
Sesuai Request bab malam minggu aku up nih 😉😉
...----------------...
Brian menghentikan Pembicaraan istri - istrinya dan Viona " tunggu..tunggu.. apa maksud kalian ?"
Sindi tersenyum " maksud apa sayang ?"
Tanti menimpali " kami sedang mewawancarai saudari baru, agar mengikuti peraturan kami di sini "
" kamu diam saja Zan long " Mei sia menegur Brian.
Dugaan Brian ternyata benar, Istrinya bermaksud memasukan Viona dalam haremnya.Brian tidak tahu harus tertawa atau menangis mendengar ucapan ketiga istrinya.
" Tapi sayang ..."
Brian Belum selesai menyelesaikan kata - katanya Sindi memotong " kamu tenang saja sayang, kami tahu kok apa yang harus di lakukan, jadi kamu menurut saja oke !"
Brian tidak tahu harus berkata apa ,dia menatap ke arah selangkangannya dan membatin " adik kecil sepertinya kita akan berusaha lebih keras lagi "
Tanti yang melihat Brian menatap ke bawah, Tanti mendekati Brian dan mengusap ************ Brian " kamu akan mempunyai sarang baru lagi " Tanti bicara seperti sedang mengajak bicara bayi.
Viona yang mendengar itu tersipu malu, wajahnya merah merona seperti tomat matang.
Sindi dan Mei sia Terkikik geli saat melihat kelakuan Tanti.
Sementara Brian menghela napas dan menyenderkan kepalanya di sofa dengan pasrah.
" Viona , kamu tinggal meminta Restu dari ayah dan ibu Mertua, Mereka kemungkinan baru pulang besok dari kalimantan " Sindi menggenggam tangan Viona dan berbicara dengan lembut.
Viona tersenyum dia memeluk Sindi yang ada di sampingnya " terima kasih saudari Sindi, Tanti dan Mei sia, aku janji akan mengikuti semua arahan kalian "
lagi - lagi Brian membatin " bocah gendeng, di poligami kok seneng ,hadeh.." Brian menggeleng - gelengkan kepalanya.
Viona kemudian dia antar ke kamarnya, berbeda dengan sebelumnya jika dia menempati kamar tamu, dia di antar ke lantai tempat kamar istri - istri Brian berdampingan.
__ADS_1
Viona sangat senang karena akhirnya bisa serumah dengan brian, dia tidak berhenti tersenyum - senyum sendiri saat di dalam kamar.
Malam harinya seusai Brian menyuapi Tanti makan6 dia tidak kembali ke kamar istri - istrinya, dia lebih memilih tidur dengan Krisna sebagai unjuk protes Brian pada iatrinya.
Ketiga iatri Brian yang sudah menunggu lama di kamar Tanti ,tak kunjung melihat Brian memasuki kamar, Mereka kemudian saling tatap dan tertawa bersama.
mereka tahu jika Suaminya sedang merajuk, pasti dia akan ke kamar anak sulungnya.
Mereka mengerti jika Brian belum sepenuhnya menerima keputusan tersebut.
Ke esokan harinya , Pak seto dan Bu Risma sudah sampai di rumah, Ketiga istri Brian langsung menyambutnya dengan hangat, begitu juga Viona yang bergabung dengan mereka..
Pak Seto dan Bu Risma mengerutkan keningnya saat melihat Viona di antara ketiga istri Brian, mereka bertanya - tanya dalam hati.
apa yang sudah terjadi selam mereka ada di kalimantan, Tapi insting orang tua lebih peka, jadi mereka sudah menebak jika Viona akan menjadi yang ke empat.
Saat makan malam semua orang berkumpul di meja makan , Pelayan juga sekarang menambah porsi di atas meja tersebut.
Karena mulai sekarang akan ada empat nyonya Axel di Vila tersebut.
Viona yang melihat perubahan sikap Brian merasa bersalah, tetapi Sindi menenangkannya agar dia tidak berpikiran macam - macam.
saat selesai makan ,Pak Seto dan Bu Risma mengumpulka mereka di ruang keluarga, karena mereka butuh penjelasan dari Brian dan ketiga istrinya.
" jadi apa yang sudah terjadi selama kami pergi ? " Pak Seto membuka pembicaraan.
Viona langsung menghampiri Pak Seto dan Bu Risma yang duduk berdampingan, Viona langsung duduk bersimpuh di hadapan keduanya, seperti yang dia ajarkan Sindi untuk meminya Restu " Pak, Bu izinkan saya menikah dengan Brian, saya mungkin bukan wanita yang sempurna, tetapi saya berjanji akan mencoba menjadi istri yang baik " Viona berbicara dengan mantap.
Pak Seto dan Bu Risma saling menatap, Mereka kemudian tersenyum, karena dugaannya benar ,jika Viona akan menjadi yang ke empat.
Bu Risma memegang Bahu Viona agar bangun dari duduknya dan menyuruhnya duduk di tengah - tengah Bu Risma dan pak Seto. pak seto menggeser sedikit tempat duduknya untuk memberi ruang untuk Viona.
Bu Risma memegang pipi Viona " Nak.., kamu tahu jika Brian sudah mempunyai tiga istri, apa kamu yakin tidak akan menyesal nantinya ?"
Viona menggeleng " saya sudah memikirkan ini matang - matang Bu, saya tidak akan menyesali keputusan saya " ucap Viona mantap.
__ADS_1
Bu Risma tersenyum " Kalau kami tentu mengijinkan, jika mereka juga mengijinkan, karena yang akan menjalani Rumah tangga kalian, Kami hanya bisa mendoakan agar kalian selalu bahagia "
Viona langsung menggenggam kedua tangan Bu Risma dan Menciumnya " terimakasih Bu ,pak " Viona berkata dengan semangat.
pak Seto terkekeh " hahaha... Nasibmu sungguh beruntung Brian, lihatlah wanita - wanita cantik ini, mereka Rela menghabiskan waktunya bersamamu "
Pak Seto diam sebentar kemudian melanjutkan dengan nada serius " jagalah mereka baik - baik, dan lerlakukan mereka dengan adil, Ayah hanya bisa berharap agar kalian selalu hidup Rukun dan saling mengerti "
Brian menghela napas " aku mengerti Ayah "
Brian sudah pasrah, dia hanya bisa menjalankan apa yang akan terjadi nantinya.
dia tidak mau banyak memikirkan buruknya, asal dia melakukan seperti biasanya, Brian yakin jika nanti tidak akan ada halangan di rumah tangganya.
Setelah semuanya selesai, Ke empat Wanita Brian berkumpul di kamar Tanti untuk membahas jatah harian mereka.
Jika ada yang mendengar itu mungkin mereka akan terkena serangan jantung, punya empat istri dan mereka hidup rukun, siapa yang tidak mau coba.
itu bisa terjadi karena keuangan Brian sudah tidak di ragukan lagi, jika kalian masih mengandalkan gaji bulanan dan bermimpi punya istri banyak jangan harap mereka akan rukun seperti istri - istri Brian.
salah satu yang membuat rumah tangga tentram , tidak kekurangan uang, membuat istrinya nyaman dan mencukupi nafkah batin mereka.
jika itu semua bisa terpenuhi yakinlah istri kalian tidak akan melirik pria lain di luar sana, kalau masih melirik berarti dia gatel, entahlah..😅😅😂😋
Ke esokan harinya Brian menyiapkan akad dengan sederhana, dia berencana menikahi Viona malam ini.
pak Tua White yang sudah di beritahu dari semalam, dia langsung terbang ke indonesia dan akan sampai sore hari.
Pak tua White melakukan hal itu karena dia ingin menyaksikan pernikahan cucunya.sekaligus menjadi saksi pernikahannya.
Acara akan sengaja di lakukan Di Vila, hanya keluarga terdekat dan anak buah Brian yang di percaya yang di undang.
sisanya biar mereka tahu dari media, begitulah kata Brian kira - kira.
Brian juga menjelaskan pada pak tua White ,jika dirinya tidak bisa melakukan pernikahan yang megah, yang penting nantinya keluarga mereka sakinah mawadah dan warahmah.😎😎😎
__ADS_1