Menjaga Cinta Season 2

Menjaga Cinta Season 2
BAB 26 - Dijodohkan


__ADS_3

Fane masih berkeliling karena bingung dengan rumah seluas ini bahkan rumah ayahnya di London yang dia rasa sangat mewah kalah jauh.


"Wah.. aku bisa eskperimen nih." Ucap Fane begitu sampai di dapur yang begitu lengkap, seperti yang disediaan di studio bahkan lebih lengkap lagi.


"Ay.. aku boleh masak?" Tanya Fane dan Aileen bingung dengan pertanyaan itu.


"Loh kenapa? Ini kan rumah kita Fane. Terserah kamu saja.." Jawab Aileen yang masih mengobrol dengan Hanny di taman terdekat dengan ruang tengah. Fane sedikit bingung dan nanti akan meminta Aileen untuk mengajaknya home tour agar dia tidak tersesat.


Fane dibantu beberapa pelayan dan koki disana membuat cemilan untuk teman minum teh istri dan iparnya, tentu dengan bahan buah dan makanan sehat lainnya. Terciptalah 1 menu baru untuk sang istri tercinta.


"Ay.. ini menu baruku, coba dulu." Fane meletakkan 4 mangkok kosong kecil dan 1 mangkok besar cemilan buah sehat dan entah dicampur apa saja dan begitu Aileen cicip, dia langsung menuang banyak ke mangkoknya sendiri.


Hanny dan Arden tertawa melihat kelakukan Aileen yang seperti anak kecil padahal beberapa bulan lagi dia akan genap 32 tahun.


Fane tersenyum puas melihat betapa lahapnya Aileen makan dan dia bahagia saat Aileen tersenyum seperti ini.


.


.


Fane akhirnya masuk ke kamar Aileen setelah home tour yang sangat melelahkan baginya tapi tidak bagi Aileen yang sangat energik padahal dia sedang hamil.


"Kau lelah Fane? Gak mau main?" Tanya Aileen yang baru keluar dari kamar mandi setelah dia berendam hampir sejam.


"Kalau itu aku gak lelah kok tapi kita gak boleh main kasar lagi harus lembut seperti kata dokter." Aileen lalu menjatuhkan dirinya ke atas tubuh Fane namun segera di tangkap dengan sigap.


"Jangan begitu baby, ingat kamu lagi hamil." Tegur Fane dan Aileen terkekeh pelan.


"Iya maaf.. " Ucapnya lalu mencium lembut bibir Fane dan mereka melakukannya lagi tapi kali ini dengan lembut dan hati-hati, Fane memperlakukan Aileen seperti barang yang rapuh dan gampang pecah, sangat lembut dan Aileen melayang tinggi melebihi dari biasanya.


"Ah gila Fane.. ini jauh lebih nikmat, aku suka.." Lirihnya pelan lalu mengeratkan pelukannya pada Fane dan tertidur.


Begitu juga dengan Fane yang tersenyum puas, kali ini dia yang banyak bekerja dengan ekstra hati-hati.


"Jika kau gak hamil aku pasti memakanmu dengan segala posisi dan sudut rumah ini baby." Bisik Fane pelan lalu mengecup puncak kepala Aileen.


.


.


.

__ADS_1


Aileen kembali ke perusahaan dan bekerja seperti biasanya begitu juga Fane yang hari ini ada syuting dan juga memasak di restoran tempat dia bekerja karena ada acara penting yang diselenggarakan disana. Setelah syuting Fane kembali ke restoran setelah pamit pada Aileen melalui telepon.


Fane juga baru bulan lalu tau kalau restoran tempatnya bekerja adalah milik Arlen, dia baru menyadari nama Triple K adalah dari Kenji, Keiji dan Kiara. Tetapi Arlen sama sekali tidak ikut campur dalam manajemen di seluruh restorannya.


Fane masuk ke area dapurnya dan dengan cepat dia memasak semua menu dari bahan yang telah disiapkan oleh asistennya. Acara dimulai dan Fane tampak puas karena para tamu makan dengan lahap dan memuji rasa makanannya.


"Fane, ada yang ingin bertemu." Panggil menajer dan Fane segera menghampirinya.


"Tuan ini koki kita yang sering muncul di TV." Ucapnya dan Fane memperkenalkan diri.


"Oh kamu Fane yang suka masak di TV aduh putriku sangat mengagumimu, apakah kamu masih single?" Tanya Tuan itu dan Fane tersenyum dan mengatakan kalau di sudah ada pasangan, meskipun kecewa tapi mereka masih terlihat ramah.


Banyak yang meminta Fane menjadi menantu tapi Fane menolak semuanya, sampai seseorang memanggilnya dan dia sangat terkejut.


"Fane, ternyata kau disini? Pantas saja dad mencarimu tidak pernah ketemu." Ujar Mr. Walden ayahnya Fane.


"Kenapa dad ada disini?" Tanya Fane terlihat tidak suka.


"Terserah aku mau kemana, pas sekali bertemu denganmu. Perkenalkan ini Julie putri dari rekan bisnisku dan aku akan menjodohkanmu dengannya." Ujar Mr. Walden dan Fane tampak tidak suka dengan pembicaraan itu.


"Maaf dad, kau tidak punya hak untuk menjodohkanku. Permisi!" Tegas Fane lalu bergegas kembali kedapur. Karena tidak ada pekerjaan lagi dia permisi pulang lebih awal dan kembali ke istrinya.


"Sedang menunggu daddy pulang.." Jawab Aileen dengan gemasnya. Fane yang tidak tahan lalu menciumnya dengan gemas.


"Kenapa ada banyak box? Kau juga belum makan?" Tanya Aileen karena biasanya hanya dia yang akan makan malam kalau Fane pulang dari restoran.


"Aku tidak sempat makan tadi, ada hal menyebalkan." Ujar Fane sambil menyuapkan makanan itu ke mulut Aileen.


"Menyebalkan?" Tanya Aileen.


"Ternyata ayahku disini dan seenaknya dia mau jodohkan aku dengan putri rekan bisnisnya. Langsung aku tinggalkan saja mereka dan pulang." Aileen terbatuk mendengar laporan Fane.


"Eh.. pelan-pelan Ay.." Fane mengambil gelas dan memberikan Aileen minum.


"Hah... aku terkejut Fane. Kau harus menolaknya!" Ucap Aileen tegas.


"Tentu saja, aku sudah punya dirimu istri cantik, hot di ranjang dan sedang mengandung anakku. Aku gak akan meninggalkanmu."


"Tapi pasti wanita itu lebih muda darimu kan? Aku sudah tua."


"Hei.. lihat aku, istriku ini seperti gadis 20 tahunan dan wanita tadi terlihat seperti tante-tante dengan riasan tebal, bibir tebal dan menor karena lipsticknya."

__ADS_1


Aileen tertawa mendengarnya, dia tidak bisa membayangkan wajah wanita itu. "Bisa-bisanya kamu Fane.. kasihan dia."


"Biarkan saja, istriku 100 kali lebih cantik dan terlihat muda dan bercahaya." Fane menggoda Aileen yang tampak menggeleng pelan dengan rayuan Fane.


"kau masih mau merahasiakan pernikahan kita?" Tanya Fane akhirnya dan Aileen menggeleng.


"Gak juga sih, biarkan saja mengalir apa adanya dan mereka akan tau sendiri nanti." Jawab Aileen dan kembali memakan makanannya.


"Berarti aku sudah bisa memberi perhatian lebih padamu dong, aku ingin juga berbagi makan siang dan bermesraan di studio. Seperti Angel dan Rio yang sepertinya sengaja mengumbar kemesraan."


"jadi kau cemburu....?"


"Bukan, tapi aku juga ingin bermesraan denganmu.. biar mereka iri dan penasaran, seru juga mengerjai mereka."


Aileen tertawa puas mendengar alasan Fane, karena beberapa hari ini dia juga kesal melihat pasangan baru itu yang terlihat sedikit kampungan, "Ayo kita balas mereka."


Syuting pagi ini begitu menghebohkan, Aileen dan Fane bergandengan tangan memasuki area studio, mereka tampak mesra dan banyak mata memandang dengan tatapan penasaran.


"Eh eh.. mereka pacaran?" Tanya salah satu staff.


"Gak tau, biasanya juga jarang berinteraksi."


"Wah gosip terbaru nih.."


"Trus Aileen kan lebih tua dari Fane."


"Masa sih? Gak kelihatan loh."


"Aku dengar, Aileen sudah kepala 3."


"Wow hebat, dia terlihat awet muda dan dapat berondong."


Angel dan Rio juga terkejut dengan gosip terbaru itu meskipun syuting lancar tapi Rio terlihat gelisah begitu juga dengan Angel. Mereka dekat hanya agar Fane dan Aileen cemburu tapi sepertinya mereka salah langkah.


"Sial.. mereka kasih makin dekat, gimana ini Rio?" Tanya Angel tapi Rio terlihat diam saja karena dia juga tidak berani nekad karena tau siapa Aileen sebenarnya.


"Ah.. Fane dapat kelas besar nih, beruntung dia jika Aileen serius." Jawab Rio dan masih memperhatikan Fane yang begitu perhatian pada Aileen sampai memasak makan siang khusus untuknya.


"Aku menyesal gak sabar nunggu Fane sembuh dan akhirnya orang lain yang dapat." Gumam Angel karena dia sudah pernah melakukannya dengan Fane dulu dan tau bagaimana kuatnya pria tampan itu.


TBC~

__ADS_1


__ADS_2