Misteri Cinta Gadis Mafia

Misteri Cinta Gadis Mafia
Scale Bones


__ADS_3

Bismillah..🤲


Happy Reading....


*


*


*


Satu minggu kemudian...


Anak buah Jungle Kingdom telah melaksanakan tugas masing-masing, memantau setiap sudut rute yang sering mereka lewati untuk menyalurkan berbagai macam barang ilegal, siapa tau ada titik jelas bagi pemilik tato mata elang yang telah membuat pertarungan di tengah danau.


Sedangkan Vito bergelut dalam sebuah ruangan yang begitu di penuhi dengan berbagai macam alat teknologi canggih, di temani oleh Aldo mereka mengutak-atik kedalam benda tersebut, tentu saja saat ini Aldo dan Vito adalah salah satu bagian yang paling pintar dalam dunia hacker. Bahkan mereka memiliki tim kerja IT untuk melindungi berbagai macam serangan dari lawan jika menyangkut sebuah bisnis yang akan di bobol oleh musuh.


Dua orang kepercayaan Jungle Kingdom sudah terkenal terjun di dunia cyber yang telah menyatu dengan sebuah jaringan komunikasi dengan menghubungkan peralatan komunikasi yang tersebar di seluruh penjuru dunia di gunakan untuk berkomunikasi secara online.


Saat ini Vito telah banyak mendapatkan informasi dengan mudah, Vito dan Aldo memasuki banyak data rahasia berbagai negara untuk mencari siapapun yang di inginkan. Kecerdasan mereka dalam mengenal dunia cyber mampu menerobos berbagai macam pagar besi berlapis di website dinas rahasia.


"Apa yang kamu temukan? " tanya Aldo sambil menatap layar.


"Aku melihat sebuah tato mata elang apakah begini bentuk nya? " Vito memberikan ruang untuk Aldo melihat nya.


Aldo segera mendekat dan memicingkan mata nya untuk melihat Poto tersebut, ia kembali mengingat kejadian saat penyerangan di dekat danau.


"Benar ini dia, " angguk Aldo sembari tersenyum tipis.


"Tato ini bukan tato sembarangan, mereka memiliki sebuah organisasi yang terkenal di kotak New York, dan pemimpinnya telah banyak menjatuhkan organisasi lain, tapi sepertinya nama organisasi ini sangat terdengar familiar, " pungkas Vito.


"Apa nama organisasi nya? " tanya Aldo semakin penasaran.


"Scale Bones! " jawab Vito.


"Apa?! " Aldo sedikit terkejut mendengar organisasi itu.


"Beritahu Reza tentang hal ini, dalam waktu kurang lebih lima menit aku akan mencari informasi lanjutan, " pungkas Vito segera kembali menatap layar.


"Baiklah. " Dengan langkah tergesa-gesa, Aldo keluar dari ruangan Vito dan menuju ke dalam Mansion.


Di sebuah ruang tamu, Resa dan yang lainnya sedang berbincang sesekali melihat sampai mana hasil kerjaannya, sejak kejadian penaruhan camera dan penyadap suara mereka lebih berhati-hati untuk melakukan sesuatu. Dan tentang penaruhan camera di balik AC itu, Reza telah membereskan nya bersama para anak buah.

__ADS_1


"Kamu sudah memberitahu Nara letak cafe yang kamu kelola, Za? " tanya Bima.


"Belum, aku belum sempat mengajak nya kesana, lagipula selepas kita pulang dari luar negeri aku hanya menelpon manager untuk keterangan lebih lanjut, " jawab Reza sembari memakan kacangnya.


Bertepatan dengan itu, Aldo datang dengan tergesa-gesa memasuki Mansion tersebut,


"Kami telah menemukan siapa yang menyerang di danau, " ucap Aldo.


"Langsung saja keruangan ku, " ucap Reza.


"Tidak, kita langsung kesana, kalian bisa melihat secara detail informasi yang kami temukan, " ucap Aldo.


"Baiklah. "


Mereka segera menuju rumah kedua , dimana rumah tersebut khusus untuk para anak buah Jungle Kingdom. Saat ini Nara tidak bersama mereka, ia memilih untuk ke kamar Sherly yang telah di pindahkan dari ruangan sebelumnya, dan juga Sherly sudah cukup bisa berjalan akibat peluru yang sebelumnya bersarang di kakinya.


Seperti yang di katakan oleh Vito, kurang lima menit ia telah banyak mengumpat informasi penting tentang organisasi itu, sepanjang ia mengumpulkan nya, Reza dan yang lainnya telah memasuki ruangan.


"Apa yang kalian temukan? " tanya Reza langsung ke intinya.


"Aku menemukan informasi tentang organisasi Scale Bones! Ini lihat lah, mereka banyak melakukan kerja sama dengan organisasi lain, " tukas Vito memperlihatkan Poto - Poto yang ia temukan.


"Ya, aku menemukan ini di database keamanan internasional, " pungkas Vito.


"F*CK! Arres Arlington! " Reza memijit keningnya melihat Poto tersebut.


"Kita ada masalah apa sampai maniak itu menyerang kita? " ucap Bima bingung.


"Aku pernah berurusan dengan adiknya, Zemira Arlington, kami dulu cukup dekat sehingga kami menjalin pertemanan yang cukup dekat, tapi pada saat itu Arres belum memasuki organisasi itu, " ungkap Reza.


"Lalu? " tanya yang lain bersamaan.


"Adiknya mengalami kasus pelecahan, hingga saat itu aku tidak pernah menemui nya lagi, lagipula waktu itu aku tidak ada hubungan apapun selain pertemanan, aku tidak mau ikut campur tentang masalahnya karena takutnya aku di kira yang melakukan hal itu, dan sekarang aku tidak pernah mendengar kabarnya lagi, " pungkas Reza.


Semua mengangguk mendengarnya dengan seksama. "Apalagi yang kamu ketahui tentang organisasi itu? " tanya Bima.


"Organisasi itu telah banyak membantu para politikus dalam melancarkan misinya, bahkan mereka bisa membantu para politikus menguasai dunia. " Vito berhenti sejenak sambil memperlihatkan kembali informasi yang ia temukan.


"Mereka bahkan memiliki anggota yang tidak sembarang orang bisa memasukinya, dan tentu saja anggota mereka sangat hebat. "


"Dan menurutmu siapa yang menyerang kita di danau? Apakah anggotanya? " tanya Reza.

__ADS_1


"Bisa jadi anggota nya bisa jadi mereka menyediakan pembunuh bayaran, karena kebetulan kemarin Aldo melihat tato mata elang itu artinya salah satu anggotanya, tidak sembarang orang pula memiliki tato itu, " jelas Vito.


"Dan mungkin saja yang menaruh penyadap suara di Mansion itu adalah salah satu anggota mereka? " terka Aldo.


"Selama ini kita tidak pernah melihat tato tersebut di tangan pasukan kita, mungkin yang di suruh menyelinap itu bukan anggota tetapi orang suruhan, lihat saja mereka berkerja begitu rapi sampai tidak ada jejak sedikit pun yang tertinggal di daerah Mansion, kalian hanya menemukan kamera sama penyadap suara bukan? " ucap Vito.


"F*CK! Kenapa kita harus berurusan dengan maniak itu, " keluh Reza kini duduk di sebelah Ethan.


"Aku akan mencoba kembali untuk mencari tempat persembunyian mereka, karena menurut data - data yang aku temukan , mereka sering berpindah ke satu lokasi menuju lokasi lain, ini di lakukan supaya tidak mudah orang menemukan keberadaannya. "


"Aku takut Nara yang menjadi sasarannya, lagipula kemarin bukan kah mereka ingin menangkap Nara? Sedangkan Nara tidak tau apa - apa tentang organisasi sialan itu! " ucap Reza resah.


" Kita semua akan melindungi nya, Za! " tutur Bima.


"Iya aku tau, tapi saat ini juga Nara memiliki penglihatan aneh. "Reza mengingat betapa panik nya ia ketika melihat Nara layaknya orang kerasukan ketika bermimpi tentang apa yang terjadi.


"Menurut ku itu adalah sebuah keberuntungan, " ujar Ethan.


"Kenapa? " tanya Reza.


"Bukan kah Nara ketika bermimpi itu akan menjadi sebuah kenyataan, pada saat itu Nara bilang dia melihat dirinya di seret dan di tangkap, tapi yang terjadi kita berhasil melindungi Nara, namun tidak berhasil membuat Sherly tidak terluka, " ujar Ethan menjelaskan.


"Berarti maksud kamu itu kepingan apa yang akan terjadi kedepannya? " terka Bima mengambil kesimpulan.


"Ya benar, jadi kalau nanti Nara melihat sesuatu lagi, kita bisa tau apa yang akan terjadi kedepannya dan kita bisa mempersiapkan semua, " utas Ethan.


"Benar apa yang di katakan oleh Ethan, Za, kita bisa lebih berhati-hati saat Nara mendapatkan penglihatan itu lagi, " ujar Vito.


"Baiklah, aku mengerti, tapi kita semua harus terus menggali berbagai informasi tentang organisasi tersebut, karena ini bukan organisasi sembarangan, kita juga belum menemukan titik terang apa masalah mereka dengan kita, " ujar Reza.


"Baiklah, informasi selanjutnya nanti akan aku coba cari lagi, " ucap Vito mengakhiri perbincangan, Reza dan yang lainnya segera kembali ke Mansion dan kembali melihat laporan dari manager nya.


*


*


Vote...


Like....


Komen....

__ADS_1


__ADS_2