Menjadi Kaya

Menjadi Kaya
bab 107


__ADS_3

Mira baru selesai membersihkan dirinya, saat dia keluar kamar mandi dia terkaget Melihat ke empat istri Brian.


karena yang Mira tahu Brian hanya memiliki tiga istri, Mira tidak pernah mendengar jika Brian sudah menikahi istri ke empatnya.


Mira tertegun saat keluar dari kamar Mandi melihat ke empat istri Brian yang sedang berkumpul seperti itu, dalam hatinya dia sangat takjub karena Brian bisa membuat ke empat istrinya rukun tapi di sisi lain dia juga penasaran bagaimana Brian bisa menaklukan ke empat istrinya.


seketika lamunan Mira buyar saat Brian menegurnya " kamu kenapa ?, pakai - pakaianmu dulu gih , nanti kita bicara sama mereka, aku gantian mandi dulu " Brian lansung masuk kamar mandi tanpa menunggu jawaban dari Mira.


Mira sedikit canggung saat mau berganti pakaian, pasalnya dia tidak pernah sekamar dengan Wanita lain.


waktu Mira sedang ganti pakaian di kaget karena Sindi tiba - tiba berbicara di belakangnya " Pantas saja Brian terpincut sama kamu, memiliki tubuh proposional dah gitu ukuran kamu jumbo semua " ucap Sindi sambil tersenyum.


Mira membalikan badannya melihat Sindi , dia tersipu malu ,tapi saat melihat senyum Sindi, entah kenapa dia jadi tidak secanggung sebelumnya.


Sindi kemudian mengulurkan Tangannya " aku Sindi "


" Mi..Mira Safira " Mira menjabat uluran tangan Sindi.


Sindi menatap Mira dari atas sampai bawah lagi, dia kemudian teringat masa lalu saat masih pacaran dengan Brian dulu.


saat mereka sedang nongkrong di kafe, Sindi pernah melihat Brian yang tertegun saat melihat wanita yang memiliki Gunung kembara dan pinggul yang jumbo.


Sindi juga melihat jika Brian Menelan ludah beberapa kali, tatapan matanya penuh dengan napsu, saat itu Sindi sempat meragukan dirinya sendiri saat melihat Gunung kembar miliknya jauh lebih kecil dari ukuran wanita yang di tatap Brian.


Sindi tersadar saat Mira menegurnya " Nona Sindi kamu kenapa ?"


" eh..emm... aku tidak apa - apa , jangan panggil Nona, panggil aja Sindi, karena mau bagaimanapun kamu akan jadi saudari kami " Sindi tersenyum kecut.


Mira terlonjak kaget saat mendengar ucapan Sindi, dia bertanya - tanya dalam hati, apakah istri - istri Brian begitu mudah menerima wanita lain untuk suaminya.

__ADS_1


Mira sangat senang ,tapi dia bertanya memastikan " maksud kamu ?"


bukan Sindi yang menjawab pertanyaan Mira , tapi ke tiga Istri Brian yang lain langsung memeluk Sindi " Selamat datang di keluarga kita Mira " Ucap Viona.


Tanti " semoga kamu betah berada di sisi Brian bersama kami "


" ya .. kamu harus terbiasa dengan harem Zan long " ucap Mei sia Sendu.


Mei sia yang dulunya sulit menerima wanita Lain di sisi Brian, dia sekarang sudah lebih pengertian , padalnya dia banyak belajar dari saudari - saudarinya, dia juga di beri tahu Sindi jika kemungkinan Brian bukan hanya memiliki mereka saja , Mungkin Brian akan menambah wanita - wanita lainnya.


karena semakin tinggi kedudukan seseorang ,secara tidak langsung semakin tamak juga kemauannya, Kalau tidak selingkuh itu lebih untung.


Mei sia akhirnya lebih bisa mengerti, karena mau bagaimanapun ucapan Sindi memang fakta dan buktinya sekarang terjadi. dia harus bisa menerima semuanya dengan lapang dada.


Mira tertegun sebentar kemudian dia bertanya " Ja..Jadi Kalian tidak keberatan aku masuk ke keluarga kalian ?"


Ke empat istri Brian serentak mengangguk, Brian yang baru keluar dari kamar mandi berkata " wah.. sudah akrab saja kalian, baru aku ing..."


Brian terlonjak kaget, dia tidak mengira jika Viona akan langsung melakukan Hal tersebut.


Brian melepaskan Viona " sayang... jangan sekarang please .." Brian menunjukan wajah memelas.


tapi Viona malah menyeringai, dia melepaskan Handuk yang di kenakan Brian " mulut bisa bicara seperti itu, tapi yang ini ?" Viona menaik turunkan Alisnya.


Brian tersenyum kecut saat melihat pusakanya sudah berdiri tegak, seakan siap Bertempur.


Viona memainkan pusaka Brian , Dia berjongkok dan meniknmatinya seperti lolipop.


Yang lain ikut bergabung kecuali Mira yang madih kikuk dengan perbuatan Mereka.

__ADS_1


Brian benar - benar di kuasai ke empat istrinya , tapi di selah pergelutannya, Brian memanggil Mira " Apa kamu hanya akan jadi penonton saja ?"


Mira ragu - ragu sejenak , tapi Sindi menariknya untuk bergabung.


Mira pun mengikuti permainan mereka ,yang saling memanjakan satu sama lain.


Brian memisahkan Tanti dengan yang lain, pasalnya perut dia buncit , takutnya dia kenapa - napa , jadi saat menggarap Tanti ,yang lain tidak ikut campur .


Jam demi jam berlalu hingga akhirnya Brian menyerah, karena tubuhnya yang dari perjalanan jauh ,dia merasa sangat Lelah .


Ke empat istrinya memahami itu, jadi mereka tidak memaksakan seperti sebelumnya.


Brian berbaring di Ranjang dengan di temani 5 wanita yang menempel pada tubuhnya, bagaikan Raja dengan kuno dengan selir - selirnya.


Bedanya jika Ke lima Wanita Brian tidak ada yang merebutkan Harta, sementara selir - selir Raja kuno cenderung berebut harta dan Tahta.


Sindi membuka pembicaraan " sayang .. mau makan di luar apa di kamar ?"


Brian berpikir sejenak " di kamar sajalah, Aku lelah banget "


Sindi mengangguk, dia kemudian bangkit ,membersihkan diri dan menyiapkan makanan untuk Brian.


Mei sia dan Viona juga berinisitif untuk membantu, pasalnya mereka juga mau melayani suaminya.


sementara Mira dan Tanti menemani Brian, Mira sebenarnya juga ingin membantu tapi sindi menahannya , karena Sindi tahu jika Mira juga pasti lelah.


kalau Tanti memang sedang di jadikan Ratu oleh ke tiga istri Brian, pasalnya Mereka sudah berkomitmen jika salah satu dari mereka hamil, Mereka harus iklas kalau Suaminya akan memanjakan mereka.


Begitupun mereka juga harus mengalah pada saudari mereka yang sedang hamil.

__ADS_1


Lama kelamaan akan dirilis buku tentang aturan menjadi harem Brian , Enatahlah...😅


__ADS_2