Menjadi Kaya

Menjadi Kaya
bab 40


__ADS_3

David penasaran dengan anak yang di gendong Mei sia, karena dari tadi mereka hanya membahas masalah Mei terumi bertemu dengan David di kantor.


David kemudian bertanya " ngomong - ngomong itu anak mbak Mei sia ?"


Mei sia tersenyum " ah .. iya kenalin ini Anakku Zan liang "


Saat mendengar nama anak itu David terlonjak kaget , dia langsung bertanya lagi " apa dia anak mbak Mei sia dan Zan long ?"


" kamu benar, Zan long suamiku ." Mei sia melihat anaknya yang sudah mulai mengantuk.


David tidak bertanya lagi, dia sibuk dengan pikirannya sendiri, dia hanya bisa tersenyum kecut, jika Zan long beneran Brian dia berarti memiliki istri lagi.


Sementara Mei terumi sibuk menyiapkan makanan yang di bawa David, Dia sangat senang karena hari ini akan makan enak.


tiga puluh menit kemudian Zan long pulang, dia menghela napas lega setelah melihat mobil di depan rumahnya, karena waktu dia akan menjemput Mei terumi , security yang melihatnya tadi pagi mengatakan jika wanita yang di bawanya pulang bersama bosnya.


Zan long langsung bergegas masuk tanpa mengucapkan apapun, saat dia sampai di ruang makan sederhana keluarganya ,dia melihat istri dan adiknya sedang bercengkrama dengan pria yang dia lihat tadi pagi.


" jadi apa maksud Tuan David ke sini ?!" tanpa basa - basi Zan long langsung menegur.


mereka bertiga yang tadi sedang asik ngobrol menengadah menatap Zan long.


" kamu sudah pulang sayang.. sini duduk dulu !" Mei sia menepuk - nepuk kursi di sebelahnya.


Zan long duduk dan bertanya lagi " jadi.. apa maksudnya Tuan David ?"


David menggeleng dan tersenyum " Saya hanya ingin mengunjungi Keluarga Mei terumi , tidak ada maksud lain ."


Mei sia menegur suaminya " sayang sudahlah.. Tuan David orang baik, lihatlah..!" Mei sia menunjuk Meja yang penuh dengan makanan dan Bir.


Zan long yang sudah lama tidak makan enak ,air liurnya langsung menetes " Ayo makan !"


setelah melihat makanan amarah yang tadinya akan meledak, seakan menguap entah kemana, pasalnya keluarga kecil itu perlu berhemat untuk kebutuhan sehari - hari , jadi mereka tidak mungkin bisa membeli semua itu.


Satu jam kemudian setelah makanan semuanya habis, Mei sia dan adiknya membereskan meja makan.


sementara Zan long dan David sudah di teras , mereka mengobrol tentang keseharian Zan long sambil minum bir.


" jadi Tuan David atasannya Mei terumi ?"


Zan long bertanya.

__ADS_1


David mengangguk " ya bisa di bilang begitu.. tapi saya cuma asisten atasan saya ."


" oh begitu.. kalau saya .. ya hanya seperti ini.. untuk makan sehari - hari saja kami harus berhemat, saya mencoba untuk mencari pekerjaan lain tetapi... " Zan long menghela napas dan melanjutkan .


" Saya tidak punya ijasah atau apapun yang di perlukan untuk mendapat pekerjaan yang bergaji, jadi terpaksa harus bertani !" Zan long membuka isi hatinya pada David.


David tersentuh , air matanya tiba - tiba menetes, dia kemudian bangkit dan berkata " Tuan Zan long saya pulang dulu, takut kemalaman !"


" ah iya.. terima kasih sudah berkunjung !" Zan long membungkuk hormat.


David bersalaman , dia sudah menyelipkan uang satu juta di bawah kaleng bir yang sengaja dia tinggal.


Saat Zan long akan memanggil istri dan adiknya ,David menggeleng, dia beralasan agar tidak mengganggu mereka.


David kembali ke mobil, dan menuju hotel tempat dia menginap.


Zan long akan memasuki rumah, tetapi dia melirik ke arah Bir Yang tadi di minum David , matanya membelalak kaget saat melihat uang di bawah botol bir.


Zan long akan mengembalikan uang itu, tetapi mobil David audah tidak kelihatan " besok sajalah.. sambil mengantar Mei terumi "


Ke esokan harinya David sudah di ruangan Yan liang ..


" benar Tuan David... dan kata anak buah saya saat mencari data tentang Zan long , kami hanya bisa menemukan jika Zan long baru tiga tahun tinggal di pulau senkuku !"


deegg!!


Dugaan David tentang Zan long jika dia Bosnya ternyata benar, waktunya pas. Zan long tinggal di pulau senkuku baru tiga tahun, yang berati tepat setelah terjadinya tragedi Phoenix Air lane.


David mengulas sebuah senyum " bagus.. saya suka dengan pekerjaan kalian !, saya akan memberikan bonus buat kalian, tunggu saja !"


" terima kasih Tuan David !" Yan liang membungkuk hormat.


tiba - tiba terdengar suara ketukan pintu.


tok


tok


tok


" masuk !" Yan liang berteriak.

__ADS_1


Mei terumi dan Zan long memasuki ruangan, David menatap yan liang. yan liang yang mengerti maksud David bangkit dari duduknya dan keluar dari ruangan.


" jadi.. ada apa kalian kemari ?" tanpa basa - basi David bertanya.


Zan long mengeluarkan uang yang semalam David tinggalkan " Tuan David .. kami tidak menerima uang seperti itu, walaupun kami miskin tetapi kami masih sanggup bekerja !"


David terkekeh " hahaha... jadi itu tujan Anda ke sini ?!, Tuan Zan long ... uang itu untuk keluarga anda karena mau menemani saya makan malam, ambil saja anggap sebagai tanda pertemanan kita ."


" Tidak Tuan David, ini berlebihan ! " Zan long menolak kembali dengan tegas.


David menghela napas, pasalnya dia tahu sifat bosnya yang kokoh dengan pendiriannya " gini aja.. itu uang kalian pakai, nanti di ganti dengan memotong gaji Mei terumi , bagaimana ?"


Zan long dan Mei terumi saling menatap, kemudian mei terumi berkata " tapi aku baru bekerja satu hari !"


" sudahlah.. jangan permasalahkan masalah itu , saya sudah menganggap kalian seperti keluarga !" David berkata dengan enteng.


Zan long dan Mei terumi menerima uang itu, mereka merasa bersyukur karena bertemu orang baik seperti David, dengan begitu keuangan bulan ini sudah bisa tertutupi menurut mereka.


beberapa hari kemudian, David sedikit - demi sedikit mendekati keluarga kecil Zan long, dia tidak mau mengambil resiko untuk memberi tahu Siapa Zan long sebenarnya pada Istri dan adiknya.


dia pelan - pelan membangun hubungan dengan keluarga kecil itu agar dirinya bisa di percaya oleh mereka , jika itu sudah terjadi ,baru dia akan memberi tahu mereka.


David terus mendekati keluarga Zan long, sampai dia lupa jika tugasnya sudah selesai, dia harus cepat pulang ke indonesia. tetapi David malah berlama - lama dengan keluarga Zan long.


saat dia sedang makan malam seperti biasa ,di rumah Zan long, tiba - tiba ponselnya berdering ,terpampang nama Martin Di layar ponselnya.


dia kemudian mengangkatnya " Halo Martin ada apa ?"


" David ..!, apa yang kamu lakukan di sana?, cepat pulang !!, nona Tanti sudah marah - marah terus !" Martin meraung pada David.


David sedikit menjauhkan ponselnya dan mengerutkan kening " aku di sini masih ada urasan penting Martin !"


" urusan apa lagi ,kamu hanya di suruh mengecek Axel Company, memangnya ada masalah apa lagi ?" Martin berdecak kesal.


" kamu ganti ke video call, biar kamu lihat sendiri ini penting atau tidak !" David tanpa berbasa - basi langsung akan memperlihatkan Zan long.


Martin mengerutkan keningnya, tetapi dia menuruti David , setelah mereka bertatap muka ,Martin berkata " mana urusan pentingnya ?"


David bangkit dari duduknya , dia merangkul leher Zan long dan memperlihatkan muka mereka di video call " Martin.. kenalkan teman baruku !"


Mata Martin seakan melompat keluar dari tempatnya, dia kaget ,sok dan sebagainya, perasaannya campur aduk saat melihat pria yang di rangkul David.

__ADS_1


__ADS_2