Menjaga Cinta Season 2

Menjaga Cinta Season 2
BAB 27 - Siapa Julie?


__ADS_3

Mr. Walden datang mencari Fane setelah tau kalau putranya itu telah menjadi koki yang sangat terkenal di negara ini, dia berencana menjadikan Fane sebagai batu loncatan agar perusahaannya bisa terselamatkan dan mencari investor dengan bantuan Fane.


"Saya ingin bertemu dengan Fane Walden." Ucapnya pada security yang ada di studio.


"Maaf anda siapa?"


"Saya Teddy Walden ayahnya."


"Sebentar saya antarkan anda langsung ke studionya."


Mr. Walden mengikuti security itu dan sampai pada sebuah ruangan besar yang sedang sibuk mengambil video, mereka sedang syuting dan Fane memasak dengan bantuan Rio yang adalah host acara itu. Tedd menunggu sampai Fane selesai lalu perlahan menghampiri seseorang yang dia kenal.


"Angel.. kau Angel kan?" Tanya Tedd pada Angel yang tidak jauh dari tempatnya berdiri tadi.


"Anda kan.. oh, selamat siang." Sapa Angel yang kaget melihat ayahnya Fane ada disini.


"Hm.. ternyata anak itu masih berhubungan dengan wanita ini. Dasar bodoh!" Cibir Tedd dalam hati, dia memang tidak suka dengan Angel yang terlalu liar bahkan teman Tedd sendiri sudah pernah meniduri tunangan anaknya ini.


"Kau sedang apa disini?" Tanya Tedd basa basi.


"Saya bekerja disini, ketua tim acara ini." Jawab Angel dengan sopan dan Tedd mengangguk.


Setelah 10 menit syuting selesai dan tampak Fane masih menyelesaikan sisa masakannya untuk tidak terbuang sia-sia, setidaknya para pekerja disini bisa menikmati makanan ini.


Fane memisahkan 1 porsi seperti biasa untuk sang istri tercinta, dia dengan langkah ringan dan santai menuju ruangan kantor Aileen yang terlihat hanya sendiri siang ini.


"Ay.. aku bawa cemilan special untukmu." Fane membuka pintu lebar dan masuk kesana tapi tanpa dia sangka ternyata Tedd juga mengikutinya.


"Fane, kita harus bicara." Ujar Tedd begitu masuk keruangan itu.

__ADS_1


"Mau apa daddy kemari?" Tanya Fane dengan nada tidak bersahabat dan Aileen juga terkejut melihat ayah mertuanya, dia tidak tau harus bersikap seperti apa.


"Ini penting, kau harus turuti dad.. menikahlah dengan Julie, demi perusahaan kita yang sedang menurun, kita butuh investor dan Julie bersedia jika kau mau dijodohkan dengannya, pacaran saja dulu." Bujuk Tedd tanpa sadar di sana ada Aileen yang sedang duduk di belakangnya. Tedd memang mengira di sana tidak ada siapapun selain dirinya.


"Tidak bisa, aku tidak mau berurusan dengan kalian, aku bukan siapa-siapa bagi kalian kan? jadi jangan meminta apapun karena aku pun gak pernah meminta darimu. Silakan pergi!" Dengan tegas Fane menolak permintaan itu, Tedd tidak menyerah.


"Kau coba saja dengannya, lagian kau juga tidak bisa menyentuhnya kan. Jangan simpan rahasiamu sendirian nak.. aku tau penyakitmu. Sampai dia investasikan dan perusahaan kembali sehat saja lalu tinggalkan dia atau dia yang meninggalkanmu karena kau tidak mampu."


Fane sangat geram mendengarnya dan tanpa banyak bicara dia membuka pintu dan mendorong Tedd keluar dari ruangan itu dan menutupnya. Fane bahkan mengunci pintu itu dari dalam, Tedd menggedor tapi Fane tidak membukanya dan malah mendekati Aileen dan merengkuhnya.


"Jangan sedih Fane, ada aku disini." Aileen mengelus pungguh Fane dan menepuk pelan beberapa kali. Tapi dalam pikiran Aileen selalu terbayang nama Julie, dia berpikir nama Julie itu sangat banyak, siapa Julie ini?


"Aku akan memberitahukan tentang kita jika dia masih memaksaku, kau gak keberatan kan?" Tanya Fane dan Aileen mengangguk dia paham perasaan Fane yang selama ini telah diabaikan keluarga dan kini ayahnya datang mencarinya hanya karena sedang butuh bantuan.


"Ayo kita pulang saja, aku juga malas disini karena gak ada kerjaan selain menunggumu. Besok aku gak mau datang kerja lagi, lebih baik dirumah." Keluh Aileen sambil berjalan bersama keluar dari ruang kantornya. Semua mata memandang pada mereka yang terlihat mesra.


"Kalian beneran jadian?" Tanya Angel yang mencegat Fane dan Aileen.


"Ck.. Fane, aku mau bicara, kau mau ke tempatku? Ini penting." Angel mendekat tapi Aileen segera menghadangnya.


"Jangan dekat-dekat, kami mau pulang." Aileen menarik Fane lalu berjalan cepat meninggalkan Angel tapi wanita itu tidak menyerah dan dia juga menarik tangan Fane.


"Fane! Tunggu.. kumohon aku ingin bicara." Fane menghentikan langkahnya dia menghempaskan tangan Angel dengan kasar lalu merangkul Aileen dan pergi meninggalkan Angel yang geram pada Aileen.


"Aileen itu.. menyebalkan!!" Teriak Angel dan beberapa yang mendengarnya hanya diam tidak berani ikut campur.


*-*-*-*-*-*-*-*


Beberapa hari ini Tedd masih terus mengejar Fane dan membujuknya terkadang sampai mengancam akan mempermalukan Fane jika tidak mau bekerja sama dengannya untuk mencari investor untuk perusahaan. Fane tetap kekeh pada pendiriannya dia sudah muak melihat ayahnya yang mata duitan bahkan mau melakukan hal rendahan agar mendapatkan investor.

__ADS_1


"Baiklah kau yang memaksaku, jangan salahkan aku jika kau akan di benci oleh para penggemarmu!" Hardik Tedd tapi Fane tidak takut, karena dia tidak butuh penggemar karena dia hanya ingin memasak.


"Terserah!" Fane meninggalkan Tedd disana sendirian tanpa mereka sadari ada Julie yang juga hendak melihat acara syuting tetapi terlambat.


"Kenapa dia sangat keras? Apakah aku tidak cukup cantik atapun menarik?" Gumam Julie pelan dan dia sangat sedih melihat sendiri bahwa Fane sangat menolak keras perjodohan ini.


"Aku mau cari bantuan ah.. aku capek." Gadis cantik itu naik ke lantai 25 dan bertemu seseorang disana.


"Kak Ansel.. aku boleh masuk?" Tanya Julie yang telah ada di pintu ruangan Ansel yang sedikit terbuka.


"Julie? Masuklah, ada apa?" Tanya Ansel begitu Julie masuk kesana. Gadis cantik itu tampak sedih dan dia butuh seseorang untuk diajak curhat.


"Kau terlihat sedih Jul, kenapa?" Tanya Ansel lagi melihat gadis yang makin terlihat murung.


"Aku suka pada seseorang tapi dia sangat gigih menolak perjodohan denganku, aku kurang apa kak?"


"Ya ampun.. kamu ini. Maaf kakak juga gak bisa bantu, Adel saja belum ketemu dan kakak masih pusing cari dia."


"Iya aku tau, auntie Ay kemana? Mungkin auntie bisa bantu."


"Dia paling lagi sama suaminya."


"Ah iya, aku baru pulang minggu lalu dan belum pernah bertemu suaminya. Aku jadi penasaran siapa pria hebat itu."


"Nanti saja, kita makan malam sama-sama, om Jupi juga pasti datang dan kalian pasti ikut juga."


Julie mengangguk dan dia sangat penasaran dengan suami auntie kesayangannya itu. Julie baru pulang dari study-nya di luar negri dan dia sama sekali belum bertemu banyak anggota keluarga dan sahabat baik ayahnya Jupiter yang biasa dipanggil Jupi.


Julie adalah anak kedua dari Jupi dan Clara, karena dia cukup pintar makanya Jupi membiarkannya untuk kuliah di luar negeri dan kembali untuk melanjutkan bisnis Angkasa yang telah di serahkan Jeremy untuk dikelola oleh Jupi selama ini.

__ADS_1


TBC~


__ADS_2