
sebelum berangkat jam 8 Malam mereka sudah berkumpul di kamar Tanti, tentu saja karena di kamar Tanti lah yang paling bebas karena dia belum mempunyai anak.
Brian meladeni tiga wanitanya sampai kelelahan, dia seakan tidak di kasih nafas oleh ketiga wanitanya, apalagi Tanti yang super agresive.
mereka selesai melakukan itu jam 11, Brian lansung bergegas keluar, karena dia yakin Martin sudah menunggunya ,pasalnya pesawat mereka akan berangkat pukul 00.30.
Benar saja Saat Brian keluar di antar ketiga istrinya Martin sudah menunggunya.
Martin menghela napas " enak yah punya istri tiga, bisa bermain puas sampai tenaga habis !" Martin melontarkan sarkasme pada Brian.
Brian berdecak kesal " ckk.. lihatlah kondisiku Martin !"
Martin terkekeh " hahaha.. kirain kamu puas !"
Ketiga istri Brian yang mengantar ke mobil Tertawa bersama. saat mendengar ucapan Martin.
Brian kemudian menyela " sudahlah .. ayok berangkat , sayang.. Aku berangkat dulu !"
Sindi " hati - hati sayang !"
Mei sia " kalau capek langsung istirahat !".
Tanti " Cepat pulang !"
sontak mereka semua menatap Tanti saat melontarkan kalimat itu.
tetapi Tanti bertingkah pura - pura bodoh dan acuh.
Martin tersenyum kecut , Brian dan Martin kemudian memasuki mobil meninggalkan kediaman Brian menuju Bandara.
Brian yang kelelehan, sepanjang perjalanan tertidur pulas, dia tidak terbangun walaupun ada goncangan kuat di mobil.
Satu jam kemudian mereka sampai di bandara ,Brian di bangunkan Martin saat sudah sampai.
" Brian Kita sudah sampai !" Martin menggoyang - goyangkan tubuh Brian.
Brian mengerjapkan matanya " mmm.. cepat sekali sampainya ?"
" kamu yang tidurnya kek kebo jadi gak berasa perjalannya !" Martin bicara sambil turun dari mobil.
Brian mengikuti Martin turun dari mobil, mereka menuju ruang tunggu Vip yang sudah di pesan.
setelah menunggu sekitar tiga puluh menit pesawat akan lepas landas.
__ADS_1
...----------------...
Note : semua bahasa aku jadikan bahasa indonesia ,karena akan sulit berpikir jika di inggris pake bahasa inggris , dan penerjemahaannya. padahal authornya yang gak bisa bahasa inggris 😅😅
Axgreen Corporation ..
" Jo kamu bawa orang - orangmu untuk menjemput Tuan Axel , lindungi dia apapun yang terjadi !" Green graham memerintahkan orang kepercayaannya untuk menjemput Brian dan Martin.
" Baik Tuan Green ..!"
" pergilah !"
Joshua King lulusan sekolah militer di salah satu Akademi militer inggris, Dia tidak menjadi tentara karena ingin membalas budi pada Green graham yang telah menyelamatkan keluarganya dari krisis ekonomi.
dia memutuskan untuk bekerja pada green daripada menjadi tentara ,pasalnya Green graham merupakan Dewa penolong di kehidupannya.
Joshua sudah stanby di bandara London 10 jam setelah pesawat Brian lepas Landas , dia sengaja menunggu lebih lama untuk mengamankan bandara.
8 jam kemudian Brian sampai di london, Anak buah joshua memegang papan Nama di depan dadanya Bertuliskan " AXEL " ,otomatis setelah Brian dan Martin keluar mereka langsung menghampiri orang tersebut.
Saat Brian dan Martin sudah dekat dengan orang tersebut ,sekelompok orang yang di pimpin Joshua memberikan salam hormat.
" Selamat Datang Tuan Axel dan Tuan Martin !" Joshua berkata dengan tegas.
" saya orang suruhan Tuan green, Tuan Axel..!" Joshua menjawab dengan nada formal.
Brian mengangguk " Baiklah antar kami sekarang !"
Joshua mengangguk , dia menunjukan jalan Pada Brian dan Martin untuk ke parkiran mobil mereka, saat tiba di Parkiran Brian tercengang ada 10 mobil Roll Royce yang berjejer Rapi dan sebuah Roll Royce phantom.
Brian dan Martin saling melirik ,pasalnya di indonesia mereka tidak pernah tampil semewah itu.
Joshua membukakan pintu Roll Royce phantom untuk Brian, sementara Martin di bukakan oleh sang sopir, setelah mereka masuk mobil. joshua menghidupkan walkie talkie nya.
" Target sudah memasuki mobil, semuanya persiapkan pengawalan !"
di seberang walkie talkie menyaut " Siap pak !"
saat suara mobil Yang di tumpangi Brian berjalan, yang lain ikut berjalan di belakang, yang membuat Brian dan Martin lebih terkejut saat akan memasuki jalan Raya, dua mobil polisi mengawal di depan mobil mereka.
tentu saja saat memasuki kota itu membuat kehebohan orang - orang yang sedang beraktivitas.
" lihat .. iring - iringan apa itu !"
__ADS_1
" astaga .. itu Roll Royce !"
" ya ampun.. itu pasti orang penting !!"
" apakah dia seorang pangeran ,sampai di kawal begitu ketatnya ?!"
semua orang yang menyaksikan berpendapat masing - masing, ada yang takjub , heran dan penasaran.
pasalnya jika ada iring - iringan seperti itu bisa dipastikan yang di dalamnya pasti orang penting.
...----------------...
kediaman keluarga White ..
seorang wanita Muda sedang menerima panggilan " jadi dia sudah sampai ?!"
di seberang telepon menyaut " benar Nona .., saya sedang menyaksikan iring - iringan mobilnya, saya yakin itu dia ."
" bagus.., lanjutkan tugasmu !" Wanita itu mematikan ponselnya.
" Axel Brian.. aku ingin lihat sendiri orang seperti apa kamu, anak muda yang mampu mengguncang bisnis di negara ini dalam tiga tahun !" wanita itu bermonolog sendiri.
Keluarga White merupakan keluarga nomor satu di inggris , Mereka memiliki berbagai Bisnis yang hampir mereka cakup semuanya.
di bawah keluarga White ada keluarga Black yang satu tingkat di bawah keluarga White, sesuai namanya keluarga Black selain bisnis pada umumnya, mereka juga melakukan Bisnis gelap. tetapi karena bisnis Gelap mereka tidak terlihat, jadi tidak banyak orang yang tahu jika keluarga Black memiliki bisnis gelap.
...----------------...
kembali ke sisi Brian..
Joshua membawa Brian dan Martin ke Spring Hotel, Hotel yang memiliki 20 lantai tersebut, merupakan salah satu hotel termewah di London. Spring hotel memiliki Restoran di lantai bawah, sementara parkiran mereka ada di bawah tanah.
Makanan di restoran tersebut juga tidak kalah mewah dengan Restoran yang Bintang 5, pasalnya tamu yang menginap Di spring Hotel semuanya orang kelas atas semua, jadi wajar jika mereka menyiapkan pelayanan Extra untuk pelanggannya.
Brian diantar ke lantai 20 tempat tamu VIP menginap, kamar Brian berhadapan dengan kamar Martin, Green graham sengaja mengatur seperti itu.
" ini kamar anda Tuan Axel, dan di depan Kamar Tuan Martin !" Joshua menyerahkan kunci yang berbentuk kartu gesek.
" ucapkan terima kasihku pada Tuan Green !" Brian berkata jujur.
" baik Tuan Axel ! " saat joshua akan pergi dia menyuruh dua anak buahnya untuk bergantian berjaga di depan pintu.
Brian sangat kagum dengan ketegasan dan pengaturan joshua . dia berpikir jika green graham memiliki anak buah yang begitu cakap.
__ADS_1
Mereka kemudian memasuki kamar masing - masing untuk beristirahat, sebelum menyelesaikan masalah perusahaan yang sudah menunggu mereka.