
Semakin hari pemberitaan tentang Fane semakin banyak dan terjadilah peperangan dalam dunia maya saat ini antara 2 kubu yang mendukung Fane dan yang mencaci Fane, ada juga yang penasaran dengan wajah si wanita yang memang tidak begitu jelas karena gelap dan tertutup setenganya.
"Bukan begini Lindaaa... aku maunya Aileen yang hancur." Keluh Angel pada Linda yang telah memposting artikel itu. Laman berita amatir itu memang miliknya yang baru beberapa bulan ini dia buka.
"Baklah baik.. ini sudah ada info tentang Aileen tapi cuma sedikit sih." Ujar Linda lalu mengetik semua yang akan dia informasikan di situs beritanya dan Angel membaca informasi tersebut dan ternganga kaget.
"Dia sudah 32 tahun sekarang, gak bisa dibiarkan. Enak sekali wanita tua itu dapat berondong tampan seperti Fane." Pekik Angel dan dia tidak terima Fane mendapatkan Aileen yang sudah tua menurutnya, meskipun Aileen jauh lebih cantik darinya.
"Tapi sedikit sekali info tentangnya, memang cuma begini? Dia dari keluarga mana? Apakah pendidikannya bagus?" Tanya Angel begitu penasaran atas secuil info yang di dapatan oleh Linda.
"Yah cuma itu, sudahlah ini juga cukup untuk membuat fans nya Fane berang." Ucap Linda menenangkan temannya itu dan di publish lah berita tentang hubungan Aileen dan Fane yang notabene Aileen sudah tua dan mendapatkan berondong.
"Wah gila.. wanita ini sudah tua, beda 5 tahun dari Fane, aku tidak terima!"
"Jangan bilang kalau wanita ini menjebak Fane, oh dasar wanita tua tak tau diri.!"
"Fane jangan tertipu, dia pasti menjebakmu kan?"
"Tapi dari wajahnya tidak terlihat 30an sih.. dia terlihat seperti 20an awal."
"Jangan tertipu, pasti banyak perombakan di wajahnya."
Begitulah kira-kira komentar yang tertulis di laman berita itu dengan foto Aileen terpampang besar dan jelas.
Angel dan linda sudah tertawa bahagia dengan membaca komentar itu lalu mereka memilih istirahat malam ini dan akan melihat kondisi Aileen besoknya di studio.
\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~
Angel berjalan santai memasuki studio seperti biasanya dengan wajah cerah dan ceria karena dia dapat memastikan kalau Aileen pasti akan terpuruk tapi dia terkejut saat melihat Aileen dan Fane malah sarapan bersama dan itu bukan di ruangannya, malah di dalam studio.
Dengan geram Angel mendekatinya, "Wah wah wanita tua dapat berondong tampan, sampai kapan kau akan bersamanya Fane? beberapa tahun lagi dia akan keriput." Ejek Angel menatap sinis pada Aileen yang masih asik meminum susunya.
"Ah.. enaknya susu ini, Fane beberapa tahun lagi aku keriput, untung deh.. lihat dia, masih muda juga sudah mulai penuan dini, kasihan." Balas Aileen dengan nada santai dan masih terlihat mesra.
__ADS_1
"Kau!" Angel ingin menarik rambut Aileen tapi Fane segera menarik tangannya dan di hempaskan kuat.
"Jangan sentuh dia, atau aku akan mematahkan tanganmu!" Hardik Fane dan mereka akhirnya jadi tontonan seluruh staff dan kru disana.
Rio segera menarik Angel pergi dari sana dan memperingatkannya untuk tidak mengganggu Aileen kalau dia masih mau bekerja dengan nyaman disini.
"Kenapa kau juga membelanya?" Teriak Angel kesal padahal rencananya, mereka akan memisahkan Aileen dan Fane.
"Aku hanya peringatkan padamu, jangan ganggu Aileen, dia bukan orang yang bisa kau sentuh. Memang aku ingin mereka pisah tapi bukan dengan cara bodohmu. Aku nyerah sekarang!"
Rio yang kesal lalu meninggalkan Angel di lorong studio sepi itu. Rio sudah tau, Fane dan Aileen pasti mempunyai hubungan yang tidak biasa karena pengawal Aileen begitu menjaga mereka berdua, yang berarti hubungan itu sudah disetujui oleh keluarga Tenggara. Dan dia yakin, semua akses informasi tentang Aileen yang ditutupi adalah ulah dari keluarga besar itu.
Benar memang Jovan yang menutupi data pribadi Aileen agar orang yang memposting berita itu semakin berani.
\= = = = = = = =
Fane dan Aileen kini duduk di ruang kerja Arden dan mereka membicarakan tentang Teddy Walden yang telah jatuh tapi perusahaannya tetap akan dijalankan oleh adik Fane yang juga hidup dalam tekanan sang ayah. Fane hanya mengangguk dan tidak mau ikut campur karena dia juga tidak dekat dengan adik beda ibunya tersebut.
"Aku masih mau main-main denganya kak." Jawab Aileen dan Fane hanya menggeleng melihat kejahilan istrinya itu.
"Jangan, aku takut dia berbuat sesuatu, dari info yang aku dapat.. dia pernah mendorong temannya saat SMA karena pria yang dia sukai ternyata menyukai temannya, lalu saat kuliah juga dia pacarmu kan Fane, kau tau ada gadis lain yang dulu sangat mencintaimu?" Tanya Jovan dan Fane terlihat berpikir.
"Sepertinya ada teman kami juga tapi hanya menganggapnya adik dan dia menghilang." Jawab Fane dan dia menerka kalau itu adalah teman mereka juga.
"Dia dijual oleh Angel dan jadi istri simpanan orang tua kaya secara paksa." Jelas Jovan dan Fane begitu terkejut mendengarnya.
"Bagaimana bisa, dia gadis baik-baik dan sangat penurut pada orang tuanya." Fane tak percaya dan dia begitu marah setelah mengetahui hal tersebut.
"Jangan cemas, sekarang dia sudah hidup bahagia dan jadi janda kaya, setelah suaminya meninggal dia akhirnya nikah dengan ajudan suaminya yang memang mencintainya." Sambung Jovan dan Fane bernapas lega.
"Syukurlah.. dia adalah adik manis kami yang baik. Angel sangat biadab untung aku bisa lepas darinya. Terima kasih baby.." Fane mengecup kepala Aileen, untunglah berkat Aileen dia di buang oleh Angel.
"Baiklah kita sesuai rencana awal.. akan diadakan resepsi pernikahan kalian yang lebih ke acara syukuran saja. Mau di hotel atau rumah Ay?" Tanya Arden dan Aileen tampak bingung.
__ADS_1
"Di hotel aja deh.." Jawabnya dan Fane hanya mengikuti kemauan istrinya.
"Baiklah, atur Jo.. " Perintah Arden
Seminggu penuh Angel tak henti-hentinya mengganggu Fane di studio, sedangkan Aileen ada di rumah karena kandungannya semakin besar dan sudah terlihat, maka dia memilih di rumah sambil menunggu hari H dimana mereka akan mengadakan syukuran dan memperkenalkan keluarga baru Tenggara yaitu Fane sebagai suaminya, sekalian adalah acara ulang tahun penikahan Arden dan Hanny.
.
.
Kini Aileen terlihat susah berjalan karena perutnya yang sudah 7 bulan, hari ini lah acara syukuran dan juga ulang tahun pernikahan Arden dan Hanny, seluruh keluarga tampak bahagia kecuali Ansel yang masih menunggu kembalinya Adel.
Wanita yang ada di samping Ansel yang juga sedang hamil tersenyum puas saat dia juga berada di tengah-tengah acara dengan status sebagai tunangan Ansel. Tapi pusat perhatian malam ini malah ada pada Aileen yang terlihat dengan perut membesar.
Setelah pesta meriah Arden dan Hanny, acara di lanjutkan dengan doa bersama agar kandungan Aileen tetap sehat sampai nanti ia melahirkan. Semua orang tampak terkejut saat Fane ada di sisi Aileen dan menjaganya dengan baik dan penuh perhatian. Barulah mereka tau saat Arden memperkenalkan Fane sebagai adik iparnya dan juga suami dari Aileen.
"Waahhh... berarti foto waktu itu benar mereka di club bercumbu mesra." Ucap salah seorang tamu yang langsung dibantah oleh Arden. Dia tidak mau ada kesalahpahaman.
"Aileen dan Fane menikah sudah hampir 1 tahun dan kini Aileen tengah mengandung 7 bulan dan foto di club itu diambil saat mereka sudah menjadi suami istri. Jadi saya harap jangan percaya pada berita apapun yang beredar saat ini." Jelas Arden agar public tidak menilai buruk pada mereka berdua, apalagi Fane saat ini semakin terkenal dan telah menjadi salah satu chef terbaik.
Mata Angel terpaku pada layar televisi di apartemennya, bersamaan juga Linda segera menurunkan segala berita buruk yang telah dia muat d situsnya dengan panik.
"AAHHH ternyata dia nona dari keluarga Tenggara, mati aku!" Pekik Linda lalu Angel terkulai lemas mendapati fakta bahwa Fane telah menikah dengan Aileen jauh sebelum dia tau Fane telah sembuh dan kini mereka akan punya anak sebentar lagi.
"Aku kalah Linda... aku tidak bisa melawan wanita itu, dia begitu kuat dan berkuasa." Lirih Angel dengan pasrah.
"Ya ampun Angel!! Kalau aku tau juga tidak akan membantumu. Ah.. semoga tidak ada masalah setelah ini." Linda sangat cemas karena dia tidak mau dipecat dari perusahaan karena sangat sulit untuk masuk ke StarE.
"Baiklah aku nyerah saja, benar kata Rio aku tidak bisa menyentuhnya." Angel akhirnya menyesal dengan semua perbuatannya.
Segera setelah dia kembali bekerja langsung meberikan surat pengunduran diri dan kembali ke London. Tinggal lah Linda sendiri yang harus meminta maaf pada Aileen tetapi dia masih belum bisa bertemu dengannya. Sama halnya dengan Rio, dia juga sudah menyerah karena keluarga Tenggara sudah menerima Fane sebagai suami Aileen.
TBC~
__ADS_1