
Tuan Husen menghela napas Lega, walaupun Brian belum bisa menikahinya ,tapi kalau dia bersedia menjaganya bukankah itu sudah ada sedikit kemajuan " Baiklah.. itu saja cukup Buat saya, Aisyah.. jangan mempersulit Brian, kamu harua menghargai keputusannya !"
Aisyah memaksakan senyumnya " Tentu saja Ayah , terima kasih Brian !"
Brian mengangguk dan mengusap kepala Aisyah " jangan menangis lagi, kamu terlihat jelek kalau menangis !"
Aisyah berdiri kemudian memeletkan lidahnya " Biarin !" Aisyah langsung beranjak pergi dari tempat itu.
Tuah Husen menghela Napas " Aku akan menangani masalahmu secepatnya, dan Terima kasih Brian "
Brian mengangguk " sama - sama Tuan Husen !"
Brian kemudian meninggalkan kediaman Tuan Husen dan kembali ke Hotelnya.
sementara Tuan Husen langsung menghubungi Orang - orangnya untuk mencari tahu siapa Dalang di balaik itu semua.
Di dalam Hotel , Brian sedang Bercengkrama denga ke empat istrinya " Maaf yah sayang ,aku harus menunda kepulanganku dulu, ada aedikit masalah di sini "
Ke empat istri Brian menunjukan raut wajah Kecewa , Tanti menggembungkan pipinya dan berbicara " Padahal anak - anak kita sudah kangen dengan ayahnya !" sindi mengelus - elus perutnya yang sudah mulai besar padahal baru 4 bulan dia hamil.
'" maaf sayang, ini juga bukan kemauan ku, aku harus menyelesaikan masalah ini dulu " ucap Brian Tulus.
Brian kemudian teringat ucapan Tanti dan mencernanya " anak - anak kita ?, maksud kamu apa sayang ?"
" sebenarnya aku mau mengasih tahu saat kamu pulang nanti, tapi karena sudah begini ..., Aku hamil anak kembar sayang !" ucap Tanti bersemangat.
Brian terlonjak kaget " Astaga .. kamu serius sayang ?!"
Sindi yang membalas ucapan Brian " ya seriuslah, lihat baru hamil 4 bulan perutnya sudah sebesar ini " Sindi mengelus - elus perut Tanti.
Tiba - tiba Viona menyerobot ke depan kamera " sayang.. aku juga mau hamil, ayo cepat pulang ,kita buat anak !"
Sindi ,Tanti dan Mei sia tertawa melihat tingkah Viona, Brian juga ikut tertawa, Brian yang melihat mereka begitu akur ,dia sangat bersyukur.
__ADS_1
Sesuatu yang Brian Khawatirkan ternyata tidak terjadi, karena itu Brian begitu bahagia melihat mereka yang saling berbagi satu sama lain.
Mereka berbicara Satu jam lamanya, baru kemudian mengakhiri panggilannya, Brian langsung istirahat karena besok dia harus bergelut dengan perusahaan barunya lagi.
Beberapa hari Kemudian Mesin pengeboran hampir siap , Brian sudah tidak mengkhawatirkan apa - apa lagi, karena dia yakin ,jika Tuan Husen akan membereakan semuanya.
Benar saja setelah Mesin pengeboran sudah siap kembali ,Tuan Husen menelpon Brian , dia menyuruhnya untuk datang ke perusahaannya.
Brian langsung bergegas ke sana ,karena dia yakin jika Tuan Husen sudah menemukan pelakunya.
setelah sampai di sana ,Brian di antar ke ruangan Tuan Husen, Brian terkejut saat melihat Manajer pemasarannya sedang berlutut di lantai , penampilannya sungguh mengkhawatirkan, Brian menebak jika pria tersebut habis di introgasi oleh anak buah Tuan Husen.
" Tuan Husen !" Brian membungkuk sopan.
" duduklah Brian " ucap Tuan husen santai.
Brian mengangguk, dia kemudian duduk di hadapan Tuan Husen.
Tuan Husen menunjuk pria tersebut " dia akan menjelaskan semuanya "
" Tu..Tuan Axel, saya hanya menjalankan perintah, saya ingin menolak tapi Tuan Maher mengancam akan menghabisi keluarga saya, saya mohon maafkan saya !" pria itu menjelaskan sambil menangis .
" Tuan Maher ?" Brian menatap Tuan Husen.
Tuan Husen menghela napas " dia orang yang beradu tawaran denganmu waktu di acara Lelang, Dia juga termasuk orang berpengaruh di Negara ini, bisa di bilang kedudukannya di bawah ku satu garis "
saat mendengar itu, Brian tidak tahu harus tertawa atau menangis, pasalnya kenapa dia bisa menyinggung orang yang kedudukannya hampir sama dengan Tuan Husen, bukankah itu sama saja dengan bunuh diri.
Brian menatap Tuan Husen dengan sendu , dia berpikir jika dirnya sangat beruntung karena mengenal Tuan Husen, jika tidak... mungkin dia sudah di paksa pulang ke negaranya.
Tuan Husen yang melihat tatapan Brian terkekeh " hahaha... baru pertama kali aku melihat kamu cemas, jangan khawatir ,aku bisa membuatnya hilang dari hadapanmu " pandangan Tuan Husen begitu tajam. Brian yang melihat itu juga begidik ngeri.
Brian mencoba menenangkan dirinya, dan menghela napas " Tuan Husen, apakah tidak ada jalan yang lebih baik, saya ingin bicara dengannya baik - baik, Tentu saja anda sebagai penengah kami "
__ADS_1
" kamu yakin ingin mengambil Resiko itu, Brian jangan terlalu naif , Dia mungkin akan balik menyerangmu kelak !" Tuan Husen mengingatkan Brian.
Brian menggeleng " saya tahu ini berbahaya , Tapi saya mau mencobanya, untuk itu saya butuh anda agar jadi penengah di antara kami "
" Terserah kamu saja, yang penting aku sudah memperingatkanmu, Maher bukan orang yang mudah menyerah, ambisinya untuk mencapai puncak tertinggi terlalu menakutkan " Tuan Husen mencoba menggoyah Pemikiran Brian.
Brian malah tersenyum saat mendengar itu, Ternyata masih ada sisi yang sama antara Maher dan dirinya, sama - sama ingin mencapai puncak yang tertinggi.
" anda tidak perlu khawatir, Kitablihat apakah Tuan Maher akan menjadi kawan atau lawan saat saya menawarkan sesuatu untuknya."
Melihat Brian yang begitu percaya diri dengan tindakannya ,Tuan Husen membatin " anak ini benar - benar tidak bisa di tebak, jika dia bisa membuat maher menjadi pionnya, aku yakin cepat atau lambat dunia akan ada di genggamannya "
" Baiklah, aku akan Cari waktu yang tepat untuk pertemuan kalian !" Ucap Tuan Husen tegas.
Brian mengangguk, dia kemudian meminta Tuan Husen untuk melepaskan manajer pemasarannya, karena Brian tahu jika dia hanya korban.
...----------------...
yos ..
" SUAMIKU TERNYATA MILYARDER " mungkin akan aku up lagi karena hampir lulus Review akhir.
jika tidak lulus lagi ya terpaksa aku tamatin nanti.
Untuk " Menjadi Kaya " tetap aku Prioritaskan dua bab perhari.
" SISTEM CASHBACK 200% " aku juga up setiap hari tapi cuma 1 bab.
jika ada waktu luang aku up 2 bab.
sementara " CINTA BOS MAFIA " aku pending dulu ,mau namatin salah satu dari novel di atas.
jika ada saran silahkan komen yah guys yah.
__ADS_1
tanks yang udah Stay 😉😉😉