menerima kedua anak mu itu adalah anak ku juga nantinya sekarang kamu harus ikut aku karena kita hanya akan hidup berdua saja hahaha eh ber empat haha"
ucap Redja memberitahu rencana yang selama ini sudah ia tunggu tunggu dari dulu.
*****
"hallo kak.. kaka lagi dimana tolong pulang ke rumah sekarang kak, ka Tara kak dan a..ku ka em kami berdua sedang diserang ka" ucap Stevie gemetaran karena pintu kamar toilet di gedor gedor oleh penjahat itu sedari tadi.
__ADS_1
Karena sang pemilik rumah sudah memberi kunci ganda disetiap pintu rumah oleh karena itu tidak mudah di dobrak dengan mudah Karan sengaja membuat setiap sudut rumah diberikan kunci ganda dan sedikit renovasi untuk keamanan pada rumahnya agar tidak mudah dicuri dan disergap para penjahat lain.
"kaka sedang dalam perjalanan pulang bertahanlah dan telepon Farhan sekarang aku akan segera sampai dan selamatkan kalian" ucap Karan lalu mengakhiri panggilannya
"hallo sayang kamu dimana tolong aku dan ka Tara sayang kami berdua diserang penjahat sayang cepatlah kesini bantu ka Karan" ucap Stevie dengan paniknya takut pintu terbuka
"tenang sayang tarik nafas dalam dalam dan buang, aku akan segera kesana tunggu saja aku akan segera datang yah sayang" ucap Farhan lalu segera menuju rumah kakaknya
Walaupun tidak mungkin tepat waktu karena jarak dari jakarta ke bandung cukup jauh dan pasti membutuhkan waktu dua atau satu jam tapi Farhan akan melakukan yang terbaik ia akan menggunakan mobil supportnya agar cepat sampai dibandung lalu menyelamatkan.
Setelah telepon diakhiri Farhan segera pergi ke bawah kantor untuk mengambil mobilnya yang sudah disediakan oleh asisten pribadi, ia segera turun kebawah lalu menaiki mobilnya setelah berganti pakaian agar tidak dicurigai.
Disisi lain Karan juga sedang mengendarai mobilnya namun apalah daya jarak yang di tempuh juga cukup memakan waktu lama karena itulah saat ia mengetahui hal ini Karan segera bergegas pergi ke rumahnya terlebih dulu karena ia mengkhawatirkan sang istri tercintanya yang sedang hamil anak kedua.
Di tempat lain semua anggota sibuk mencari tempat persembunyian para penjahat karena Arhsam mengkhawatirkan komandannya juga oleh karena itu ia segera mengutus salah satu orang terbaik dan kepercayaannya, Arhsam mengirim orang itu dan memberitahu tempat kediaman sang kapten karena ia peduli dan khawatir takut kaptennya kewalahan sendiri.
Orang itupun segera bergegas pergi menuju tempat kediaman komandan temannya itu karena Arhsam memiliki budi pada Reihan oleh karena itu Reihan berjanji akan selalu membantu temanya juga dalam keadaan apapun Reihan akan selalu ada untuk membantunya menyelesaikan tugas tugas yang cukup sulit dikerjakan sendiri saja dan Arhsam pun melakukan hal yang sama ia juga akan selalu membantu Reihan kapanpun itu.
*****
"wah ternyata yang dikatakan si gondrong benar, kamu sangat mengagumkan sayang" ucap Redja memegang tangan Tara ketika ia sudah dekat dengan mantan pacarnya ini
"apa yang kau lakukan lepaskan tangan ku" ucap Tara mencoba melepaskan genggam
__ADS_1