
Orang - orang yang mengintip Brian dan istrinya adalah preman kampung di desa tersebut.
preman tersebut menghampiri warung dan berteriak " Terumi kopinya lima !"
Mei terumi yang melihat mereka dongkol, pasalnya mereka selalu mengganggu dia dan kakanya.
" ya..." Mei rerumi menjawab acuh.
saat kopi di antar, Mei terumi akan langsung pergi tetapi tangannya di cekal bos preman " mau kemana ?, temani aku di sini !"
" lepaskan !!" Mei terumi mengibas - ngibaskan tangannya agar terlepas dari cekalan bos preman.
Bos preman malah mencekal tangan Mei terumi dengan Erat dan terkekeh " hahahaha... semakin kamu memberontak semakin cantik !"
David yang melihat itu sudah tidak tahan lagi, dia keluar dari mobil dan meraung " lepaskan dia !!"
sontak para preman menengok ke arah suara , mereka menatap David dengan sorot permusuhan, Bos preman melepaskan cekalannya, dia kemudian menghampiri David.
" hahaha.. kamu mau jadi pahlawan kesiangan ?, apa kamu tahu sedang berhadapan sama siapa ?!" bos preman berhenti beberapa langkah di depan David.
David mencibir " mau kalian siapa kek, aku tidak peduli !, tetapi jika kamu berani menyentuh Mei terumi ,aku akan memberikan pelajaran buat kalian !"
sambil bicara David mengirim pesan yang sudah dia siapkan saat dalam mobil ke anak buahnya agar mereka mendekat.
Mei terumi yang melihat itu ,hatinya sedikit berdesir, ada perasaan hangat yang masuk dalam dadanya.
" udah bos sikat aja !" orang 1 bicara.
" iya bos.. kita sudah lama tidak mukulin orang !" orang 2 menimpali dengan ******* - ***** tinjunya .
David berkeringat dingin, pasalnya dia tidak bisa berkelahi , dia berani berbicara seperti itu karena tahu,jika anak buahnya pandai berkelahi.
David mengulur waktu, dia bicara dengan tergagap " tu..tunggu dulu !, kita bisa bicarakan ini baik - baik oke !"
" sekarang kamu takut ?, setelah tadi sok jentel !" bos preman mencibir.
" hahaha... mungkin nanti dia akan pipis di celana bos !"
Mei terumi menghela napas, baru tadi perasaannya di junjung ke langit, tetapi langsung di jatuhkan seketika.
" udah gak usah banyak bacod , hajar aja !"
mereka semua mengerubuti David, David panik .. kakinya bergetar hebat..
David ancang - ancang seperti petinju " Ayo si..sini.. kalian kira aku takut !" di bicara dengan nada tidak pasti.
Mei terumi yang melihat itu langsung masuk memanggil Brian " kakak ipar gawat !, David di luar ..!"
__ADS_1
Mei terumi bicara sambil menunjuk keluar.
Brian mengerutkan keningnya " ada apa Terumi ?"
" David.. David.. ,tolong David !" ucap Mei terumi panik.
Brian bangkit dari duduknya , dia bergegas untuk melihat apa yang terjadi di luar.
di saat yang sama ..
saat pukulan preman hampir menyentuh wajah David, David memejamkan matanya , dia sudah pasrah jika harus babak belur.
tetapi dia tidak merasakan sakit sedikitpun, dia membuka matanya perlahan, ternyata dua anak buahnya sudah sampai dan sedang memukuli preman tersebut.
" Berani sekali kalian mau menyentuh bosku !"
" bak..
"buk..
" bak..
" buk..
" Argh...
" tuluunggg..
Empat orang preman terkapar dengan wajah babak belur, Mereka tersungkur sambil memgangi perut. Bos preman berkeringat dingin.
Walaupun anak buah David cuma dua orang, tetapi mereka seorang body guard juga, tentu saja mereka sudah mendapat pelatihan bertarung.
" si.. siapa kalian ?, kenapa kalian ikut campur urusanku !" ucap Bos preman tergagap.
David terkekeh ,dia melangkah di depan anak buahnya " hehehe... sekarang aku yang menang , bagaimana masih mau di lanjut ?!"
Bos preman melirik dua anak buah David , Dia begidik ngeri , anak buahnya saja empat orang tidak sanggup melawannya ,apa lagi dia yang sendiri.
Bos Preman menggertakan giginya , dia tidak dapat menerima jika dirinya di kalahkan, Bos preman berlari ke arah David dan berhasil memukulnya.
" awas bos !" anak Buah David berlari mencegah, tetapi dia kalah cepat dengan bos preman.
" Buk.. " satu pukulan telak mengenai hidung David.
" Adawww..!" seketika hidung David mimisan.
Anak buah David langsung memukuli bos preman hingga babak belur.
__ADS_1
David yang melihat bos preman sudah tidak berdaya ,dia mengampirinya dan menumpahkan kekesalannya dengan menendang - nendang perut bos preman " bengsrek... berani sekali kamu memukulku !"
" bug..
" ampun..
" bug..
" ampun om..
" bug..
" om..om.. memangnya aku tukang bus telolet !"
saat David sedang menumpahkan kekesalannya , Brian keluar dengan ketiga istrinya dan Mei terumi.
" ada apa ini David ?!" Brian bertanya.
David menengok ke arah suara ,dia menyeka darah di hidungnya dan tersenyum " ah.. tidak apa - apa Tuan Axel !, saya hanya sedang memberi pelajaran pada cecunguk ini !" David menendang satu kali lagi dan menghampiri Brian.
David menengok ke arah anak buahnya " bawa mereka ke kantor polisi !, aku akan mengirim buktinya pada kalian nanti !"
" baik !!" Dua anak buah David memasukan para preman ke dalam mobil .
David memang sudah merekam Video mereka saat mencekal lengan Mei terumi. karena dia tahu jika dirinya butuh bukti untuk memenjarakan mereka.
" terima kasih David !" Tiba - tiba mei terumi berbicara.
David melambaikan tangannya " sudah sewajarnya aku menjaga calon istriku !" David mengedip - ngedipkan matanya pada Mei terumi.
Wajah Mei terumi memerah , sementara ketiga istri Brian hanya tersenyum menanggapinya.
setelah preman di bawa pergi, David duduk di warung di temani Mei terumi " kamu ini sok jago banget, kalau tidak ada anak buahmu pasti kamu sudah babak belur !" ada sedikit Raut ke khawatiran di wajah Mei terumi.
David tersenyum kecut " buktinya aku tidak kenapa - napa kan ?" David memegang tangan Mei terumi yang sedang membersihkan darah di hidungnya.
David menatap mata Mei terumi seperti di sinetron - sinetron. Mei terumi juga balas menatapnya. Mereka lupa jika di samping mereka ada Brian dan ketiga istrinya.
" ehem.. serasa dunia milik berdua yah, kami di sini hanya figuran ." Tanti buka suara menggoda mereka.
David dan Mei terumi lansung mengalihkan tatapannya, Mei terumi langsung masuk ke dalam warung, sementara David menggaruk - garuk belakang telinganya yang tidak gatal.
David tersenyum kecut dan bicara " ayolah Tan.. jangan ganggu momenku, aku juga ingin punya gebetan !"
" memangnya saudari Mei sia bakal merestui kalian ? " Tanti mencibir, menggoda David.
David menatap kakak Mei terumi dengan Mata memelas ,Mei sia memalingkan mukanya , David mendesah saat melihat calon kakak iparnya seperti itu.
__ADS_1
sementara Brian ,Sindi dan Tanti tertawa bersama melihat David yang berhasil di kerjain mereka.