
Karena sangking lelahnya Brian terlelap, Begitu juga Mira, sementara Tanti memandangi mereka berdua, Tanti yakin jika keduanya bukan pertama kali melakukan hubung tersebut.
Tapi dia juga tidak mempermasalahkannya, toh nantinya Mira juga akan menjadi saudarinya, Tanti Memeluk suaminya dari Samping Kiri dengan senyum yang mengembang.
Sindi ,Viona dan Mei sia membawa makanan ke dalam kamar, Mereka tersenyum saat melihat Brian terlelap.
Mereka tidak membangunkan Brian dan Mira, Sementara Tanti langsungmerpaikan dirinya ,dia kemudian bergabung denag Ketiga istri lainnya.
Mereka ber empat membahas masalah Mira , di sofa kamar tersebut.
Sindi membuka pembicaraan " Lihatlah suami kita , dia sepertinya begitu menyayangi Mira "
Tanti menimpali " Kamu benar Sin, kayaknya mereka sudah sering bersama , Karena aku tidak melihat ke ragu - raguan Mira saat bermain bersama kita "
" Sudahlah ... lagi pula dia juga akan menjadi saudari kita juga " Ucap Mei sia santai.
" Aku kira malah dia akan membawa pulang cewe padang pasir loh, eh.. malah bawanya Si montok "ucap Viona sambil menghela napas .
Mereka semua kemudian tertawa bersama saat Viona mrngatakan Hal tersebut.
Saat mereka Tertawa, Brian sedikit terganggu ,dia mengerjapkan matanya " emm.. kalian lagi pada ngapain ?" Tanya Brian yang melihat ke empat istrinya sedang tertawa bersama.
Sindi berdiri menghampiri Brian, dia duduk di pinggir ranjang dan berbicara " kita makan dulu yok sayang" ajak Sindi Mesra.
Brian mengangguk, walaupun lelah dia juga harus makan untuk mengisi kembali tenaganya.
Sindi menyiapkan makanan Di meja Kamar bersama tiga saudarinya.
sementara Brian membangunkan Mira yang masih di pelukannya dengan Tubuh polosnya.
Brian mengelus - elus puncak kepala Mira " sayang bangun, kita makan dulu yok "
Mira menggeliat " emmmm..." Perlahan Mira membuka matanya , dia kemudian duduk.
karena dia pikir masih di kamarnya sendiri ,Mira tidak Malu walau dengan tubuh polosnya.
__ADS_1
tapi saat di sudah sepenuhnya membuka mata dan teringat jika dirinya sekarang ada di kamar Brian, dia bergegas menutupi tubuhnya dengan selimut.
Tanti langsung nyeplos " Untuk apa malu - malu Mir , toh kita semua juga sudah saling lihat kan ?"
Mira makin tersipu, dia menundukan kepalanya untuk menutupi wajahnya yang semerah Tomat matang.
Brian terkekeh " hahaha... sudah sana pakai baju dulu , terus kita makan bersama !"
Mira mengangguk, dia ke kamar mandi kemudian memakai pakainya.
Brian dan Mira bergabung dengan ke empat wanita Lainnya.
Jika makan di dalam Brian tidak pernah mengambil nasi sendiri ,dia selalu di suapi bergantian oleh istri - istrinya.
Sementara jika mereka makan bersama di luar Brian tidak menunjukan hal tersebut, pasalnya dia menghargai kedua orang tuanya agar tidak bersikap manja pada istri - istrinya, padahal itu semua aturan dari ke empat istrinya.
Mira yang melihat ke rukunan mereka ,jadi semakin kagum dengan Brian, Brian tidak pernah membeda - bedakan satu sama yang lainnya.
ke esokan harinya Brian mengurus pernikahannya dengan Mira, kali ini dia tidak mengundang seorang pun , dia hanya mengajak Orang tuanya, David dan Ke empat istrinya langsung ke KUA.
Brian lebih mementingkan ke sah an pernikahan Mereka dari pada membuat acara mewah, lagi pula cepat atau lambat orang - orang luar juga akan tahu oleh media.
singkat cerita Brian sudah sah dengan Mira, karena jika kalian punya uang ,yakinlah masalah sebesar apapun di Indonesia akan mudah untuk di selesaikan.apa lagi Brian termasuk pebisnis nomor satu di negaranya ,jadi itu hanya seperti menjentikan jari buatnya.
Benar saja baru beberapa hari mereka menikah , Media sudah menyebarkan berita tersebut, hasilnya sudah jelas jika semua orang yang mengikuti perkembangan Axel Capital semuanya langsung tahu.
Martin dan Anisa yang selesai bergumul membicarakan Brian " Hais .. si Brian ini mau ngoleksi wanita apa yah ?"
Anisa tersenyum kecut di pelukan suaminya " Tuan Axel kenapa menikah lagi sayang ?" Anisa sudah bisa menerima Martin seutuhnya , pasalnya Martin memperlakukan Anisa dengan sangat baik.
" Entahlah... tapu dia menikah lagi pasti sudah punya pertimbangan sendiri " Martin percaya jika saudara bukan sedarahnya itu pasti memiliki penilaian tersendiri.
Di timur tengah Qatar..
" Brian...!!!, kamu tidak menerimaku malah menikah dengan wanita lain, kamu jahat ,jahat, jahat !!, hiks, hiks, hiks..." Aisyah Membanting - banting barang di kamarnya.
__ADS_1
" praaangg...
" kecimpraaang..
" Kecimpruuuung ...
para pelayan panik, mereka langsung memanggil Tuan Husen dan Istrinya, untuk menenangkan Aisyah.
Tuan Husen dan istrinya membujuk Aisyah agar lebih tenang , Mereka pun berjanji jika akan mengunjungi Brian untuk membahas masalah tersebut.
Aisyah baru tenang saat Ayahnya menjajikan hal tersebut.
Di tempat Brian..
Brian sedang memantau perkembangan pertaniannya yang kian meluas.
semakin banyak para petani yang ikut dengan rencana Brian, mereka yang awalnya ragu pun sudah mulai terlibat ,karena mereka melihat sendiri hasil panen dan pembagian hasil yang adil di terima oleh petani yang mengikuti Brian.
Di inggris Axgreen Corporation sudah menjelma menjadi perusahaan nomor satu di negara tersebut.
Axel Company di jepang juga semakin di kenal oleh orang - orang di negara tersebut, produk - produk yang di keluarkan Axel Company sudah melahap separuh pasar jepang.
itu membuktikan jika perusahaan tersebut semakin maju.
sementara di pulau senkuku, Mulai di rancang proyek besar yang akan di terapkan di sana , karena mayoritas penduduk pulau senkuku juga bercocok tanam, jafi Brian menyuruh David untuk membuka proyek Agro bisnis di pulau tersebut secara besar - beasran.
Di Qatar Axel Energi yang berkaloborasi dengan Zain internatioanal juga sudah berhasil menambang minyak bumi yang bebebrapa bulan lalu mereka Bor.
Tuan Maher selalu memberikan kabar kepada Brian tentang perkembangan perusahaannya, Tuan Maher sudah tidak ada niat sedikitpun untuk menghianati Brian.
Karena dia pikir Menghianati Brian sama saja memasukin dirinya ke dalam kandang harimau.
Brian yang setiap hari mendapat berbagi informasi di setiap Cabang Axel Capital, dia sangat sibuk, apa lagi dia harus membagi waktunya untuk menyenangkan Hasrat ke lima istrinya.
Tapi untungnya istri Brian juga seorang pebisnis semua ,jadi mereka sesekali membantu Brian jika sedang mengecek semua perusahaannya.
__ADS_1
Kecuali Mei sia yang memang tidak memiliki latar belakang pebisnis dan pendidikannya yang rendah, juga Tanti yang semakin hari perutnya semakin Membesar.
Tapi Brian dan ketiga istrinya yang lain tidak mempermasalahkan hal tersebut.